Monthly Archives: June 2015

Balotelli Jadi Rebutan Klub Turki

Mario Balotelli

Penyerang Liverpool, Mario Balotelli dirumorkan diminati dua tim papan atas Turki yakni Besiktas dan Trabzonspor. Meski penampilan sang pemain menurun namun tetap saja pamornya membuat banyak klub tertarik untuk mengajukan tawaran.

Sebagaimana diketahui, The Reds membanderol pemain asal Italia tersebut dengan transfer 20 juta Euro dari AC Milan. Brendan Rodgres sudah tahu dengan aksi kontroversialnya dan sengaja mendatangkannya ke Anfield guna menutup celah Luis Suarez. Namun apa daya, performa Balo jauh di luar harapan. dari 16 pertandingan, Balo hanya mencetak sebiji gol. Alhasil, pemain berumur 24 tahun itu lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di bangku cadangan. Rodgers pun lebih sering menerapkan formasi 3-4-3 dimana Rahem Sterling, Philippe Coutinho dan Adam Lallana di lini depan.

Meski demikian, Beksitas tak menghiraukan penampilan Balo yang kian merosot. Terlebih mereka sedang memang mencari penyerang anyar. Seperti diketahui, Besiktas baru saja ditinggal striker Demba Ba yang hijrah ke China League. Mantan pemain Chelsea itu bergabung dengan salah satu tim papan atas Shanghai Shenhua. Begitu juga dengan Trabzonspor yang meminati Super Mario. pelatih Esrun Yanal tertarik menduetkan Balo dan Oscar Cardozo di lini serang. Hal ini bukan tak lain adalah untuk menyaingi Galatasaray, Fenerbache, dan klub Antalyaspor di kompetisi musim depan. Pasalnya, Antalyaspor salah satu klub promosi baru saja menciptakan kejutan baru. Klub asuhan Yusuf Simsek tersebut mendapatkan dua pemain bintang dunia yakni Samuel Eto’o dan juga Ronaldinho Gaucho. Kedua penyerang itu seakan mengingatkan negara Turki tentang ganasnya serangan Barcelona pada era Pep Guardiola. Oleh karena itu baik Trabzonspor maupun Besiktas segera memburu penyerang yang dinilai masih berkualitas. Balo pun dijadikan sasaran mereka.

Selain dua klub diatas, Inter Milan dan Sampdoria juga dikabarkan memburu pemain kelahiran Kota Palermo tersebut. I Nerazzurri sendiri tengah gencar melakukan pembelian pemain menyusul peforma buruk musim lalu. Roberto Mancini disebut menjadi pemicu ketertarikan Inter pada Balo meninggat keduanya punya hubungan erat sewaktu di Manchester City.

Kim Jeffrey Niat Main Ke Thailand

Kim Jeffrey

Belum jelasnya kompetisi yang ada di Indonesia membuat salah satu pemain Persipasi Bandung Raya (PBR) ingin bermain ke luar negeri. Kim Jeffrey Kurniawan yang merupakan adik ipar dari Irfan Bachdim ingin melanjutkan kariernya dan membidik negara Thailand sebagai tujuan pertamanya.

Sebagaimana diketahui, sejak diberhentikannya kompetisi Indonesia Super League membuat banyak klub meradang. Hal itu berimbas kepada seluruh pemain serta pendapatan mereka yang dipotong 50 persen. Dibekukannya PSSI oleh pihak Menpora merupakan buntut akibat tidak adanya kordinasi dari kedua pihak terkait individualisme klub. Dengan tidak adanya pertandingan otomatis membuat pemasukan klub jadi berkurang. Pihak sponsor pun mengambil langkah mundur. Tidak ingin berlanjut, Kim akhirnya membuat keputusan untuk bermain di kompetisi luar negeri. Saat ini pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut sedang menunggu kesempatan bermain di negeri Gajah Putih.

“Kalau main sih terserah. Cuma yang paling mudah di level Asia. Saya kira Thailand paling cocok dengan gaya permainan saya,”ungkap Kim beberapa waktu lalu.
Pemain blasteran Jerman-Indonesia itu memang menerima saran dari Irfan Haarys Bachdim yang bermain di kompetisi Liga Jepang. Irfan yang musim lalu memperkuat Venforet Kofu kini sudah berkostum Consadole Sapporo. Pemain berusia 28 tahun itu juga sudah menjalani debut bersama peserta Japang League 2 tersebut.

“Benar dia menyarankan saya untuk mencoba ke luar negeri. setiap hari saya berkomunikasi dengan kakak dan dia. Mereka ingin situasi saya membaik”sambungnya.
“Sebelumnya saya ingin melihat perkembangan Liga Indonesia apakan lanjut atau tidak. sama saja mengikuti klub tapi tidak ada jadwal laga. Jika ada kesempatan saya ingin berkiprah ke Thailand,”

Sanksi FIFA terhadap dunia sepak bola Indonesia membuat beberapa pemain hengkang ke luar negeri. Sebut saja Greg Nwokolo yang saat ini bermain untuk klub BEC Tero Sasana dan Dedi Gusmawan yang bermain di kompetisi Myanmar National League. Bahkan Dedi telah menjalani debutnya bersama tim Zehar Shwe Myay dan menjadi pemain Indonesia pertama yang merumput di liga Myanmar.

Bertolacci Gabung AC Milan

Andrea bertolacci

Setelah mempermanenkan status Adrea Bertolacci, AS Roma akhirnya bisa menjual sang pemain ke AC Milan. Kabarnya, klub yang berjuluk I Rossoneri itu harus menggelontorkan dana sebesar 20 juta euro demi merekrutnya ke San Siro stadium. Bertolacci menjalin kontrak selama empat tahun yang disambutnya dengan rasa gembira.

“Tak bisa dipungkiri ini adalah hal yang hebat. Saya tiba di sebuah klub papan atas Italia. Milan memang menjadi tujuan pertama saya. Tentu saya sudah tidak sabar ingin segera bermain dengan rekan profesional lainnya,”ujar Bertolacci seperti yang dilansir situs resmi portal berita.

“Anda tahu ada proyek besar setelah musim yang sulit di sini. Saya datang untuk membantu. Saya juga berbincang kepada pelatih terkait ambisinya untuk membawa klub ini bersaing di Serie A,”sambungnya.

Bertolacci sendiri merupakan pemain didikan, namun tak sekalipun dia bermain untuk AS Roma. akhirnya dia menerima tawaran bergabung dari Lecce dengan status pemain pinjaman. selama dua tahun, Bertolacci tampil brilian dan menjadi sosok penting di stadion Via del Mare. Genoa yang melihat performa Bertolacci langsung jatuh hati. Tepat di bursa transfer musim panas 2012, Genoa menjalin kesepakatan bersama untuk memiliki Bertolacci. di Luigi Ferraris stadion, Bertolacci juga tampil konsisten. Bahkan musim lalu, pemain bertubuh 174 cm itu bersinar. Dari 34 pertandingan bersama Genoa, Bertolacci menyumbang enam gol serta satu assist. Permainan gemilang itu membuahkan hasil dimana Antonio Conte memasukkan namanya dalam skuad timnas Italia.

Demikian juga dengan Milan yang tak ketinggalan memantau perkembangan sang pemain. Saat ini mereka tengah fokus memperkuat barisan lini depan dan belakang guna menghadapi kompetisi musim depan. Buruknya performa Milan tahun lalu membuat Silvio Berlusconi geram. Berlusconi kemudian mengangkat Sinisa Mihajlovic sebagai pelatih utama. Penguhsa sekaligus presiden klub Milan itu telah menggelontorkan dana senilai 150 juta euro untuk memboyong pemain top Eropa. Sejauh ini Milan baru berhasil mendaratkan penyerang Carlos Bacca dari Sevilla, sementara Bertolacci menjadi pemain kedua yang direkrut Milan.

Hiddink Resmi Mengundurkan Diri

Guus Hiddink

Guus Hiddink akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan timnas Oranje. Pelatih yang mempunyai tangan dingin ini mendapatkan sorotan tajam atas performa Belanda semasa babak kualifikasi Euro 2016. Selain itu, banyaknya tekanan dari media olahraga Belanda yang memberikan kritik tajam atas kinerja Hiddink semasa menjabat sebagai pelatih utama Belanda menjadikan alasan kuat bagi pria yang pernah juga sukses menangani Korea Selatan di Piala Dunia 2002 silam .

Hiddink sebenarnya terikat kontrak bersama Belanda sampai Euro 2016 mendatang, akan tetapi Hiddink telah memikirkan secara matang mengenai hal ini dan tidak berniat untuk tetap bertahan melatih negaranya sendiri. Dalam kualifikasi Euro 2016, Belanda saat ini tengah berada di peringkat ke-3 klasemen sementara dan terpaut 5 poin dari Islandia yang menempati urutan pertama.

Laga terakhir Hiddink bersama Belanda juga berakhir dengan hasil yang sangat buruk. Di pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat, negara kincir angin itu harus menyerah dengan skor 4-3. Hasil kekalahan ini sangat memalukan sebab Belanda bermain di Amsterdam pada laga itu dan membuat para suporter kecewa berat karena Amerika Serikat berada di bawah level permainan serta segi materi pemain.

Federasi Sepakbola Belanda atau KNVB langsung melakukan respon cepat atas keputusan Hiddink yang mendadak itu. Untuk semantara ini, KNVB telah memberikan mandat kepada Danny Blind sebagai pelatih sementara dan belum dapat dipastikan posisinya dipermanenkan ataupun akan ada pelatih lain yang mengisi kursi kosong setelah ditinggal Hiddink.

Hiddink dalam konferensi pers sudah memberikan konfirmasi bahwa dirinya sudah meninggalkan jabatan sebagai pelatih Belanda. Selain itu, dirinya juga meminta maaf apabila kondisi timnas berada dalam situasi yang kurang menjanjikan pasca hasil kurang maksimal serta menjanjikan untuk bisa lolos ke Euro 2016 Prancis.

“Saya telah bekerja keras untuk skuad Belanda, namun hasil yang diperoleh seperti diketahui belum menunjukkan ada perbaikan. Oleh karena itu, keputusan untuk mengundurkan diri adalah tepat. Saya berharap pelatih yang akan menggantikan nanti akan lebih bisa memberikan harapan kepada tim yang sudah terbentuk ini,” ujar Hiddink seperti dikutip portal berita.

Chile Sukses Melaju Ke Final Copa America 2015

Copa America

Chile akhirnya berhasil menembus babak final Copa America 2015 setelah menang tipis 2-1 atas Peru di babak semifinal. Dua gol dari Eduardo Vargas menjadi penentu kemenangan Chile atas lawannya tersebut, meskipun tim tamu berhasil memperkecil kedudukan melalui gol bunuh diri Gary Medel.

Laga yang berlangsung di Estadio Nacional, Selasa (30/6/2015) WIB, tim tuan rumah langsung memberikan serangan demi serangan ke jantung pertahanan Peru. Alhasil, Chile semakin berada di atas angin setelah salah satu pemain bertahan lawannya yaitu Carlos Zambrano mendapatkan kartu merah pada menit ke-20. Unggul jumlah pemain, Chile semakin leluasa dalam mengontrol permainan serta tinggal menunggu waktu saja dalam mencetak gol.

Tampil mendominasi sekaligus mendapatkan penguasaan bola lebih banyak lebih membuka peluang Chile dalam melakukan penyerangan secara bertubi-tubi terhadap Peru. Sementara itu, Peru hanya bermain bertahan dan sesekali melakukan serangan balik yang pada akhirnya bisa dipatahkan oleh para pemain bertahan Chile.
Kendati demikian, Chile harus menunggu hingga menit ke-42 untuk bisa membobol gawang Peru. Vargas berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Peru setelah bola hasil umpan Alexis Sanchez membentur mistar gawang. Vargas yang berada di posisi tepat dengan mudah menceploskan bola. Chile pun unggul 1-0 atas Peru hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Peru yang berada dalam tekanan justru berhasil membuat kedudukan menjadi sama 1-1 pada menit ke-60. Melalui serangan balik cepat. Luis Advincula bermaksud memberikan umpan silang ke daerah kotak penalti Chile, akan tetapi Medel salah dalam mengantisipasi bola sehingga masuk ke gawang sendiri. Kondisi ini pun semakin memacu semangat Chile untuk bermain lebih agresif.

Dalam empat menit berselang, Chile sukses unggul kembali dari Peru. Medel seakan menebus kesalahan ikut memberikan kontribusi atas gol kedua dengan melakukan umpan matang kepada Vargas yang langsung melesakkan bola dengan keras dari kotak penalti tanpa bisa dihalangi penjaga gawang Peru, Pedro Gallese.

Kedua tim tidak lagi mampu mencetak gol tambahan serta hal ini memastikan Chile berhak lolos ke babak final dan tinggal menunggu calon lawan antara Argentina atau Paraguay yang akan bermain esok hari.

Fiorentina Memiliki Keyakinan Mohamed Salah Menerimanya

Mohamed Salah

Untuk bisa tetap mempertahankan Mohamed Salah, klub Fiorentina sendiri sudah memberikan sebuah penawaran yang tidak masuk di akal, hanya tinggal menanti sebuah jawaban yang ada dari pemain yang berasal dari Mesir tersebut.

Agar bisa memperkuat Fiorentina di bulan Februari sebelumnya dengan sebuah status pinjaman dari klub Chelsea, pemain sayap yang berusia 23 tahun tersebut sudah melakukan sebuah pertandingan dengan sangat baiknya pada konstribusi 9 gol dan juga 4 assist dari 26 laga yang dilakukan bersama-sama dengan Fiorentina.

Sebuah kontrakan yang sudah disepekati bersama dengan Chelsea, Fiorentina juga memiliki memiliki pilihan untuk bisa melakukan sebuah perpanjangan waktu yang ada dalam kurun waktu satu musim yang ada. Mohamed Salah juga dapat diboyong dengan harga berkisar 18 juta euro.

Akan tetapi salah satu dari mereka memiliki hak untuk memilih, bisa saja melakukan sebuah penolakan kepada Artemio Franchi walaupun Fiorentina memiliki hal untuk dapat memperpanjang waktu peminjaman yang ada.

Andai saja memilih tetap berada di Fiorentina, merupakan sebuah kabar bahwa dirinya ingin mendapatkan sebuah kenaikan gaji. Akan tetapi dirinya menginginkan gaji bertambah dari 3 juta euro yang sebelumnya 2 juta euro.

Tidak ingin kehilangan pemain Mohamed Salah, Fiorentina sendiri sudah melakukan sebuah penawaran yang cukup ‘gila’ dengan memiliki keyakinan bahwa proposal tersebut berbeda dengan yang lainnya sehinggal Mohamed Salah tidak akan menolaknya.

Dapat dikatakan kepada para pengemar yang ada bahwa para klub sendiri sudah melakukan sebuah penawaran yang cukup tinggi kepada Mohamed Salah. Andai saja kepada pemain lainnya mungkin tidak akan menolak proposal tersebut dan lebih tetap bertahan di Fiorentina yang membuat sebuah pemikiran untuk tidak melakukan penolakan.

Merupakan sebuah pengaruh besar kepada skuat kami, oleh sebab itu merupakan sebuah hal yang wajar untuk memberikan tawaran kepada dirinya. Keinginannya untuk mendapatkan gaji yang lebih besar, di mana Fiorentina memberikan sebuah tawaran proposal yang sungguh menakjubkan untuk menerimanya sehingga otomatis dirinya akan tetap bersama-sama dengan Chelsea.

Keberhasilan Paraguay Mendapatkan Kemenangan

Copa Amerika

Sebuah keberhasilan yang sudah didapatkan oleh Paraguay untuk menundukkan Brasil sudah memberikan sebuah penegasan bahwa perjalanan yang dilakukan sangatlah apik selama dilakukan di Copa Amerikan 2015 sampai saat ini. Pada saat tiga tim besar yang ada seperti Brasil, Argentina dan juga Uruguay tidak dapat mendapatkan kemenangan.

Sampai dengan waktu sekarang ini Paraguay sendiri sudah dapat melaku sampai dengan pertandingan semifinal Copa America tahun 2015 setelah berhasil menundukkan Brasil melalui sebuah tendangan adu penaldi di saat pertandingan yang dilakukan di Stadion Municipal De Concepcion pada hari Minggu 28 Juni 2015 pada pagi hari WIB dengan hasil seri 1-1 dengan waktu normal.

Anak didik dari Ramoz Diaz sendiri sebenarnya sudah harus kebobolan terlebih dahulu di saat memasuki menit ke-15 dengan gol yang dilakukan oleh Robinho. Akan tetapi pada saat babak kedua dilakukan mereka berhasil kembali membuat kedudukan menjadi imbang melalui sebuah tendangan penalti pemain Derlis Gonzalez di saat memasuki menit ke-72.

Melui sebuah babak yang sangat ketat, empat pemain eksekutor Paraguay sudah memasukkan bola ke gawang lawang yang ada, sementara itu Brasil sendiri hanya dapat mengonversi tiga penalti yang menjadi gol. Los Guaranies sendiri juga mendapatkan sebuah kemenangan yang akhirnya berhasil maju ke pertandingan semifinal.

Sebuah kemenangan yang didapatkan oleh Brasil semakin memberikan sebuah penegasan yang ada bahwa tangguhnya Paraguay saat pertandingan di Copa America 2015 sampai dengan sekarang ini. Setelah melakukan sebuah pertandingan dengan lawan yang sangat tangguh seperti Brasil, Uruguay dan juga Argentina yang tidak ada mendapatkan hasil yang buruk.

Di saat berhadapan dengan Uruguay dan Argentia sudah mendapatjasil hasil seri dengan hasil akhir 2-2 melawan Argentina dan juga hasil akhir 1-1 dengan Uruguay. Di lihat secara keseluruhan yang ada pada empat pertandingan yang dilakukan hanya berhasil mendapatkan dua buah kemenangan dan juga dua kali hasil seri dengan satu kali kemenangan yang didapatkan oleh Brasil saat berlaga dengan Uruguay.

Yaya Toure Bertahan Demi Fans

Yaya Toure

Untuk saat ini Yaya Toure sedang mengungkapkan dirinya bertahan di Manchester City di karenakan dukungan penuh oleh Fans MC, ini merupakan suatu hal Loyalitas yang bisa di katakan sangat luar biasa yang di Tunjukkan oleh Fans Klub liga Inggris. Nyaris dari sepanjang pengalaman pada kompetisi sebelumnya ini, yaya di gosipkan akan pergi dari Etihad Stadium.

Hal ini di katakan, Yaya merasa dirinya ini tidak ada di hargai ketika Yaya berulang tahun. Tidak ada ucapan sedikitpun yang keluar atau di bahas Managemen Manchester City pada waktu lalu, inilaha yang menyebabkan Yaya malas untuk bertahan dengan Manchester City. Kabar lain juga mengatakan Yaya sempat ada sedikit konflik dengan salah satu petinggi Manchester City yang pada tempo lalu tidak menggubris si yaya ingin cuti (tidak memperbolehkan). Pemain yang bermain di gelandang ini hampir keluar dari klub dan pindah ke Inter Milan yang kala itu sangat di inginkan Oleh managemen Giuseppe meazza.

Namun pada dasarnya Yaya kembali memikirkan kembali dengan keputusan dirinya bertahan di Citizen, setelah dirinya ini menemui bos city, yakni Khaldoon Al Mubarak. Dari alasan Yaya sendiri untuk bertahan di Cityzen ini di karenakan dirinya tersebut ingin membalas dukungan selama ini yang di beri pada fans klub.

“kesungguhan yang terpenting sebagai persepakbola adalah dukungan, ya dukungan ini saya dapat langsung dari fans klub. Saya dapat dukungan ini penuh dengan semangat, oleh karena itu saya ingin bertahan di Manchster City untuk jangka waktu yang lama.” Ujar Yaya Toure.
Pada sisi lain, Toure ternyata ingin mengikuti cara mantan persepak bola, Paolo Maldini yang semasa hidupnya ini hanya memainkan pertandingan dengan 1 klub saja. Pada tahun 2010, yaya mendapatkan kontrak baru dengan MC, yang sebelumnya dirinya ini sudah memaikan berbagai klub, Barcelona, serta AS Monaco. Namun di sisi lain, ia memprediksikan dirinya ini akan bermain sampai pensiun di Manchester City.

“Mimpi saya seperti itu, bermain hingga masa akhir di 1 klub saja. Saya ingin juga sempat mencoba bertanya kepada setiap rekan saya, dan jawaban mereka adalah sama seperti apa yang saya inginkan. ” Ucap toure kepada Media AS.

Messi : Antara Senang dan Tidak Suka Kolumbia

Copa America

Kepastian lolosnya timnas Argentina yang berlanjut ke Semifinal pada ajang Copa Amerika ini tidak berlangsung dengan mudah, pasalnya Argentina sempat di tahan 0-0 pada waktu normal, namun mereka sukses pada laga penalty dengan skor 5-4.

Kapten timnas Argentina yang tidak lain, Lionel Messi mengatakan dalam perjumpaan malam lalu merupakana laga yang sulit selama ajang Copa yang mereka mainkan ini, di juga mengatakan selama pertempurang melawan Kolumia ini terasa sangat sulit, terutama menembus pertahanan mereka, hal ini terlihat dari skuad mereka yang di pimpin James Rodriguez tidak sungguh sungguh untuk bergempur. “Mereka, timnas kolumbia sepertinya datang tidak untuk bermain dengan mencari kemenangan.

Tim tersebut hanyalah menunggu, hal ini jelas tidak mengasyikan,” ujar Lionel Messi dalam pergelaran pers. “Namun yang perlu di ketahui kami masih beruntung ketika melewati kolumbia dengan penalty. Ini jelas menggemberikan sekali bagi kami semua, laga tersebut mirip dengan sebuah laga kriminal yang berjalan selama 90 menit. Sangat susah dan lega akhirnya dapat melakukan penalti,” Imbuhnya kembali.

Dengan jalannya waktu 90 menit, dari Argentina sendiri akhirnya dapat lolos dengan di sukseskannya sepakan penalty dari Carlos Tevez yang mengakhiri drama kriminal ini selama 90 menit.

Pada berita lain, Lionel messi juga mengatakan dalam laga perempat final yang dia jumpai (Kolumbia) ini menjadi laga terbaik yang dapat mereka tunjukkan di Albiceleste dalam ajang Copa Amerika ini. Tim ini lolos secara dramatis, meski sudah menampilkan permainan secara penuh. Namun mereka masih kelabakan menjumpai Pertahanan yang tidak karuan dari timnas Kolumbia.

“Saya berpikir, ini merupakan sesuatu penampilan yang sangat baik yang bisa kami suguhkan kepada penonton pada malam lalu. Dari laga ini kami telah banyak mencari peluang demi peluang untuk menyarangkan gol, namun dari tim lawan ini seperti tidak memberikan celah sedikitpun. Namun yang membuat kami menang adalah, keberuntungan pada akhir laga, yaitu Penalty. Kami sukses menyarangkan 5 gol, sedangkan dari Kolumbia hanya sukses 4 gol.” Ujar Messi.

Argentina 0-0 Kolumbia ( Penalty 5:4)

Copa America

Laga dalam perempatan final dalam Copa Amerika 2015 antara Argentina dan Kolombia di gelar di stadion Sausalito, Chili pada sabtu dini hari 27 June 2015. Laga kedua tim ini cukup keras di tambah wasit yang sangat tegas membuat pertandingan ini di hujani kartu kuning.
Untuk Argentina sendir telah mencatatkan sedikitnya peluang emas , namun sayang dari Lini belakang serta Ospina ini masih bisa di halau dari setiap tembakan yang ada. Laga tersebut pun di lanjutkan dengan opsi lain yaitu adu Penalty, yang menjadi pahalawan Argentina ini adalah Carlos Tevez.

Ia sukses membawa Argentina maju ke semi final. Dalam laga pertama kali ini telah berjalan telah terlihat keras bagi kedua tim, Timnas Kolumbia sendiri lebih memilih sistem laga pertahanan dan sedikit mencuri peluang, bagaimana tidak gempuran yang di bawa Argentina terlalu cepat dan lebih banyak menyerang ketimbang di serang, sampai beberapa punggawanya ini melakukan sedikit pelanggaran.

Serangan yang di bawa striker Argentina ini memang lebih dominan, mereka sukses membawakan peluang yang menembus dinding pertahanan Kolumbia. Tapi sayang, tembakan dari Messi dan Pastore ini masih dapat di tahan Kiper David Ospina yang dominan mendekati sang pemain dari pada menjaga gawang dia.

Masuk dalam acara babak ke 2, Argentina lebih memacu serangan demi serangan yang mereka lakoni. Sedangkan dari kolumbia sendiri masih lebih memilih bertahan ketimbang menyerang. Dari serangan demi serangan yang di lancarkan Argentina akhirnya mendapat peluang tepatnya pada menit ke 88 dari Carlos Tevez, yang sukses mendapat umpanan bola dari Lionel Messi, sang Tevez juga terlihat mempermainkan Ospina sehingga bertabrakan dengan Zapata.

Bola yang tersebebut kemudian mengarah pada gawang, namun sayang sang pemilik gawang sukses menghentikan tembakan bola tersebut. Hingga dengan akhir normal ini, kedua tim masih susah untuk mencetak gol. Dengan kenyataan ini dan berdasarkan aturan Copa Amerika, laga ini harus di lanjutkan dengan adu penalti. Acara ini di gelar kembali dengan skor 5-4 yang tentunya Argentina sukses membawa pulang kemenangan berkat gol terakhir Carlos Tevez.