Monthly Archives: January 2016

Real Betis Tahan Imbang Real Madrid 1 – 1

Real Betis

Real Madrid tidak berhasil membawa pulang 3 angka sesudah berlaga dengan skor seri sewaktu melakoni laga dengan Real Betis 1 – 1 pada lanjutan pertandingan diajang Liga Spanyol.

Dalam laga ini Real Madrid terlihat dominan menguasai jalannya pertandingan, akan tetapi Real Madrid masih terlihat susah untuk merobohkan barisan belakang Real Betis, yang sangat ketat mengawal Cristiano Ronaldo serta Benzema.

Pertandingan baru berjalan 7 menit gawang Real Madrid sudah kemasukan bola. Sepakan keras yang dilepaskan oleh Cejudo tidak berhasil diantisipasi oleh Navas.

Real Madrid yang tertinggalan 1 gol mencoba membalas gol tersebut, Cristiano Ronaldo yang berhasil mendapatkan kesempatan masih belum berhasil membuat skor pada papan skor berubah. Tendangan keras yang ia lepaskan masih lebar dari gawang Real Betis.

Real Madrid kembali mendapatkan kesempatan dari Pepe, bola umpan yang diberikan oleh James Rodriquez berhasil ditanduk olehnya, namun disayangkan arah bola tandukannya masih melambung jauh dari gawang.

Serangan – serangan kembali diluncurkan oleh kedua tim, akan tetapi peluang yang diperoleh masih belum bisa dimaksimalkan dengan baik sampai pemimpin pertandingan meniupkan peluit yang bertanda berakhirnya pertandingan dibabak pertama.

Pada lanjutan pertandingan dibabak kedua, terlihat kedua tim sudah kembali memulai serangan. Pada babak kedua, terlihat kembali Real Madrid masih menguasai laga, Cristiano Ronaldo dan juga Karim Benzema masih mencari cela Real Madrid.

Sejumlah peluang didapatkan oleh Real Madrid, James mendapatkan 2 kali kesempatan. Kesempatan pertama dari umpan yang diberikan oleh Cristiano Ronaldo kepada dirinya, namun disayangkan bola tersebut masih belum bisa membuahkan hasil. Kesempatan kedua, James mendapatkan ruang untuk melepaskan tendangan akan tetapi bola hasil tendangannya masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Real Betis.

Real Madrid akhirnya berhasil membuat posisi gol menjadi imbang dimenit 71, dari kaki Benzema yang berhasil memanfaatkan bola sodoran yang diberikan Oleh Jamez. Sampai pemimpin pertandingan meniupkan peluit yang bertanda berakhirnya pertandingan skor masih tidak berubah.

Rincian Bonus Diajang Piala Jendral Sudirman

Piala Jendral Sudirman

Mitra Kukar berhasil menjadi pemenang diajang Piala Jendral Sudirman setelah menumbangkan lawan mereka Semen Pada dengan skor 2 – 1. Pada pertandingan final ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Bukan Cuma berhasil memperoleh piala kemenangan, 2 peman Mitra Kukar juga sukses menyambet 2 tittle tersendiri.

Pemain bertahan Mitra Kukar, Rudolof Yanto Basna mendapatkan tittle tersendiri sebagai pemain yang paling bagus dalam ajang ini, dari hasil kerja kerasnya selama ajang ini, Rudolof berhak memperoleh hadiah senilai Rp 100 juta. Patrick Dos Santos Cruz juga mendapatkan tittle tersendiri dan berhasil membawa pulang uang sebesar Rp 100 juta.

Bagi pemenang yang berhasil memenangi ajang Piala Jendral Sudirman ini berhak mendapatkan hadiah sebesar 2,5 miliar, sementara pemenang kedua berhak mendapatkan hadiah sebesar 1,5 miliar. Bukan hanya itu saja, untuk pemimpin pertandingan terbaik juga mendapatkan hadiah uang sebesar 100 juta dalam ajang Piala Jendral Sudirman ini.

Ini adalah hasil lengkap bonus diajang Piala Jendral Sudirman

Pemenang : Mitra Kukar meruapakan pemenang dalam ajang Piala Jendral Sudirman ini dan berhak mendapatkan bonus uang sebesar Rp 2,5 miliar.

Pemenang kedua : Semen Pada adalah pemenang kedua dalam ajang Piala Jendral Sudirman ini dan berhak mendapatkan bonus sebesar 1,5 miliar.

Top Player : Didalam ajang ini, Pemain dari Mitra Kukar Yanto Basna mendapatkan tittle sebagai Top Player ia berhak mendapatkan bonus sebesar Rp 100 juta.

Pemain Yang Paling Banyak Mencetak Gol : didalam ajang Piala Jendral Sudirman ini, Patric Dos Santo Cruz yang berasal dari Mitra Kukar berhak mendapatkan bonus sebsar Rp 100 juta, dalam ajang ini ia berhasil mengoleksi 7 buah gol.

Fair Play Tim : Didalam ajang Piala Jendral Sudirman ini peserta pengikut PS TNI berhak mendapatkan bonus sebesar Rp 150 juta. Karena mendapatkan gelar sebagai Fair Play Tim.

Top Superter : Aremania berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 100 juta.

Pemimpin Pertandingan Terbaik : dalam ajang ini Thoriq Al Katiri berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 100 juta, karena bagusnya ia memimpin jalannya pertandingan.

Chelsea Unggul Tipis Atas Arsenal 1-0

Chelsea

The Blues unggul tipis saat melakoni laga dengan Arsenal dilanjutan laga diajang liga Premier Inggris. Laga yang berlangsung di Emirates Stadium berakhir dengan skor 1 – 0. Gol tunggal Chelsea terjadi pada menit 23, diciptkan oleh Diego Costa.

Dalam laga ini pelatih Arsenal Arsene Wenger mengunakan formasi pemain 4-2-3-1 dan sedangkan pelatih Chelsea, Guus Hiddink juga mengunakan formasi pemain yang sama.

Gol berasal dari bola umpan yang diberikan oleh Branislav Ivanovic dari barisan kanan pertahanan Arsenal, Diego Costa yang berada didalam area terlarang lawannya tersebut tidak terkawal dengan baik sehingga dengan mudah menyambung bola umpan tersebut.

Dimenit 18, kesialan sudah terjadi pada Arsenal, mereka harus bermain dengan 10 orang pemain pasalnya Pet Mertasacker terkena kartu merah setelah melanggar keras salah satu pemain Chelsea, Diego Costa.

Sebelum berakhirnya pertandingan dibabak pertama, Chelsea hampir saja mengandakan keunggulan mereka. Dari kaki Diego Costa, ia berhasil mendapatkan bola umpan yang diberikan oleh Wilian, namun disayangkan bola hasil tendangannya masih bisa diamankan oleh Petr Cech. Samapi berakhirnya pertandingan dibabak pertama skor masih tidak berubah.

Pada lanjutan pertandingan dibabak kedua, terlihat kedua tim sudah kembali memulai serangan. Dibabak kedua terlihat Arsenal menganti strategi mereka dengan memasukan Alexis Sanchez agar bisa menambah daya serang Arsenal yang terlihat lemah pada pertandingan dibabak pertama.

Namun, terlihat barisan belakang The Blues masih sulit untuk dirobohkan oleh para pemain The Gunners, terlihat sejumlah serangan yang diluncurkan oleh pemain Arsenal banyak gagal pada barisan tengah.

Serangan – serangan kembali diluncurkan oleh kedua tim, akan tetapi kesempatan yang diperoleh kedua tim masih belum bisa dimaksimalkan dengan baik oleh kedua tim sampai pemimpin pertandingan meniupkan peluit yang bertanda berakhirnya pertandingan.

Berhasil mengakhiri pertandingan ini Chelsea berhasil menduduki posisi ke 13 papan kalsmen sementara dengan koleksian 28 poin. Sedangkan The Gunngers merosot pada posisi ke 3 papan kalsmen dengan torehan 44 angka.

Bale Cukup Baik Sampai Saat Ini

Gareth Bale

Klub yang sudah tercatat selalu memiliki para pemain pemain terbaiknya di tahun demi tahun selalu ada dan tidak akan hilang demi kekuatan seteam di lapangan pertandingan. Team ini berasal dari Spanyol dan sudah sangat populer di mana pun yaitu team dari Real Madrid. Real Madrid adalah salah satu team paling Berjaya di segala hal karena sudah sangat banyak mendapatkan trofi penghargaan sampai sekarang ini, maka nama besar Real Madrid selalu ada dan sangat baik di bidang sepakbola sampai sekarang ini.

Real Madrid yang baru kedatangan manager baru yaitu bernama Zinedine Zidane yang baru memasuki team dalam awal musim ini di tahun 2016 kini akan di yakini bisa membawa team menjadi lebih baik agar Real Madrid bisa selalu meraih kemenangan di setiap jalannya pertandingan dan juga trofi penghargaan di setiap laga laga pertandingan memperebutkan trofi penghargaan nantinya.

Datangnya Zidane di musim ini sejauh ini sudah berdampak baik di setiap laga yang sudah mereka jalani di musim ini. Real Madrid sudah melakoni beberapa laga pertandingan dan dari laga pertandingan yang sudah di lalui tersebut mereka berhasil meraih semua kemenangan dan hanya 1 pertandingan akhir yang harus di kecewakan Zidane di mana saat melawan Real Betis pada laga akhir ini, Madrid berhasil di tahan imbang oleh team tuan rumah Real Betis sendiri. Hasil akhir pertandingan yang berlangsung pada saat itu harus berakhir dengan hasil 1-1 sampai jalannya pertandingan berakhir. Zidane sangat kecewa di mana dia tidak berhasil memulai awal musim ini dengan kemenangan yang akan di raih team dalam setiap laga berjalan di musim ini. Kini Zidane hanya lebih fokus kedepannya untuk bisa memenangkan laga laga yang akan mendatang nanti.

Real Madrid sejauh ini sudah cukup banyak pemain pemain yang berbakat di dalam team, bahkan pemain terbaik dunia juga bermain dalam team. Pemain yang bernama Gareth Bale untuk saat ini sangat di yakini sebagai orang yang sangat penting dalam team karena di setiap laga yang sudah di jalani sang pemain ini dia selalu menunjukka performa terbaiknya dengan menyumbangkan gol gol yang berhasil membawa teamnya unggul dalam angka pertandingan, namun masih belum bisa di bandingan dengan pemain terbaik dunia yang sudah lama bermain di Real Madrid yaitu Cristiano Ronaldo. Bale lebih baik di setiap laga yang sudah di jalani di musim ini namun belum bisa mengimbangi performa baik Ronaldo di jalannya pertandingan.

Bale sejauh ini tercatat sudah melakoni 17 laga pertandingan di setiap ajang pertandingan dan dari 17 pertandingan tersebut dia sudah menyumbangkan 13 gol dan 11 assist untuk teamnya di ajang pertandingan. Performa baik ini selalu di harapkan untuk bisa di pertahankan agar Madrid selalu mempunyai pemain pemain yang berbakat untuk membantu team dalam meraih kemenangan di setiap laga pertandingan.

Madrid Masih Banyak Peluang Untuk Meraih Trofi Penghargaan

Real Madrid

Real Madrid yang kini di atas performa terbaiknya di musim ini karena kedatangan manager baru yang bernama Zinedine Zidane berhasil membawa performa Real Madrid menjadi meningkat pesat di musim ini. Kedatangan Zidane yang baru baru saja di awal musim ini sudah menunjukkan dampak yang baik di mana dia sudah membawa teamnya dalam memenangkan beberapa laga pertandingan dengan hasil yang memuaskan dengan kemenangan telak di raih oleh Real Madrid pada saat pertandingan tersebut. Para pemain meyakinkan kedatangan Zidane akan membawa dampak yang baik di mana dia adalah manager yang sangat professional dalam bidang pelatihan untuk Real Madrid. Mereka merasa dengan pelatihan Zidane akan cocok dengan cara permainannya sehingga para pemain sangat senang dengan cara permainan yang di ajarkan sang pelatih tersebut.

Menurut gelandang serang Real Madrid yang bernama Toni Kroos, Real Madrid yang sebelumnya sedang dalam kondisi yang buruk di musim musim lalu karena kekalahan yang di terima team dalam laga laga yang berjalan pada saat ini sangat membuat team merasa kecewa dengan kekalahan yang di terima oleh team. Masa pelatihan manager lama yang bernama Rafael Benitez berdampak tidak baik di mana tidak mampunya membawa Madrid dalam hasil yang baik dengan kemenangan di setiap pertandingan yang berlangsung pada saat pertandingan dan juga tidak akuran terhadap para pemain pemain yang berada di dalam team tersebut.

Ada kabar beredar dari dalam team bahwa Benitez terjadi permasalahan dalam beberapa pemain di dalam skuat Madrid sehingga membuat mereka menjadi tidak baik dalam sebuah team tersebut. Namun akhir dari itu kini Benitez sudah di depak dari Real Madrid oleh petinggi Madrid yaitu Fiorentino Perez. Perez meyakinkan depaknya Benitez akan di gantikan dengan Zidane akan membuat Madrid menjadi lebih baik sehingga Perez dengan sah memilih Zidane untuk menjadi manager sekaligus pelatih untuk Real Madrid di awal musim ini.

Kroos meyakini sang pelatih akan mampu membawa Madrid untuk menjadi lebih baik kedepannya dan juga meyakinkan dengan adanya Zidane akan mampu membawa Madrid untuk bisa berpeluang dalam meraih trofi penghargaan pada saat nantinya. Trofi penghargaan masih banyak yang menanti kedepannya dan masih di harapkan Madrid untuk bisa berpeluang untuk merebut trofi trofi penghargaan tersebut nantinya.

Chelsea Mulai Bangkit Kembali

Guus Hiddink

Hasil buruk yang di terima Chelsea pada musim lalu sudah sangat di kecewakan oleh team bahkan sempat sudah putus asa dengan pertandingan pertandingan yang akan berlangsung selanjutnya. Kekalahan yang sangat menyakitkan itu terjadi di musim lalu dengan kekalahan yang beruntun di terima oleh Chelsea. Chelsea melakoni semua laga di musim lalu selalu menerima kekalahan dan tidak ada satu pun kemenangan yang berhasil di raih oleh team, sampai sang manager Chelsea yang bernama Jose Mourinho ini harus di depak dari Chelsea di karenakan tidak mampunya membawa Chelsea menjadi lebih baik lagi. Maka dari itu para petinggi Chelsea sudah meyakinkan dengan keputusan mereka dengan memecat Mourinho dari Chelsea dan meninggalkan team untuk selamanya.

Kini manager lama sudah di gantikan dan sudah di gantikan dengan manager baru yaitu bernama Guus Hiddink. Sejauh ini dari masa pelatihan Guus Hiddink di musim ini, Chelsea sudah melakoni beberapa pertandingan bersama Hiddink di setiap laga pertandingan di Premier League musim ini. Chelsea tercatat sudah lebih baik dari sebelumnya di mana di setiap laga pertandingan mereka tidak pernah menerima kekalahan sejauh ini. Peningkatan ini sudah berhasil di bawa kembali oleh Hiddink di musim ini. Dan di yakini Hiddink akan lebih baik membawa Chelsea dalam team untuk melakoni laga laga pertandingan yang masih berjalan di musim musim berikutnya.

Pemain Chelsea yang bernama Branislav Ivanovic menyebut dalam musim ini Chelsea sudah lebih baik dari sebelumnya. Dia berharap performa Chelsea ini masih bisa di pertahankan dengan baik sehingga di setiap jalannya pertandingan bisa di menangkan dan bisa meraih poin yang sudah tertinggal jauh di depan klasemen masih jauh dan di harapkan masih bisa untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Ivanovic juga menyebut bahwa kini Chelsea sudah bermain lebih baik dan dari kemenangan yang berhasil di raih di musim ini terdapat Diego Costa dan Cesc Fabregas yang sudah menunjukkan performa terbaiknya di musim ini hingga membuat Chelsea kembali menakutkan di lapangan pertandingan. Chelsea berharap para pemainnya bisa selalu menunjukkan apa yang mereka punya untuk bisa mendapatkan kemenangan di setiap pertandingan yang di lalui di musim musim selanjutnya agar bisa kembali bangkit dari kekalahan sebelumnya.

Milan Tak Hanya Targetkan Ke Liga Champions

AC Milan

Tertinggal sebanyak 12 poin dari tim pemuncak klasemen sementara di liga masih menyisakan sebanyak 18 laga lagi. Dengan performa yang dinilai telah mulai stabil, AC Milan masih yakin dapat menjadi juara di Serie A pada akhir musim nanti.

Lolos ke ajang Liga Champions menjadi target yang minimal dipasang oleh Milan pada musim  panas yang lalu. Hal itu pun dianggap realistis sebab manajemen tim juga telah mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar untuk mendatangkan banyak pemain di Milan.

Usai 20 laga yang telah dilewati, Milan saat ini berada pada posisi ke enam di klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Mereka pun tertinggal sebanyak 8 poin dari Inter Milan yang menjadi sebagai klub yang terakhir pada zona ajang Liga Champions, sedangkan dengan Napoli yang saat ini berada pada posisi teratas selisihnya adalah sebanyak 12 poin.

Penampilan dari Riccardo Montolivo dan rekan-rekannya sejatinya masih belum cukup konsisten sebab mereka juga sempat ditahan imbang oleh tim yang lemah seperti Verona dan Carpi. Walaupun begitu, Milan sendiri juga hanya sebanyak dua kali mengalami kekalahan pada 13 laga yang terakhir.

‘’Persaingannnya juga masih terbuka. Bila kami bermain dengan seperti menghadapi Fiorentina (menang dengan 2-0) kami memiliki kans yang bagus. Saya masih menantikan kontinuitas dari tim saya. Kami memiliki karakter yang tepat dan saya melihatnya usai pertandingan dengan Fiorentina,’’ kata pelatih Sinisa Mihajlovic.

‘’Hal itu semua bergantung di kami. Kami dapat menang bila kami menunjukkan itu. Kami mesti menunjukkan secara bersama-sama hal yang positif demi untuk menjaga konsistensi atas hasil yang kami dapatkan,’’ sambung Mihajlovic.

Di akhir pekan ini Milan dapat melanjutkan pendakiannya pada puncak klasemen ketika bertandang ke Empoli. Di dalam 11 pertemuan yang terakhir keduanya, Milan hanya mengalami satu kali kekalahan.

‘’Tim ini berkembang. Dengan begitu penuh hormat di empat tahun yang terakhir, usai 20 laga poin yang kami dapatkan saat ini lebih banyak bila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya. Namun fakta kalau kami sebenarnya dapat meraih lebih banyak poin menjadikan saya marah,’’ tandasnya.

Rodriguez Diminta Untuk Bersabar Di Madrid

James Rodriguez

Musim yang kedua di Real Madrid berjalan dengan berat bagi James Rodriguez. Dari kesempatan bermain yang masih sedikit, dia diminta untuk bersabar.

Cedera bagian paha dan relasi yang juga kurang baik dengan Rafael Benitez menjadikan Rodriguez amat jarang diturunkan ketika Rafael Benitez masih menjadi pelatih El Real. Pergantian kursi pelatih ke Zinedine Zidane tak lantas merubah kondisi itu sebab hingga sampai saat ini dia masih belum pernah menjadi starter di bawah arahan pelatih yang berasal dari Prancis tersebut.

Alhasil Rodriguez pun masih tertinggal jauh dari musim perdananya yang gemilang di tahun lalu. Pada 2014/2015 dia tampil dalam 29 pertandingan di La Liga dengan mengumpulkan 13 gol. Sedangkan saat ini dia hanya baru bermain 11 kali dan hanya baru menciptakan 3 gol.

‘’Dia di sebelumnya berharap ada suatu perubahan pelatih dan juga situasi dengan Benitez dapat menemui jalan keluar sebab dia ingin kembali pada performanya seperti pada musim lalu. Saya yakinkan dirinya dan dia juga masih berpikir bila perubahan (pelatih) bakal positif,’’ ungkap Jose Pekerman, pelatih dari tim nasional Kolombia tersebut.

Hal lain yang juga mengganggu performa dari James adalah gaya dari hidupnya. James dikabarkan kerap selalu datang dari satu pesta ke pesta yang lain. Sedangkan laporan yang lain menyebutkan bila dia mengalami overweight.

‘’Saya juga masih berpikir dia merupakan pemain yang professional. Dia pun tahu apa artinya bermain bagi negaranya dan juga memiliki mental untuk sukses. Itu merupakan periode yang buruk dan menjadi pengalaman yang baru bagi pemain muda yang berkembang dengan amat cepat.’’

‘’Seperti banyak pemain yang hebat, dia pun mengalami kesulitan, namun kita belum kehilangan harapan untuk dia kembali pada penampilan yang terbaiknya. Dia mesti sabar. Dia tak tak tergantikan (pada tim nasional) dan juga memiliki segala yang diperlukan (untuk bermain di Madrid). Kami semua ingin dia untuk menjadi starter kembali dan juga membawanya ke tim nasional. Dia tahu kami memerlukan dirinya pada kondisi yang oke,’’ tandas Pekerman.

Sempat Ragu Datangkan Cech

Petr Cech

London – Mendatangkan Petr Cech ke Emirates Stadium dari Stamford Bridge ternyata bukan perkara yang mudah bagi Arsene Wenger. Kondisi fisik dari penjaga gawang yang berasal dari Republik Ceko tersebut yang menjadikan Wenger mesti berpikir panjang.

‘’Saya tak tahu bagaimana kondisi fisik darinya sebab dia telah lama tak bermain,’’ ujar Wenger mengingat kembali momen disaat menjelang pembelian Cech dari Chelsea.

Cech sendiri resmi menjadi pemain The Gunners pada musim panas 2015 yang lalu, usai 11 tahun yang sebelumnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Chelsea. Akan tetapi pada musim yang terakhirnya berseragam The Blues, Cech pun lebih sering berada pada bangku cadangan sebab kalah bersaing dengan Thibaut Courtois.

Faktor tersebutlah yang menjadikan Wenger sempat merasa ragu ketika ada tawaran untuk mendatangkan Cech. Keputusan untuk membeli Cech disebut pelatih yang berasal dari Prancis tersebut sebagai suatu hal yang sulit.

‘’Ketika saya bertemu dengan dia, saya dengan begitu cepat diyakinkan dengan hasratnya untuk terus tampil baik dan motivasi yang dia miliki. Saya tak tahu seberapa banyak yang dapat dihasilkan dari fisiknya. Dia telah lama tidak bermain dan fisiknya pun menurun. Namun saya tahu dia memiliki potensi yang begitu luar biasa mengingat saya telah menghadapi dia selama 11 tahun pada Premier League. Yang menjadi pertanyaan adalah, ‘Apakah secara dalam fisik dia dapat melakukannya?’’ sambung Wenger.

Hal lain yang juga membuat Wenger merasa ragu untuk mendatangkan Cech adalah sebab ketika itu dia masih memiliki David Ospina yang tampil dengan meyakinkan.

‘’Begini, hal itu merupakan keputusan yang amat sulit sebab saya menilai tinggi Ospina. Saya memiliki penilaian yang bagus kepadanya. David Ospina merupakan kiper yang menurut diri saya kurang mendapatkan apresiasi, terutama pada Inggris.’’

‘’namun mendatangkan Cech adalah mungkin menjadi peluang untuk bilang ‘Ok, ini amat jelas’. Namun itu lebih seperti ‘Bila saya tak mengambilnya, maka itu bakal menjadi kesalahan yang besar’,’’ tambah Wenger.

Cech lalu menunjukkan bila keputusan dari Wenger mengontraknya tidaklah salah. Dalam 22 penampilan pada musim ini, Cech kebobolan sebanyak 21 kali dan juga mencatatkan 10 clean sheet.

Salah Optimis Roma Menang Hadapi Juve

AS Roma

Roma – Pemain penyerang dari AS Roma, yakni Mohamed Salah merasa optimis timnya bakal kembali dari lawatan ke Juventus dengan meraih tiga poin. Salah pun memperkirakan skor 2-1 akan kembali tercipta.

Roma bakal bertandang ke Juventus Stadium pada hari Senin (25/1/2016) dinihari WIB, pada lanjutan Serie A. Pada pertemuan yang lalu, Roma sukses menang di Olimpico dengan skor tipis 2-1.

Akan tetapi untuk dapat mengulang kembali hasil itu Roma menghadapi tantangan yang tidak mudah. Mereka telah selalu kalau pada lima pertemuan yang terakhir pada Juventus Stadium.

Walaupun demikian, Salah merasa cukup yakin dengan kans timnya untuk pulang dengan meraih angka penuh dan juga mengakhiri rangkaian hasil buruk itu. Memperkirakan pertandingan akan berjalan dengan ketat, skor tipis 2-1 menjadi prediksi dari pemain internasional Mesir tersebut.

‘’Kami memiliki suatu kewajiban untuk memasang target yang tinggi. Ini bakal menjadi suatu pertandingan tanpa hitung-hitungan, kedua tim bakal bermain untuk hasil kemenangan. Saya tidak dapat melihat hasil imbang,’’ ungkap Salah.

‘’Bagaimana dengan skornya? Seperti pada pertandingan yang pertama, 2-1 bagi kemenangan kami. Mereka tangguh, amat tangguh. Akan tetapi demikian juga halnya dengan kami,’’ sambung Salah.

Selain memiliki rekor pertemuan yang buruk dengan Juventus pada Juventus Stadium, Roma sendiri juga tengah dalam serangkaian hasil yang kurang baik. Dalam 10 partai yang terakhir pada liga, mereka pun hanya menang sebanyak dua kali walaupun juga hanya kalah sebanyak dua kali.

Hasil-hasil yang selama di periode tersebut pula yang menjadikan Rudi Garcia dipecat dari posisi kursi pelatih untuk digantikan dengan Luciano Spalletti.

Salah yakin timnya hanya perlu momentum untuk dapat kembali pada jalur kemenangan. Bila dapat segera bangkit, peluang untuk menjadi juara dinilai oleh Salah masih amat terbuka.

‘’Yang kami butuhkan hanya suatu pemicu untuk mulai menang kembali dan juga bermimpi besar. Masih ada jalan yang panjang yang butuh untuk ditempuh, kami belum tersingkir dari apapun,’’ ungkap pemain yang saat ini berusia 23 tahun tersebut.