Monthly Archives: February 2016

Antonelli Membuahkan Kemenangan Untuk Milan

Luca Antonelli

Tim Ac Milan mencapai keberhasilannya yang bersaing dengan bersiap menyambut Torino  yang memang Milan juga sudah unggul dengan skornya 1-0 dengan gol yang dilanjutkan oleh Luca Antonelli. Yang berada dipertandingan berikutnya mereka akan bermain langsung tepatnya di San Siro, ini juga sebagai laga mereka yang sampai pada babak awal yang pertama kalinya mereka akan lanjutkan serangan berikutnya. Ini juga sesuai perkiraan mereka di pertandingan tersebut yang memang Milan sudah mengontrol bola saat bersaing langsung dengan Torino. Ini juga menjadikan Milan yang akan melancarkan tiga serangan mereka yang sedang akurat yang terhitung sudah 18 penyerangan dilanjutkannya tersebut. Torino beranggapan kalau mereka ingin memasukan 10 serangan disaat itu.

Bersama dengan penjaga gawang tim Milan yang merupakan Gianluigi juga diharuskan untuk melancarkan tiga bantuan kea rah gawang Daniele Padeli yang sudha dijaga ketat langsung dari Torino. Ini juga membuat Milan yang sulit untuk ditaklukan karena mereka bermain dalam delapan laganya saat berada di serie A, ini juga keberhasilan bagus untuk mereka. Rossoneri beranggapan kalau mereka sudah unggul sebanyak 45 poin. Ini berbeda dengan Tornino yang kalau saja mereka sudah gagal saat bersaing dalam 10 laganya yang di serie A yang ini juga sudah tempati posisi ke 10 klasemen dengan sudah kumpulkan sebanyak 30 poin.

Mila juga yang berupaya agar bisa memberikan peralwanan kepada IGanzio Abte yang bersama dengan M baye Niang. Daniele Padelli juga yang berupaya pertahankan bola disaat itu. Torino juga yang berniat melancarkan serangan balasan disaat itu yang dilanjutkan kembali dari Andrea Belotti yang belum dapat menghalangi Cristian Zapata disaat itu. Gianluigi Donnarumma juga yang berusaha untuk membantu para pemain Torino yang ingin memasukan bola kedalam gawang yang saat berada dimenit ke 11.

Milan juga ada kesempatan bagus yang pertama kalinya penyerangan akan dilakukan dari Keisuke Honda yang memberiakn tekanan dalam gawangnya Torino. Dengan berakhirnya babak pertama dengan hasil satu gol didapatkan.

As Roma Kembali Pada Jalur Kemenangannya

AS Roma

Keberhasilan yang dimiliki oleh tim As Roma yang bersaing dengan Empoli yang memang ini juga bertujuan membuat nama baik tim tersebut. Yang bersama gelandang I Lupi y ang bernama Miralem Pjanic, ini juga keyakinan dari para pemain mereka yang bertujuan agar tidak kalah dimusim ini. Tim Roma juga raih keberhasilannya sebanyak lima kali yang bertepatn di Empoli yang mengarah dihari minggu yang memang pertandingan mereka dimusim ke 25 yang bertepatan di serie A. Giallorossi juga yang bersiap taklukan Empoli dengan skornya 3-1 yang bertepatan di Stadio Carlo Castellani. Pjanin juga sudha memasukan gol kedua berikutnya yang utk Roma yang dalam pertandingan tersebut.

Dua gol berikutnya berhasil dimasukan Roma dipertandingan tersebut. Dua gol berikutnay yang dibantu dari Stephan El Shaarawy yang dengan ini gol berikutnya akan dilanjutkan langsung dari Ervin Zukanovic. Keberhasilan berikutnya yang dilakukan oleh Empoli tersebut juga sebagai keberhasilan kelima yang didapatkan dari Roma. Kesempatan berikutnya juga yang sampai pada musim berikutnya. Ini juga posisi yang sudah sampai pada urutan keempat yang memang mereka juga ingin agar bisa memasuki posiisi ketiga yang dengan sudah kumpulkan sebanyak 50 poin. Pjanic juga yakin kalau timnya bisa mengatasi persaingan tersebut.

Keberhasilan berikutnya beruntung untuk mereka yang bersama para pendukungnya tersebut. Ini jugalayak bagi mereka yang meman ini pantas dapatkan keberhasialn tersebut seperti yang pernah dibicarakan dari Pjanic. Dalam pertandingan dibabak kedua berikutnya tidak mudah dan mereka juga bertanding kurang begitu bagus yang gol berikutnya mereka selalu mengalami persoalan. Empoli jug yang berama tim andalannya yang pantas dapatkan poinnya tersebut yang dengan pendukungnya tersebut.

Dengan masih ingin dapatkan dua posisisi besar yang mereka juga ingin agar bisa meraih apa yang didapatkannya terseubt. Tim juga yang akan bertanding dengan keyakinan mereka yang ini juga terjadi saat sampai pada dua musim berikutnya. Tim nya juga ingin raih keberhasilan tersebut yang juga sudah meraih beberapa poin tentunya.

Atletico Mengalahkan Madrid Di Derby Madrid

Atletico Madrid Vs Real Madrid

Atletico Madri unggul dengan keberhasilan memberikan perlawanan kepada tim Real Madrid yang berada diajang Derby Madrid. Ini juga yang dengan gol yang dimiliki oleh Antoine Griezmann, tim Atletico juga yang sudah berhasil dengan skornay 1-0 yang memberikan perlawanan pada tim lawannya tersebut. Laga berikutnya juga akan dimainkannya dimarkasnya Madrid yang bertepatan di Santiago Bernabeu, yang memang Atletico juga sudah gagal mengontrol bola saat bersama Madrid. Ini juga sudah memperkuat tim Madrid yang sudah berada dikotak penaltinya tersebut.

Ini juga membuat Madrid terkadang kehilangan kesempatan yang bersama Los Blancos juga yang akan berlanjut pada laganya tersebut setelah ini mereka ingin melanjutkan 2 serangan akurat tentunya. Dalam pertandingan babak kedua berikutnya Madrid juga akan mengarah pada kotak penalti di tim Atletico, kesempatan berikutnya dimiliki oleh para pemainnya tersebut. Bersama Zinedine juga yang tidak kesulitan di lapangan. Bersama manager yang berada di tim Atletico yang merupakan Diego Simeone yang memang tidak puas disaat itu. Mereka juga yang akan bermain dalam lini bertahan timnya juga yang sampai pada pertandingan dibabak kedua.

Madrid juga bersiap untuk memasukan gol yang memang kesempatan dimiliki tim Atletico, ini juga yang cepat mengakhiri tim Madrid. Simeone juga senang karena laga sudah mulai berakhir. Yang sampai pada pertandingan dilaga pertama yang memang Madrid juga yang ingin agar bisa incar sasarannya tersebut. Kesempatan berikutnya dengan penyerangan yang akan dilakukan dari Cristiano Ronaldo yang berada dalam menit ke 20, ini juga yang sudah mengarah dekat kotak penlati yang memang saat bersama Karim Benzema yang berada dimenit ke 30.  Dalam waktu selama empat menit yang mereka bersaing sampai pada babak awal yang bersama Atletico juga. Terlihat ada dua penyerangan yang dilanjutkan kembali dari Los Colchoneros.

Dengan persaingan saat dimenit ke 35 bersama Antoine Griezmann ang ingin melanjutkna serangan pada kotak penlati yang juga kesempatan bagus dimiliki Madrid, penjaga gawang mereka merupakan Keylor Navas.

4 Pesepak Bola MU Yang Sukses Memperoleh Ballon d’Or

Ballon d'Or

Setan Merah adalah daftar klub terbaik sejagat. Sudah dipastikan beberapa pesepak bola ternama berasal dari Manchester United. Dalam sejumlah pemain Setan Merah tersebut terdapat 4 pemain mereka yang berhasil mendapatkan penghargaan individu sebagai pemain terbaik didunia.

Ryan Giggs yang royal kepada Manchester United sampai saat ini masih belum berhasil mendapatkan penghargaan tersebut, lantas siapakah 4 pemain yang berhasil mendapatkan penghargaan terbaik dunia tersebut.

  1. Denis Law

Para fans Manchester United sudah dipastikan mengetahui nama Denis Law. Dikarenakan Denis Law adalah pemain yang berhasil mengoleksi gol terbanyak di Manchester United sesudah Bobby Charlton serta Wayne Rooney.

Yang menjadi sorotan adalah Denis Law bukan pemain yang berasal dari akademi Manchester United, ia sebelumnya meruapakan pemain Manchester City dan berlabuh ke Manchester Untied pada musim 1962. Selama bermain sepak bola Denis law sudah berhasil mengoleksi 237 gol dalam 404 pertandingan dengan Manchester United serta sukses memberikan 6 tittle kepada Manchester United. Pada musim 1964 Denis Law berhasil mendapatkan penghargaan Ballon d’Or.

 

  1. Bobby Charlton

Bobby Charton adalah penyerang yang paling ditakuti di skuat Manchester United, ia berhasil mengoleksi 249 gol dalam 758 pertandignan. Bukan hanya itu saja ia juga tercatat berhasil memberikan 9 tittle juara kepada Manchester United sehingga ia menjadi salah satu maestro Manchester United, Charlton berhasil mendapatkan penghargaan individu pada musim 1966.

 

  1. George Best

George Best meruapakan salah satu Maestro Manchester United yang berhasil mendapatkan penghargaan Ballon d’Or, pesepak bola yang berdarah Irlandia Utara ini sukses mendapatkan penghargaan tersebut ditahun 1968. Selama bermain dengan Manchester United ia berhasil mengoleksi 181 gol dalam 474 pertandingan.

 

  1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo pada musim 2002 dibawa dari Sproting Lisbon oleh Sir Alex Ferguson. Rupanya apa yang diinginkan Sir Alex Ferguson berhasil dan berhasil merubahnya menjadi salah satu pemain terbaik dunia, ditahun 2008 Cristiano Ronaldo berhasil mendapatkan penghargaan individu.

MU Hantam Midtjylland 5 – 1

Manchester United

Setan Merah berhasil maju ke pertandingan berikutnya diajang Liga Champions, Manchester United berhasil menumbangkan lawan mereka Midtjyland dengan skor 5 – 1 dan unggul dengan jumlah gol 6 – 3.

Manchester United yang kalah jumlah gol pada pertandingan pertama 1 – 2, bermain lebih sangar pada pertandingan kedua mereka ini.

Berlangsungnya laga

Setelah peluit laga ditiupkan terlihat Manchester United terlebih dahulu memulai serangan, terbukti dimenit 17 mereka sudah berhasil mendapatkan kesempatan, namun disayangkan sepakan Marcus Roshrod masih bisa diamankan oleh pemain bertahan lawannya.

Kebanyakan menyerang, gawang Manchester United kebobolan dimenit 27 dari kaki Pione Sisto, ia berhasil mengecoh Daley Blind serta Michael Carrick dan kemudian melepaskan tendangan keras, skor pun berubah menjadi 1 – 0.

Dimenit 32, Manchester United berhasil membuat posisi gol menjadi imbang dari gol bunuh diri Nikolay Bodurov, yang bermula dari Memphis Depay yang bermasuk memberikan bola jauh kedalam area terlarang lawannya namun bola terkena kaki Nikolay sehingga bola berubah arah dan masuk kedalam gawang sendiri.

Dimenit 43, Manchester United seharusnya bisa menungguli pertandingan bila eksekusi pinalti Juan Mata berhasil, namun disayangkan sepakan yang ia lepaskan masih terlalu lambat sehingga masih bisa diamankan oleh penjaga gawang lawannya, sampai berakhirnya pertandingan dibabak pertama skor masih tidka berubah.

Pada lanjutan laga dibabak kedua, terlihat kedua tim sudah kembali memulai serangan. Dimenit 63 Manchester United berhasil menungguli pertandingan dari kaki Marcus Rashford, yang berhasil memanfaatkan bola dari Juan Mata.

Dimenit 75, Marcus Rashford kembali mencatatkan namanya dipapan skor setelah berhasil melanjutkan bola dari Guillermo Varela.

Dimenit 87, kembali Manchester United kembali mendapatkan hadiah pinalti setelah tangan Kian Hanse terkena bola didalam area terlarang. Ander Herrera maju sebagai eksekutor berhasil dimanfaatkan dengan baik olehnya.

Dimenit 89 kesialan kembali terjadi pada FC Midtyjlland mereka harus bermain dengan 10 orang pemain, pasalnya Andre Roemer terkena kartu kuning yang kedua.

Unggul jumlah pemain Manchester United berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut dan menambah 1 gol dari Memphis Depay, bola dari Marcos Rojo sukses dituntaskan dengan baik olehnya, sampai berakhirnya pertandingan skor masih tidak berubah.

Bayern Leverkusen Kalahan Sporting CP 3 – 1

Bayern Leverkusen

Didalam pertandingan yang dilakoni Bayern Leverkusen menghadapi Sporting CP laga berakhir dengan skor 3 – 1. Gol Bayern Leverkusen diciptakan oleh Karim Bellarabi dimenit 30 dan dimenit 65 serta Hakan Calhanoglu dimenit 87, sementara gol tunggal Sproting CP diciptkan oleh Joa Mario dimenit 38.

Didalam pertandingan ini pelatih Bayern Leverkusen, Roger Schmidt mengunakan formasi pemain 4-4-2 dan sedangkan pelatih Sporting CP, Jorge Jesus didalam pertandingan ini juga mengunakan formasi pemain yang sama.

Berlangsungnya laga

Setelah peluit laga ditiupkan bertanda berlangsungnya laga, terlihat kedua tim sudah memulai serangan, namun sampai pertengah dibabak pertama pertandingan kedua tim masih belum berhasil menemuhkan masing – masing kelemahan tim lawan, sampai dimenit 30, Bayern Leverkusen berhasil membuka gol terlebih dahulu dari kaki Karim Bellarabi, bola umpan yang diberikan oleh Javier Hernandez berhasil dituntaskan dengan biak olehnya, skor pun berubah menjadi 1 – 0.

Sporting CP yang tertinggal gol mencoba mengejar ketertinggalan mereka dan dimenit 38 berhasil membuat posisi gol menjadi imbang dari kaki Joao Mario, yang sebelumnya berhasil mendapatkan bola umpan yang diberikan oleh Carlos Mane dan kemudian melepaskan tendangan keras, skor pun berubah menjadi 1 – 1.

Serangan – serangan kembali diluncurkan oleh kedua tim, namun kesempatan yang diperoleh masih belum berhasil dimanfaatkan dengan baik, sampai pemimpin pertandingan meniupkan peluit yang bertanda berakhirnya pertandingan dibabak pertama.

Pada lanjutan pertandingan dibabak kedua, terlihat kedua tim sudah kembali memulai serangan, dimenit 65 Bayern Leverkusen berhasil menungguli pertandingan kembali dari Karim Bellarabi kembali. Ia berhasil memperlihatkan skill individu yang ia miliki dengan mengiring bola sampai jantung pertahan Sporting CP, sempat mengecoh pemain bertahan lawanya dan kemudian melepaskan tendangan keras, skor pun berbubah menjadi 2 – 1.

Dimenit 87, Bayern Leverkusen berhasil mengandakan keunggulan mereka dari Hakan Calhaoglu, bola dari Jonathan Glao Tah berhasil dituntaskan dengan baik, sampai pemimpin pertandingan meniupkan peluit panjang skor masih tidak berubah.

City Bungkam Dynamo Kiev

Manchester City

Kiev –Manchester City berhasil memetik kemenangan berarti pada laga Liga Champions leg pertama babak 16 besar, dimana dalam waktu Sembilan puluh menit kedepan pasukan Pellegrini itu menutup laga dengan menang tandang 1-3.

Dengan kemenangan itu, City selangkah sudah menanjakkan kakinya di fase berikutnya karena pada leg kedua akan dimainkan di kandang sendiri yang tentunya hasil sudah dapat dipastikan.

Pada laga yang dilangsungkan di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kamis (25/2/2016) dinihari WIB, The Citizen yang menjadi tim tamu tampil dengan kekuatan penuh dan sudah menekan tuan rumah sejak menit pertama.

Namun  pastinya Dinamo Kiev juga tidak gentar sama sekali dan berusaha untuk meladeni permainan dari wakil Inggris itu, pertarungan juga sudah membuat laga semakin seru di sepuluh menit pertama.

Dimenit ke-15, City akhirnya mendapatkan gol pertamanya dimana gol itu dicetak oleh penyerang Sergio Aguero dengan memanfaatkan umpan dari Yaya Toure, skor berubah menjadi 0-1.

Tertinggal satu gol, tuan rumah tidak terima dan terus meningkatkan penyerangan untuk mendapatkan gol balasan, akan tetapi setiap serangan yang mereka lancarkan selalu dapat dimentahkan dengan baik oleh barisan pertahanan City.

City malah berhasil menggandakan keunggulan menjadi 0-2 pada menit ke-40, dan kali ini gol itu dibuat oleh David Silva usai dirinya mendapatkan umpan dari Raheem Sterling, gol itu juga menutup babak pertama.

Di babak kedua, permainan yang ditunjukkan oleh kedua tim tidak berubah sama sekali, dmana City yang sudah unggul dua gol tetap pada pola permainan menyerang, sementara itu tuan rumah juga tidak ingin tertinggal semakin jauh dengan meningkatkan pertahanan mereka dibarengi tetap menyerang agar dapat mengejar skor yang ada.

Dimenit ke-59, Dinamo Kiev akhirnya berhasil mendapatkan satu gol untuk memperkecil ketinggalan menjadi 1-2, gol itu dicetak oleh Vitaly Buyalsky.

Namun usai gol itu, City kembali menguasai jalannya pertandingan dengan membombardir pertahan mereka untukmencari tambahan gol lagi, dan usaha yang terus menerus dilakukan oleh pasukan Pellegrini itu akhirnya terwujud ketika laga akan berakhir, dimanagol itu tercipta pada menit ke-90 dan yang mencatatkan namanya untuk membuat laga berakhir 1-3 adalah Yayan Toure.

 

Braga Berimbang Dengan Sion

Braga

Braga – Dalam laga Piala Eropa di leg pertama babak 32 besar yang mempertemukan Braga kontra Sion tidak menemui pemenang, dimana dalam waktu sembilan puluh menit kedepan kedua tim hanya sanggup mengakhiri laga dengan skor akhir 2-2.

Dengan hasil imbang tersebut bisa dikatakan Sion yang lebih menguntungkan karena mendapatkan dua gol dari kandang lawan, dan pada leg kedua mereka juga berhak mendapat bermain di kandang sendiri dan hanya membutuhkan hasil seri di bawah dua gol saja untuk dapat lolos ke fase berikutnya.

Pada laga yang berlangsung Kamis (25/2/2016) dinihari WIB, kedua tim yang sama-sama membutuhkan kemenangan itu sudah saling bermain terbuka dan menyerang sejak menit pertama.

Menjadi tuan rumah di laga itu, Braga duluan mengambil langkah menyerang dan sudah mendapatkan peluang bagus di lima menit pertama, akan tetapi peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Sion juga tampil dengan percaya diri dan meladeni dengan sukarela permainan yang diberikan oleh Braga, bahkan pada menit ke-16 satu gol berhasil mereka dapatkan dari sepakan Thefanis Gekas, dimana gol itu dia dapatkan setelah mendapat umpan silang dari Ebenezer Assifuah, skor menjadi 0-1.

Tertinggal satu gol, tuan rumah tentunya tidak tinggal diam dan terus menerus menekan musuhnya itu untuk mendapatkan gol balasan dan alhasil sebuah peluang dimenit ke-27 juga berhasil mereka manfaatkan dengan baik untuk merubah kedudukan menjadi 1-1. Gol itu didapat dari tendangan pinalty dan yang mengeksekusinya adalah Josue.

Namun sayangnya gol itu tidak bertahan lama karena Sion kembali menunjukkan aksinya dengan menambah satu angka lagi untuk kembali memimpin 1-2 dan yang mencetaknya kembali adalah Thefanis Gekas. Gol itu juga bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Braga yang ketinggalan satu gol berhasil menyamakan kedudukan pada menit ketiga dimulainya pertandingan, dan yang melesakkan gol adalah Nikola Stojilkovic, skor menjadi 2-2.

Sisa waktu yang masih banyak kedua tim masih berperang untuk mencari gol namun hingga peluit panjang dibunyikan oleh sang wasit sudah tidak ada gol tambahan lagi.

PSV Yakini Imbag Bukanlah Hasil Yang Jelek

PSV Eindhoven

Eindhoven – PSV Eindhoven yang melakoni laga kandan di Liga Champions leg pertama pada babak 16 besar ketika menjamu Atletico Madrid gagal mendapatkan poin sempurna, dimana dalam waktu Sembilan puluh menit kedepan tuan rumah PSV hanya mampu bermain dengan skor akhir 0-0.

Pelatih PSV yakni Phillip Cocu meyakini laga itu bukanlah sebuah hasil yang buruk karena pertandingan menjadi berbeda pada babak kedua dimana salah satu anak asuhnya terpaksa harus dikeluarkan oleh sang wasit yakni Gaston Pereiro yang mendapat dua buah kartu kuning pada menit ke-54 dan menit ke-68.

Menurut pelatih Cocu, timnya seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih positif jika saja Gaston Pereiro tidak di usir oleh sang wasit, dimana hal itu dia nilai dari meski sudah bermain 10 orang, timnya tidak kalah jauh persentase penguasaan bola maupun statistic yang lainnya.

Selain itu Cocu juga mengatakan walau bagaimanapun hasil imbang dengan bermain sepuluh pemain adalah hal yang tidak bisa dikatakan jelek, apalagi dalam laga itu unggulan tim adalah Atletico Madrid. Namun sang pelatih menegaskan di leg kedua nanti mereka akan mati-matian memperjuangkan laga demi memuluskan langkah untuk dapat masuk ke fase berikutnya.

“Kami bermain cukup baik di babak pertama meskipun belum menghasilkan gol, namun di babak kedua permainan dan strategi yang kami terapkan untuk mencari kemenangan akhirnya sirna karena kekurangan pemain,” ungkap Phillip Cocu.

“Mendapatkan hasil imbang di markas sendiri memang bukanlah harapan kami, namun saya bisa meyakini tim yang akan melaju ke fase berikutnya belum dapat ditentukan karena kami akan datagn le Spanyol dengan persiapan yang matang,” lanjut Cocu.

“Kami sanggup menahan setiap serangan dari mereka dan itu sedikit membuat kami lebih percaya diri nantinya pada pertandingan leg kedua, karena kami juga akan datang dengan kekuatan penuh, selain itu kami juga pasti akan bermain dengan pola permainan menyerang untuk mencari gol agar mendapatkan hasil positif,” tutup Phillip Cocu.

Dua Gol Juve Karena Kelalaian Munchen

Bayern Munich

Selama satu babak pertama di kandang Juventus menjadi laga yang dipimpin oleh Bayern Munchen padahal Lahm salah satu personil Bayern Munchen melihat sangat kemungkinan besar bayern munchen meraih kemenangan dalam laga ini.

Ucapan Lahm terbukti dari penguasaan laga Bayern di babak pertama sangat mendominasi atas Juventus, dimana gol pertama bermuasal dari Thomas Muller kemudian disusul dengan gol dari Arjen Robben padahal menurut kapten Munchen Philipp Lahm seharusnya Bayern Munchen dapat memenangkan laga ini namun keunggulan Bayern Munchen tidak bisa bertahan sampai  akhir.

Tuan rumah berhasil mengejar kembali ketertinggalan gol di babak kedua dari gol Paulo Dybala dan satu lagi gol dari Stefano Sturaro yang membuat Juventus bertahan hingga akhir.

Skor 2-2 pun menjadi angka terakhir yang di pasang pada papan skor pertandingan ini, Kegagalan Bayern di babak kedua menjadi fokus Lahm pasalnya Lahm sangat menyesali kegagalan Bayern untuk bisa menahan jalannya laga sampai pertandingan ini berakhir.

Samanya kedudukan yang dilakukan oleh Juventus tak lain adalah kesalahan Tim yang tidak dapat ditoleransi lebih jauh lagi, apalagi kalau Munchen benar menargetkan ingin mendapat posisi bagus di Liga Champions kesalahan tersebut tidak lagi boleh terulang. Lahm juga mengaku bahwa Juventus adalah tim yang kuat dimana tidak semua tim tak bermental bisa seperti itu.

Di babak pertama dan babak kedua berlanjut ke 60 menit pertama jelas Bayern Munchen lebih banyak mendominasi pertarungan dimana lebih banyak pasukan bayern munchen mengontrol bola kemudian banyak sekali peluang yang juga sangat disayangkan oleh Lahm sehingga Bayern Munchen bisa di kejar dua gol oleh Juventus.

Namun ini semua belum berakhir pasalnya Lahm masih sangat yakin Bayern Munchen yang bakal menjamu Juventus di markas besar Allianz Arena menjadi arena pertarungan sepenuhnya milik Bayern Munchen.

Lahm menambahkan tidak ada lagi kesalahan serupa di markas Juventus pada leg kedua, tidak heran pasukan Bayern Munchen kalah mental pasalnya laga tersebut memang di gelar dalam markas besar Juventus.