Monthly Archives: December 2015

Leicester Dan City Harus Puas Dengan Satu Poin

Leicester City

Kuatnya lini pertahanan Leicester City tidak terlihat sulit untuk di tembus oleh lini serang Manchester City. Maka dari itu, skor akhir antara pertemuan terakhir di tahun 2015 Premier League antara Leicester City yang berhadapan dengan Manchester City berakhir dengan skor kaca mata atau sama dengan 0-0. Pasukan Manuel Pellegrini terlihat sangat kesulitan menembus pertahanan Leicester dan menciptakan gol. Tampil di depan para pendukungnya, Leicester sangat efektif dan juga sempat merepotkan barisan lini pertahanan Manchester City. Tapi tidak ada satu gol pun yang mampu di ciptakan di dua babak oleh kedua masing-masing tim.

Pertandingan berlangsung di markas utama Leicester City, King Power Stadium pada hari Rabu, (30/12/2015) dinihari WIB. Dimana berjalannya pertandingan 90 menit dengan sangat menegangkan. Kedua tim sama-sama menginginkan kemenangan sebagai kado hadiah untuk menyambut tahun baru 2016. Tapi kedua tim harus puas dengan hasil seri tanpa gol. Padahal upaya demi upaya telah di lancarkan demi bisa memecah kebuntuan. Tapi pertahanan dari masing-masing tim sangat lah kokoh dan sulit untuk bisa di tembus.

Jika di lihat dari statistik permainan, Manchester City tampil lebih dominan dengan mampu mengungguli penguasaan bola atas tuan rumah Leicester. Statistik penguasaan bola kedua tim 39% berbanding 61% untuk Manchester City. Dari upaya percobaan, Manchester City juga lebih produktif dengan mampu melepaskan 12 kali tembakan ke gawang Leicester dimana 6 diantaranya mengarah tepat pada sasaran. Sementara tuan rumah yang tampil maksimal menciptakan 9 kali percobaan ke gawang lawan, dengan 3 diantaranya mengarah pada sasaran. Tapi dari keseluruhan upaya tersebut tidak ada gol yang tercipta. Hingga peluit panjang tand berakhirnya pertandingan di tiupkan oleh sang wasit. Kedua tim harus puas dengan perolehan 1 poin.

Dari perolehan satu poin yang di dapat oleh kedua tim Leicester masih berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 39 poin yang sama dengan pemincak klasemen Arsenal. Sementara Manchester City naik ke posisi 3 dengan 36 poin.

Arsenal Sukses Duduki Puncak Klasemen

Arsene Wenger

Premier League kini sudah memasuki pertengahan musim dan sekaligus pergantan tahun 2016. Di pertengahan musim ini, Arsenal sukses memuncaki klasemen sementara Premier League dengan di ikuti oleh posisi kedua dengan poin yang sama yaitu Leicester City. Itu artinya di paruh musim ini, Arsenal menjadi juara sementara dengan Leicester yang membuntutinya di belakang. Awal musim yang di mulai pada bulan Agustus lalu, Premier League pun sudah menjalani selama 19 pekan. Tapi masih ada dua tim yang masih akan melakoni pekan ke-19 nya yaitu Liverpool dan Sunderlang yang akan di gelar pada hari Kamis (31/12/2015) dini hari WIB. Tapi meskipun di antara kedua tim tersebut meraih tiga poin penuh, itu sama sekali tidak mengubah keadaan Arsenal di puncak.

Di pastikannya Arsenal mengakhiri pertengahan musim ini dengan berada di posisi puncak setelah tim besutan Arsene Wenger tersebut berhasil melakoni laga penutupan tahun dengan kemenangan atas AFC Bournemouth dengan skor akhir 2-0. Kemenangan tersebut sekaligus di jadikan hadiah tahun baru para punggawa Arsenal kepada sang pelatih Arsene Wenger yang telah bekerja dengan keras untuk bisa membawa Arsenal memuncaki klasemen. Kini Arsenal sudah mengkoleksi 39 poin dari hasil 12 kali kemenantan, tiga kali hasil imbang dan 4 kali kalah. Hasil itu bisa di manfaatkan oleh Arsenal mengingat beberapa penampilan tim-tim besar di Premier League musim ini sedang tidak konsisten. Maka dari itu Arsenal di prediksikan memilki peluag besar untuk bisa menjadi peraih juara Premier League.

Di belakang Arsenal ada Leicester City yang menempelnya ketat dengan raihan poin yang sama. Hanya saja Leicester kalah produktif dalam upaya menjebol gawang lawan. Karena Leicester terkenal setiap melakoni laga tidak pernah menorehkan kemenangan besar dan juga kekalahan yang tidak pernah sampai kalah telah. Kebanyakan kemenangan yang di raih oleh Leicester hanya menang tipi. Hal itu lah yang membuat Leicester kalah produktif gol dari Arsenal.

Apa Jadinya Jika Arsenal Tanpa Oziel

Mesut Oezil

Mesut Oziel merupakan salah satu pemain Arsenal yang terlihat tampil lebih produktif di bandingkan pemain-pemain Arsenal lainnya di paruh pertama musim pertama ini. Bagaimana nasib Arsenal apabila tanpa di lengkapi oleh Mesut Oziel di lini tengah? Hingga pekan yang sudah memasuki pekan ke-19 ini, Arsenal sukses menjadi pemuncak klasemen dan di prediksikan sebagai klub peraih gelar Premier Leage musim ini. Hingga paruh pertama musim ini, Mesut Oziel juga selalu menampilkan permainan yang atraktiv. Oziel telah menyumbnagkan 16 assist dan sekaligus menjadi pemain yang menyumbangkan assist terbanyak di Premier League.

Jumlah assist terbanyak lainnya di Premier League adalah dari pemain Manchester City yaitu Kevi De Bruyne. Akan tetapi Oziel mencatatkan dua kali lipat dari apa yang di ciptakan oleh De Bruyne yang menjadi pesaingnya. Selain tampil di atas lapangan sebagai pemain yang sering melakukan assist, Oziel juga tampil sebagai jantung pertahanan maupun serangan Arsenal. Tanpa dirinya di tengah lapangan, Arsenal sepertinya tidak bisa bermain seproduktif saat ini. Semua ini berkat pemain timnas Jerman itu. Catatan lainnya dari assist adalah torehan golnya di 19 pekannya bersama Arsenal. Kini Oziel sudah mencetak gol sebanyak tiga gol.

Dengan kontribusi yang di berikan oleh Oziel, Arsenal kini sukses memuncaki klasemen sementara. Dari jumlah yang di torehkan oleh Oziel, sebesar itu lah Arsenal menaruh harapan kepadanya. Bahkan banyak media-media dan pengamat Arsenal mengatakan kepada pihak klub Arsenal, apa yang akan terjadi kepada Arsenal jika tanpa di perkuat oleh Oziel di lini tengah. Untuk itu kabarnya pihak klub Arsenal akan tetap mempertahankan Oziel untuk menjadi bagian terpenting suksesnya tim yang berjuluk The Gunners.

Arsenal kini berada di puncak klasemen Premier League dengan perolehan 39 poin yang sama dengan Leicester City. Arsenal unggul produktif gol dari Leicester City. Semua itu memang terbukti berkat Oziel, jika tanpa Oziel mungkin Arsenal tidak akan menjadi seperti ini. Arsenal sempat tercecer ke posisi empat klasemen.

Fiorentino Perez Bersaing Lawan Madrid

Florentino Perez

Mereka akan bermian dimusim sekarang dengan persaingan akan hadpai tim Real Madrid, Rafael Benitez juga yang masih kesulitan disaat itu. Ini juga dengan Benitez yang mengatakan kalau mereka juga bersiap hadapi Madrid yang merupakan Florentino Perez. Benitez yang memang ingin berikan perlawanan kepada Madrid yang memang sampai pada musim sekarangnya tersebut. Persaingan mereka yang sampai pada bulan Juni lalu ditahun 2015 yang memang posisinya tersebut ditempati oleh Carlo Ancelotti. Terhitung sudah lima bulan saat dirinya juga banyak berkomentar untuknya. Ini juga sesuai cara bertanding tim Madrid yang memang mereka juga tidak menghargai para pemainnya. Komentarnya tersebut juga tertuju kepada Fiorentina Perez, yang memang pertama kalinya dirinya sudah menginginkan Benitez yang merupakan sebagai managernya tersebut. Hal ini tidak bagus untuk Benitez yang memang sudah tertahan oleh lawannya, Barcelona juga yang bersaing tepatnya di ajang Liga Spanyol.

Los Blancos juga yang sudah kumpukan 32 poin dalam 15 pekan, ini juga membuat mereka kehilangan du apoin yang dengan Barcelona yang memang mereka juga sudah bermain sebanyak 13 kali. Ini juga yang membuatnya pernah gagal dengan skor 0-4 yang dengan Barca dalam pertandingan tepatnya di El Clascio yang bertepatna saat berada di Santiago Bernabeu yang pada bulan November. Hal ini juga berbeda yang memang Benitez mengatakna kalau mereka juga kesulitan, ini uga bersama Florentino Perez yang dengan Madrid yang memang mereka juga sudah mengalami kesulitan. Ini juga yang membuat mereka ingin berhadapan dengan Florentino yang memang mereka juga mendapaktan komentar.

Ini jjuga sebuah pertandingan yang akan berhadapan dengan Florentino yang memang mereka sudah sering dapatkna komentar yang hal ini juga berpengaruh pada peltihan mereka yang akan bersama para pmemain andalan yang dengan ini mereka juga berharap tidak selau dicadangkan dibangku cadangan. Ini juga dengan tim andalan mereka yang mengira kalau pemain mereka sudah diandalakan disaat itu setelah ini mereka sudah berikan beberapa komentar yang kalau saja tim mereka yang paling diutamakan.

City Dapat Atasi Kesulitan Dimenit Akhir

Manchester City

Pelatih tim Manchester City, Manuel Pellegrini beranggapan kalau timnya masih bisa perlihatkan penampilannya secara maksimal yang memang keberhasilannya dalam laga yang akan hadapi tim Leicester City. Manchester City juga mengatakan kalau dirinya ada kesempatan besar dipertandingan tersebut. Tim Manchester City juga yang sudah bertanding dengan kedudukan sama 0-0 yang memang mereka akan memainkan lagana mengarah ke King Power Stadium yang memang dua tim juga ada kesempatan di pertandingannya tersebut.

Manchester City juga ada kesempatan saat mereka bermain, ini juga yang bersama pemain yang dipegang kendali oleh Manuel Pellegrini yang sudah mengontrol laga tersebut sebaik mungkin. Ini juga yang sudah mulai sering dapatkan tekanan mereka juga sudah memberikan sebanyak 20 serangan yang memang sudah empat kali akurat menuju ke markas lawan. Tim Leicester juga sudah 10 kali melakukannya dengan akurat. Mereka juga bisa mengatasinya yang dengan ini mereka juga berupaya melangkah ke lini bertahan musuh.

Ini juga yang membuatnya bersiap untuk segera bersaing dengan tim yang akan bertanding di laga tersebut seperti yang diungkapkan oleh Pellegrini. Dengan tanggapan merek akalau mereka berusaha agar bisa berhasil dilaga tersebut. Ini juga membuat merkea untuk bias mengontrol bola sebagus munkgin yang memang pertandingan ini tidak mudah bagu mereka seperti yang pernah diungkapkan oleh Pellegrini. Dengan ini mereka juga yang berupaya agar bisa mengatasi beberapa kesulitan setelah ini mereka juga yang merasa ingin agar bisa mengontrol bola sepertinya mereka ingin agar bisa kumpulkan sebanyak dua poin.

Mereka juga yang bersiap untuk segera bermain dengan sudah tempati posisinya yang kedua. Mereka juga yang sudah memiliki sebanyak 35 poin dengan sudah bermain sebanyak 18 pekan. Ini juga membuat mereka ingin dapatkan sebanyak dua poin yang bersama Arsenal yang dengan Leicester setelah mereka punya poin yang sama. Ini juga untuk Pellegrini yang memang ini agar tim City bisa berkesempatan dapatkan gelar bertahannya.

Sterling Mengatakan City Belum Sempurna

Raheem Sterling

Ini juga sesuai dengan cara mereka dalam mengontrol bola yang memang tekanan tersebut mengarah pada tim Manchester City saat beberapa darimereka meraih keberhasilan saat menghadapi tim Leicester City. Raheem juga mengatakan kalau saja mereka masih berharap bisa atasi kekurangan mereka. Mereka juga yang mengatakan akan memainkan laganya bertepatan ke King Power Stadium yang setelah ini ity juga senang setelah bisa pertahankan satu angka yang memang saat pertandingan dibabak awal masih skor imbang. Bisa dibayangkan awalnya bermain City sudah semakin membaik dibandingkan musim lalu.

Bisa saja dikatakan kalau Manchester City layak dapakan skor terbaiknya yang memang ini juga sesuai dengan apa yang diharapkan saat mereka mampu mengontrol bola sebagus munkgin. Dengan masih genggaman dari Manuel Pellegrini yang memang mereka juga sudah sering dapatkan tekanan disaat itu, ini juga yang membuatnya ingin memberikan sebanyak 20 serangan setelah empat kali melakukan penyerangan dengan akurat. Leicester juga yang sudah 10 kali ingin memasukan bola kedalam markas lawan.

Ini juga sesuai serangan berikutnya yang dilakukan sendiri oleh City, dengan masih ingin masukan satu gol setleah Sterling juga ingin agar bisa mengakhirinya sebagus mungkin. Ini juga yang membuat mereka sudah bertanding dengan bagus di laga tersebut, mereka juga sudah menguatasinya dengan kesempatan agar bisa memasukan gol. Ini juga dikatakan kalau dirinya sebagai tim andalan. Hal ini juga membuat mereka serius dilaga tersebut ,ini juga upaya mereka agar bisa mengatasinya. Cara bermain mereka sudah membaik yang memang ingin agar bisa jaga ketat markasnya.

Diketahui kalau saja Sterling sudah melancarkan tiga serangan mereka yang dnegan ini mereka ingin memberikan perlawanan kepada tim tuan rumha. Dengan masih ada satu angka lagi yang ingin pertahankan posisinya tim Manchester city yang memang emreka juga sudah berada diposisi kedua yang sudah berusaha agar bisa tempati posisi terdepan, Arsenal yang dengan Leicester berbeda satu urutan dari mereka.

Arsenal Berhasil Taklukan Leicester Di kandang

Arsenal

Pada musim tahun ini bias dikatakan tim skuad Leicester sangat bermain bagus di kandang sendiri, karena mereka hanya mengalami satu kali kekalahan saat bermain di kandang. Dari Sembilan kali berlaga di tahun yang akan segera berakhir ini, klub yang di beri julukan  The Foxes tersebut harus dapat menelan pil pahit karena rival tim skuad Arsenal berhasil menaklukan mereka di kandang sendiri.

Tim skuad Leicester mengakhiri tahun ini dengan hasil imbang pada saat berhadapan dengan tim skuad Manchester City, sampai babak paruh waktu berkakhir skor tetap 0-0 karena tim skuad Leicester dan Manchester City sama – sama tidak dapat membobol gawang lawannya. Klub yang di juluki The Foxes tersebut tetap tidak dapat menduduki puncak klasemen di ajang Premier League 2015/2016, walaupun tidak dapat menduduki puncak klasemen The Foxes tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dan mereka berhasil mendapatkan nilai sebanyak 39 point. Sementara itu tim skuad Arsenal yang berhasil menduduki puncak klasemen memiliki nilai yang sama dengan mengoleksi 39 point.

Pada saat berhadapan dengan tim skuad Manchester City klub yang berada di posisi kedua klasemen telah bermain dengan maksimal walaupun tidak dapat membobol gawang City. Tim yang di asuh oleh pria yang bernama Claudio Ranieri tersebut telah banyak meciptakan banyak peluang dan menyerang gawang Manchester City, sedangkan tim skuad Manchester City bermain tidak begitu agresif untuk membobol gawang anak asuh Claudio Ranieri. Klub Manchester City bermain aman agar gawangnya tidak di bobol dan memperkuat pertahanan agar tidak kebobolan, dan sampai akhir pertandingan skor pun tidak berubah.

Pria yang bernama lengkap Claudio Ranieri menyatakan kalau Premier League adalah liga yang sangat gila, Ranieri harus bekerja keras agar dapat mengalahkan riva terkuatnya yaitu tim skuad Arsenal yang sampai saat ini menduduki puncak klasemen.

“ Bagi kami, liga ini tidaklah gampang untuk kami jalani. Akan tetapi, saya ingin terus berusaha untuk mengalahkan setiap klub yang kami hadapi dan kami tidak akan menyerah sampai akhir,”ujar pria yang kerap disapa Ranieri.

Wenger Kaget Dengan Lancarnya Penyesuaian Diri Cech

Petr Cech

Petr Cech merupakan penjaga gawang utama untuk Arsenal musim ini dan bermain dengan sangat bagus saat menjadi kiper di tim itu. Asene Wenger merasa kaget menyaksikan Petr Cech hampir tidak memiliki masalah yang besar agar bisa dengan cepat berpadu dengan Arsenal.

Cech didatangkan oleh Arsenal pada jendela transfer musim sebelumnya. Sesudah 11 tahun membela Chelsea, dia memutuskan untuk angkat kaki dari Chelsea sebab tidak lagi mendapatkan tempatnya sebagai penjaga gawang inti Chelsea.

Akan tetapi, Cech dengan cepat dapat terpilih menjadi penjaga gawang utama bersama Arsenal. Walaupun usianya tidak dapat dikatakan muda untuk seorang pemain sepakbola, dia sangat bagus untuk menjaga gawang Arsenal dan malahan dia dapat tampil dengan bagus pada musim ini.

Cech tetap saja tampil dalam 19 pertandingan di Liga Inggris yang telah dilakoni oleh Arsenal sampai saat ini. Kiper berumur 33 tahun tersebut telah kecolongan 18 gol. Dengan para penjaga gawang Liga Inggris seperti Huerelho Gomes yang memperkuat Watford dan juga Jack Butland yang membela Stoke City, dia merupakan penjaga gawang yang mampu menjaga gawangnya agar tidak kebobolan paling banyak pada musim ini yakni 8 kali.

Tidak kebobolan yang dicatatkan oleh Petr Cech ketika Arsenal menaklukkan Bournemouth dengan skor 2-0 pada hari Senin, 28 Desember 2015 membuatnya menjadi penjaga gawang dengan beberapa catatan tidak kebobolan paling banyak dalam catatan kompetisi di Liga Inggris. Dia mencatatkan secara keseluruhan 170 kali tidak kebobolan, telah melampaui  David James.

“Saya telah kerap mengatakan bahwa penjaga gawang barangkali ialah tempat yang paling dianggap enteng dalam permainan sepakboal ini,”kata Arsene Wenger.

“Pada saat anda menyaksikan catatan Petr Cech, dia betul-betul luar biasa atas apa yang sudah dilakukannya sejauh ini,”lanjutnya.

“Saya mesti mengungkapkan saya merasa kaget terhadap bagaimana dia menyesuaikan diri terhadap klub ini, sebab dia baru saja masuk pada musim sebelumnya. Dia layaknya telah berada di tim ini dalam kurun waktu yang lama dan dengan cepat menjadi bagian krusial dalam klub ini,”tutup Wenger.

Chelsea Tidak Memiliki Pemikiran Untuk Menjual Pemain

Guus Hiddink

Chelsea masih saja memerlukan kemenangan agar bisa memperbaharui tempat mereka di papan klasemen sementara Liga Inggris. Atas sebab itu, mereka tidak bakal melepas para punggawa mereka saat berada di jendela transfer bulan Januari tahun selanjutnya.

Chelsea kini berada di urutan bawah klasemen Liga Inggris. 2 hasil seri yang mereka dapatkan saat bertemu dengan Watford dan juga Manchester United menyebabkan mereka tidak dapat berkutik di papan bawah klasemen yaitu di urutan ke-14 dengan mengoleksi 20 angka.

Saat berada di tengah penampilan Chelsea yang sejauh ini masih belum stabil, isu tentang karir beberapa punggawa Chelsea pun mulai terdengar dengan kencang. Loic Remy merupakan salah seorang pemain Chelsea yang karirnya diperkirakan. Striker berumur 28 tahun tersebut diberitakan menjadi pemain yang diinginkan oleh Aston Villa yang memerlukan tambahan tenaga agar bisa melaju dari zona degradasi yang tengah mengancam mereka.

Remy pun tentunya cuma berstatus sebagai pemain cadangan di tim Chelsea. Punggawa berkebangsaan Prancis tersebut baru dapat menyumbangkan 1 gol dan hanya 1 kali diturunkan dari awal pertandingan dalam 8 kali bermain di Liga Inggris pada musim ini. Melihat isu Remy yang juga diinginkan oleh Aston Villa, Hiddink mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki pemikiran yang lancar untuk memperbaharui tim Chelesa yang ada untuk saat ini dan dia tidak ingin melepas para pemainnya itu pada saat jendela transfer bergulir.

“Dia merupakan punggawa kami dan kami tidak mau berbincang tentang hal tersebut. Saya menilai kami memerlukan seluruh punggawa hingga akhir musim nanti dan mereka sendiri yang bakal berusaha untuk memperbaiki posisi di papan klasemen agar bisa menjadi lebih baik lagi. Dengan skuad yang ada saat ini, saya yakin mereka dapat melakukannya dengan baik,”kata Hiddink.

“Anda mengerti banyak ketimbang saya bahwa tim ini  dan tempat mereka di skuad ini. Mereka mesti bisa meningkat lebih banyak lagi untuk bisa membuat tim berada di posisi yang lebih bagus lagi. Untuk itu kami tidak bakal berbincang tentang isu yang muncul itu dan para pemain tetap bakal bertahan,”tutupnya.

Ronaldo Merupakan Tumpuan Kaki Real Madrid

Christiano Ronaldo

Manager Real Madrid yang bernama Rafael Benitez yakin bahwa Christiano Ronaldo masih merupakan seorang pemain yang krusial buat Real Madrid. Dia hingga mengatakan bahwa Christiano Ronaldo adalah tumpuan dari timnya.

Christiano Ronaldo merupakan pahlawan untuk kemenangan yang diraih oleh Real Madrid pada saat berhadapan dengan Real Sociedad pada hari Rabu, 30 Desember 2015 malam WIB. Melalui 2 gol yang disumbangkannya, pemain berkebangsaan Portugal tersebut menolong Real Madrid untuk meraih kemenangan dengan skor 3-1 dari Real Sociedad.

Pernah 1 kali tidak berhasil menjalankan tugasnya sebagai pengambil tendangan penalti dalam pertandingan itu, Ronaldo memperlihatkan bahwa semangatnya tidak gampang goyang.  Dapat terlihat bahwa dia berhasil mengambil tendangan penalti pada peluang ke-2 yang diraihnya, saat dia berhasil menghantarkan klubnya untuk memimpin dengan skor 1-0. Selanjutnya di paruh kedua, tendangan voli dengan menggunakan kaki kirinya sukses menghantarkan Real Madrid untuk memimpin dengan skor 2-1 dari Real Sociedad.

“Walaupun pernah tidak berhasil mengambil tendangan penalti, Ronaldo sukses melakukannya pada kesempatan kedua dan saya menilai dia merupakan tumpuan tim dalam pertandingan tersebut. Dia tidak mudah putus asah dan memperlihatkan apa yang dimilikinya dengan sungguh-sungguh walaupun telah gagal sebelumnya,”kata Benitez.

“Bila kami lebih bagus dalam memaksimalkan kesempatan yang muncul dalam pertandingan itu, pastinya laga bakal berlangsung dengan lebih baik untuk tim ini dan mereka pastinya bakal lebih gampang untuk menciptakan gol tambahan.”

Real Madrid tentunya memiliki banyak kesempatan dalam pertandingan itu. Dalam penilaian para media setempat, Real Madrid memiliki 22 kesempatan untuk mencetak gol dengan 13 yang mengarah ke arah gawang.

Christiano Ronaldo sendiir dapat dikatakan stabil, bila menyaksikan performanya dalam 3 musim belakangan ini di Liga Spanyol. Ronaldo telah menciptakan 38 gol dan juga 11 assist pada tahun 2013 yang lalu, dia selanjutnya berhasil mencetak 38 gol lagi dan juga 13 assist pada tahun selanjutnya. Serta untuk tahun ini, sejauh ini dia telah mencetak 37 gol dan juga 12 assist.