Monthly Archives: September 2016

Lukaku Terus Mengembangkan Diri Untuk Berada di Level Tertinggi

romelu-lukaku

 

Romelu Lukaku mengerti bahwa dirinya masih belum dapat berada dalam kategori striker terbaik dunia. Penyerang Everton itu pun giat mengembangkan diri untuk berada di tingkat teratas.

Berkata tentang pemain bernomor punggung 9 paling bagus, Lukaku memiliki 4 orang striker lain yang menjadi contohnya. Para pemain itu ialah Sergio Aguero dari Manchester City, Luis Suarez dari Barcelona, Karim Benzema dari Real Madrid dan Robert Lewandowski dari Bayern Munich.

4 orang itu dikatakan Lukaku memiliki pemikiran yang hebat tentang mencetak gol. Striker asal Belgia itu mengklaim para striker ini dapat mencetak gol, walaupun mereka sedang berada dalam keadaan yang sulit.

Atas sebab itu, dengan pertolongan pelatih Everton yang bernama Ronald Koeman, Lukaku pun tampak terlihat berupaya untuk terus memperbaiki dan mengembangkan diri untuk bisa berada di tingkat teratas.

“Saya harus bisa berkembang menjadi lebih baik lagi untuk dapat berada di tingkat penampilan tertinggi dan selalu dapat mencetak banyak gol. Untuk seorang striker dengan kualitas seperti saya, saya menciptakan gol yang tentu sepantasnya dapat saya ciptakan, namun saya masih belum merasakan berada di situasi tertekan dan selanjutnya mencetak gol, itu sangat luar biasa seperti yang dilakukan striker nomor 9 lainnya,”ungkap Lukaku.

“Saya harus menciptakna gol dari keadaan yang tidak sepantasnya. Para striker seperti Luis Suarez, Robert Lewandowski, Sergio Aguero dan Karim Benzema dapat menciptakan gol dengan gampang dan hal ini yang harus saya pelajari.”

“Saat melakukan pelatihan, saya bersama pelatih berusaha untuk membuat keadaan-keadaan yang sulit untuk membiasakan diri saya ketika melakukan pertandingan resmi. Saya memiliki kemungkinan untuk melakukannya, namun saya hanya harus bekerja lebih keras untuk membiasakannya,”tutupnya.

Romelu Lukaku sampai saat ini bermain baus bersama dengan Everton. Musim ini dia telah menciptakan 4 gol dari 5 laga di Liga Inggris. Musim sebelumnya, dia menciptakan 18 gol dari 37 laga di Premier League, saat itu merupakan pencapaian paling bagus dalam perjalanannya sebagai pemain.

Atletico Madrid Sukses Kalahkan Munich

yannick-ferreira-carrasco

Seperti yang dapat diketahui dari laga lanjutan Liga Champions musim 2016, lebih tepatnya jika pasukan Atletico Madrid yang akan menjamu kedatangan tim skuad perwakilan awal Jerman yaitu klub Bayern Munich. Kedua tim ini pun dipertemukan dalam Grup D, sebagaimana yang dapat dipastikan apabila anak-anak asuhan Diego Simeone yang tampil sebagai tim tuan rumah di Estadio Vicente Calderon ini berhasil mengakhiri pertemuan kedua raksasa ini menjadi kememangan mereka. Meski hanya menang dengan skor tipis yang dilakukan Jan Oblak dan kawan-kawannya itu, setidaknya tim tuan rumah berhasil membuat tim tamu Bayern Munich ini pulang ke markas mereka dengan membawa tangan kosong setelah pertandingan ini ditutup dengan skor 1-0 yang menjadi kemenangan tim tuan rumah.

Tampil dihadapan publik Estadio Vicente Calderon yang berjalan 90 menut penuh nampaknya sudah jelas jika kedua tim skuad ini tampil berseteruan, baik tim tuan rumah Atletico Madrid atau pun tim tamu Bayern Munich ini saling melakukan serangan dalam lini pertahanan satu sama lainnya. Meski begitu dengan penampilan kedua tim penghuni Grup D Liga Champions ini, namun sangat disanyangkan bagi anak-anak asuhan Carlo Ancelotti yang tampil dengan menyadang sebagai tim tamu ketika tampil diatas lapangan Estadio Vicente Calderon. Bayern Munich ini pun dipaksa tunduk dengan skor tipis, satu gol ini pun dibuat oleh Yannick Ferreira Carrasco yang berhasil membobol jaring gawang bayern Munich yang dikawali Manuel Neuer tepat dimenit ke-35 skor pun berubah menjadi 1-0 dan menjadi keunggulan bagi tim tuan rumah atas Bayern.

Tercatat selama tampil dipertandingan kompetisi bergengsi ini pun menjadi laga kedau bagi anak-anak asuhan Diego Simeone, ketika menjalani laga kedua ini pun dapat dinilai jika perwakilan dari tim skuad asal Spanyol ini pun diyakini menjadi salah satu kandidat kuara musim panas kali ini. Penyebabnya itu pun tak lainnya jika mereka berhasil memastikan dalam dua laga musim ini meraih hasil yang sangat bagus, tidak hanya itu saja bahkan Fernando Torres dan kawan-kawannya itu pun berhasil menempati posisi puncak kalsemen sementara di Grup D ini.Hal ini pun terjadi lantaran mereka berhasil memastikan laga yang baru mereka jalani berhasil meraih tiga poin penuh, dan untuk pertandingan sebelumnya Atletico Madrid juga berhasil juga meraih tiga poin penuh maka total dari koleksi mereka ialah enam poin yang menjadikan mereka saat ini menempati puncak klasemen sementara.

Sejak peluit tanda pertandingan dibabak pertama ini dimulai yang dilakukan sang pengadilan lapangan atau juga bisa disebut Wasit, memang penampilan dari tim tuan rumah ini sepertinya tampil begitu percaya diri dan yakin jika dalam laga kedua Liga Champions ini bakal menjadi kemenangan mereka. Dan itu bisa dilihat sejak pertandingan ini baru saja dimulai anak-anak asuhan Diego Simeone ini sudah berhasil membuat ancaman dalam jantung pertahan tim tamu, terlebih lagi lewat aksi Yannick Carrasco yang berhasil juga melakukan tembakan langsung kearah gawang Bayern Munich ini. Memang tendangan ini melesat dengan tepat pada targetnya, sangat disayangkan jika bola melesat dengan tepat ini masih bisa diantisipasi oleh Manuel Never.

Melihat kondisi ini pun membuat tim tamu Bayern Munich ini makin semangat untuk melakukan serangan balasan, namun pada akhirnya serangan upaya yang dilakukan anak-anak asuhan Carlo Ancelotti ini pun terlihat begitu tidak membuahkan hasil yang manis. Mungkin hal itu sudah dapat dipastikan setelah akhir laga tersebut pasukan Die Bayern ini harus puas dengan kekalahan tipis dengan tidak mampunya membuat satu gol pun selama tampil didalam babak pertama dan juga babak kedua, Atletico Madrid ini pun keluar sebagai pemenang dan membuat Bayern Munich harus pulang dengan tangan kosong ke markas mereka.

Barcelona Susah Payah Kalahkan Moenchengladbach

gerard-pique

 

Seperti yang sudah dapat dipastikan dalam pertandingan lanjutan Grup C Liga Champions ini pasukan Luis Enrique akan melakoni laga tandang ke markas Borussia Moenchengladbach, lebih tepatnya jika pasukan Barcelona ini akan tampil sebagai tim tamu di hadapan publik Borussia-Park yang merupaka markas Borussia Moenchengladbach. Meski pada akhirnya pertemuan kedua tim ini dimenanggi Luis Suarez dan kawan-kawannya itu, akan tetapi mungkin anda juga pastinya sangat setuju jika pasukan Barcelona ini tidak menang dengan gampang. Penyebabnya itu tak lainnya penampilan tim tuan rumah Borussia Moenchengladbach bermain sangat baik di stadion Borussia-Park, dengan penampilan yang cukup disiplin ini pun membuat pasukan Barcelona kualahan dengan susah payah bermain baru bisa menang di matchday kedua Grup C Liga Champions 2016-2017.

Sebelumnya, anak-anak asuhan Andre Schubert ini pun harus puas dengan skor yang berakhir dengan menjadi kekelahan tipis atas kedatangan anak-anak asuhan Luis Enrique dimarkar mereka. Kedua tim skuad ini pun menutup pertemuan kedua tim ini dengan skor 1-2 yang menjadi kemenangan bagi pasukan berjulukan Blaugrana yang menjadi salah satu perwakilan dari Spanyol ini, namun begitu berhasil mengemasi tiga poin penuh dalam melakoni matchday kedua Grup C Liga Champions tersebut, kenyataannya jika Luis Suarez dan kawan-kawannya itu harus tampil bersusah payah demi memperoleh kemenangan kedua mereka dalam musim 2016.

Sebenarnya penampilan dari Barcelona ini pun terbilang tidak begitu baik, hal ini dapat anda lihat ketika jaring gawang Barelona yang di kawali mistar gawang Marc-Andre ter Stegen terlebih dulu kecolongan tim tuan rumah Borussia Moenchengladbach. Gol perdana ini pun berkat dari Thorgan Hazard yang berhasil membuat tim tua rumah berhasil unggul dari Blaugrana, dan gol perdana ini pun berhasil dipertahankan anak-anak asuhan Andre Schubert hingga ujung babak pertama habis yang dibunyikan wasit. Tertinggal dengan skor 1-0 bagi Barca ini pun membuat sejumlah pemain tim tamu cemas, dimulainya kembali pada babak kedua setelah jeda turun minum nasib buruk harus menghampiri Borussia Moenchengladbach. Melainkan anak-anak asuhan Andre Schubert ini yang tampil didalam babak kedua mereka terbobol dengan satu gol penyama yang dibuat pemain Barcelona.

Tidak hanya itu saja yang terjadi didalam babak kedua ini saja, bahkan pasukan tim tuan rumah ini juga harus merelahkan jaring gawang mereka itu yang dikawali mistar gawang Yann Somme terbobol hingga dua kali. Terbobol sebanyak dua kali membuat Thorgan Hazard dan kawan-kawanya itu tidak memiliki peluang menang atas kedatangan Barca, Luis Suarez dan kawan-kawannya itu tiba-tiba tampil jauh lebih baik ketika tampil dibabak pertama hasilnya itu pun dapat dilihat jika babak kedua ini mereka bisa membalikan keunggulan mereka menjadi 1-2 yang menjadi Barca unggul atas Borussia Moenchengladbach.

Memang tertinggal satu gol dari tim tuan rumah, namun hasil ini tidak membuat Luis Suarez dan kawan-kawannya itu menyerah begitu saja kemenangan ini menjadi milik tim tuan rumah. Sedangkan untuk dua gol balasan yang terjadi dibabak kedua ini pun berkat dari dua aksi pemain bintang milik Barca, yaitu gol penyama yang berhasil dibuat Arda Turan tepat dimenit 65 skor ini pun berubah menjadi imbang 1-1. Tidak puas dengan berbagi poin membuat Barca ini pun terlihat begitu bekerja keras untuk menuri satu gol lagi, hasilnya itu pun cukup memuaskan jika anak-anak asuhan Luis Enrique ini terbilang cukup membuahkan hasil yang tampil dibabak kedua ini. Gol kedua Barca ini pun terlahir dari aksi bek andalan mereka, yaitu Gerard Pique yang berhasil tampil apik seperti sukses mengandakan skor menjadi 2-1 atas Borussia Moenchengladbach.

Fiorentina Percundangi Qarabag 5-1

mauro-zarate

Fiorentina berhasil memenangkan pertandingan dengan skor yang sangat telak disaat matchday II kompetisi Liga Europa. La Viola berhasil mempercundangi lawannya, Azerbaijan, Qarabag dengan skor 5-1.

Didalam pertandingan yang dilangsungkan di Artemio Franchi pada hari Jumat tanggal 30 Sepmteber 2019 dini hari WIB tadi, Khouma Babacar dan juga Mauro Zarate berhasil mencetak masing-masingnya dua buah gol untuk Fiorentina, sedangkan satu gol yang lainnya diciptakan oleh Nikola Kalinic.

Qarabag sudah harus bermain hanya dengan 10 pemain saja semenjak pertandingan baru berjalan selama 30 menit. Elvin Yunuszada mendapatkan kartu merah yang membuatnya harus diusir dari lapangan dikarenakan menghentikan umpan terobosan yang diberikan oleh Babacar dengan tangannya.

Fiorentina juga sukses memaksimalkan keunggulan mereka dari segi jumlah pemain yang dimilikinya.Tim tuan rumah berhasil unggul tiga buah gol pada saat babak pertama saja.

Fiorentina kemudian membuka skor pertandingan melalui Babacar disaat menit ke 39. Babacar yang berhasil menyelesaikan bola rebound dari tendangan bebas yang dilepaskan oleh Kalinic yang mampu dipentalkan oleh Ibrahim Sehic yang tidak lain adalah penjaga gawang Qarabag dalam laga tersebut

Menjelang empat menit kemudian, Kalinic gantian membobol gawang Qarabag. Gol tersebut berasal dari kerja sama yang sangat bagus sekali dengan Fedrico Bernardeschi dan juga Sebastian Cristoforo untuk menjadi sebuah gol.

Babacar juga kembali lagi memunculkan namanya didalam papan skor pada saat waktu injury time di babak pertama. Pemain yang berasal dari Senegal tersebut berhasil menyelesaikan umpan silang yang diberikan oleh Kalinic dengan sangat baik sekali.

Zarate berhasil membawa Fiorentina memperjauh jarak keunggulan Fiorentina menjadi 4-0 disaat menit ke 63. Tembakan yang dilepaskan oleh Zarate dari sisi luar kotak penalti tidak mampu dihentikan oleh sang kiper.

Zarates kembali lagi mencetak gol disaat laga tersebut memasuki menit ke 78. Tendangan yang dilepaskan olehnya tidak mampu dihentikan oleh Sehic sehingga Fiorentina berhasil unggul menjadi 5-0 dalam laga tersebut.

Gol yang tampak menjadi penghibur Qarabag terjadi disaat menit injury time babak kedua. Tembakan kaki kiri yang dilepaskan oleh Dino Ndlovu mengarah ke arah tiang jauh yang berhasil menembus gawang klub Fiorentina yang dijaga oleh Ciprian Tatarusanu.

Dengan kemenangan yang mereka dapatkan tersebut, sekarang ini Fiorentina sedang memuncaki tangga klasemen teratas di Grup J kompetisi Liga Europa dengan terolehan empat poin didalam dua pertandingan. Sedangkan Qarabag berada diperingkat terbawah dengan terolehan satu angka saja.

Setelah pertandingan ini, Fiorentina sudah ditunggu oleh Torino pada tanggal 2 Oktober mendatang didalam kompetisi Serie A sebelum menjalani pertandingan melawan Atalanta pada tanggal 16 Oktober yang akan datang. Setelah menyelesaikan dua pertandingan di kompetisi Serie A tersebut, Fiorentina akan bertandang ke markas Liberec pada tanggal 21 Oktober yang akan datang.

Performa yang diperlihatkan oleh Torino pada musim ini boleh dibilang tidak terlalu buruk. Mereka masih belum pernah terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir pada awal musim ini setelah kalah dari Juventus di kompetisi Liga Serie A. Meskipun demikian, Fiorentina sekarang ini menempati peringkat ke 12 klasemen Serie A dengan terolehan delapan angka yang dimana mereka hanya mampu untuk memenangkan dua pertandingan dalam lima laga yang sudah dijalaninya didalam kompetisi tersebut yang dimana sisanya dua kali imbang dan satu kali kalah. Dengan terolehan tersebut, mereka berjarak sebanyak tujuh angka dari Juventus yang berada di puncak klasemen sementara.

Satu Gol Ibrahimovic Menangkan Mu 1-0

zlatan-ibrahimovic

Meskipun sempat mengalami kesulitan pada saat menjalani pertandingan melawan wakil dari Ukraina, yakni Zorya Luhansk, akan tetapi Manchester United berhasil untuk memenangkan pertandingan tersebut dengan skor tipis 1-0 melalui gol yang diciptakan oleh pemain ujung tombaknya, Zlatan Ibrahimovic.

Didalam pertandingan yang dilangsungkan di Old Trafford di hari Jumat tanggal 30 September 2016 dini hari WIB tadi, Setan Merah memang tampil dengan sangat dominan sekali. Meskipun demikian, akan tetapi mereka mengalami kesulitan yang sangat besar untuk menghancurkan lini pertahanan Luhansk yang sangat keras.

Luhanks juga tampil cukup tenang didalam pertandingan tersebut. Setiap kali si kulit bundar yang dikuasai oleh para pemain The Red Devils, mereka dengan sangat disiplin sekali melakukan pressing. Hal tersebut membuat MU sangat kesulitan untuk menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Disiplin pada saat bertahan, Luhansk uga cukup cepat untuk melakukan serangan-serangan balik. Sejumlah serangan balik yang mereka gencarkan pada saat babak pertama membuat sejumlah peluang yang sangat bagus. Akan tetapi mereka masih terus menerus gagal untuk mengarahkan attemps yang tepat kearah sasaran.

Setelah setengah jam pertandingan tersebut berjalan, Setan Merah mulai memanas dan menciptakan peluang terbaik mereka melalui tembakan yang dilepaskan oleh Rashford didalam kotak penalti, namun tembakannya masih mengenai mistar gawang.

Juan Mata dalam pertandingan tersebut juga mempunyai kans yang cukup bagus untuk mencetak gol. Umpan silang yang diberikan oleh Paul Pogba di sisi sebelah kanan dia sundul, namun sayangnya tandukannya tersebut masih terlalu melambung.

Meskipun demikian, akan tetapi United masih terlalu lambat didalam mengalirkan oepran. Hal tersebut membuat para pemain Luhansk dengan sangat mudah untuk mendapatkan waktu untuk bisa memperketat lini pertahanan mereka lagi.

Pada saat babak kedua, Setan Merah mulai menemukan situasi yang sama. Mereka sama sekali kekurangan ide untuk berusaha menembus lini pertahanan tim tamu. Sedangkan Luhansk malah mampu untuk membuat serangan berbahaya melalui tembakan Paulinho yang berhasil ditepis dengan baik oleh Sergio Romero yang tidak lain adalah penjaga gawang kedua klub tersebut.

Jose Mourinho yang tidak lain adalah manajer klub Setan Merah pada akhirnya membuat sejumlah perubahan. Dia menurunkan Wayne Rooney untuk menggantikan posisi Jesse Lingard. Setelah tidak lama menurunkan Rooney, kebuntuan MU pada akhirnya terpecahkan.

Disaat menit ke 69, Timothy Fosu-Mensah memberikan umpan datar melalui sisi kanan. Umpan tersebut mengenai lutut kapten timnas Inggris tersebut yang kemudian melambung ke tiang gawang jauh. Zlatan yang ada disana tidak tinggal diam, dia lantas menyundul bola tersebut untuk memastikan gol untuk keunggulan Manchester United menjadi 1-0.

Meskipun sudah tertinggal 0-1, akan tetapi Luhansk masih tetap melaukan ancaman-ancaman yang membuat Setan Merah bisa saja kehilangan kemenangan mereka melalui serangan balik. Akan tetapi mereka kesulitan untuk menciptakan peluang yang bersih.

Pada akhirnya pertandingan berakhir dengan skor tipis 1-0 yang membuat MU mendapatkan tiga angka dalam laga tersebut. Dengan terolehan tersebut, MU sekarang ini menduduki peringkat ketiga di Grup A dengan terolehan 3 angka yang sama dengan Feyenoord yang berada di peringkat pertama. Sedangkan Luhanks ada di peringkat keempat dengan terolehan 1 angka saja.

Sedangkan Fenerbache yang berhasil memenangkan pertandingan Grup A yang lainnya berhasil memimpin klasemen sementara Grup A dengan terolehan 4 angka setelah mengalahkan Feyenoord dengan skor tipis, yakni 1-0.

Morgan Puji Kualitas Leicester

Wes Morgan

Kapten Wes Morgan dan Riyad Mahrez memuji kualitas berjuang Leicester City setelah juara Premier League bangkit kembali menang Liga Champions melawan Porto sama seperti ketika mereka menang dalam pembukaan 3-0 di Basel, pasukan Claudio Ranieri dipaksa menderita terlebih dahulu di persaingain domestic sebelum sukses di Liga Champions.

Sebab sebelum menang di Liga Champions mereka telah ditundukkan 4-1 Hari Sabtu di Manchester United adalah memori menyakitkan bagi umat setia Leicester City di Stadion King Power.

Porto menekan keras untuk menyamakan kedudukan di babak akhir tapi Morgan dan para pemain Leicester menahan serangan berbahaya dari Porti dengan berdiri kokoh.

“Kami harus sangat tangguh di kandang dan kami menggali dalam-dalam saat ini dan di babak Kedua kami memiliki banyak tekanan untuk mempertahankan gawang tapi anak-anak berdiri kokoh untuk mendapatkan tiga poin,”katanya kepada BT Sport.

Mahrez menyumbang gol kemenangan dan, dengan pemain asal  Copenhagen melihat kesempatan untuk Leicester memanfaatkan keunggulan mereka di puncak klasemen Grup G.

“Kami tahu itu akan sulit dan kami tahu juga bahwa kami harus bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin pasalnya itulah yang kami lakukan dan kami sangat senang dimana sekarang kami memiliki enam pint dengan pertandingan berikutnya di rumah lantas kita perlu untuk mendapatkan poin di kandang karena selalu akan ada sulit lagi.”

Mantan striker Sporting CP Slimani, yang bergabung dengan Leicester bulan lalu, membuat rekor fenomenal dengan mencetak gol keenam dalam empat pertandingan melawan Porto pada tahun 2016.

“Slimani selalu siap dalam kotak jadi aku hanya menempatkan bola ke dia dan dia ada di sana jadi bagi saya Cuma harus sedikit bekerja keras untuk bisa mendapatkan kembali gol,” kata Mahrez.

Morgan menambahkan “Dia anak yang besar, bekerja sangat keras dan menempatkan posisinya dengan tepat meski dia sangat canggung untuk bermain awalnya tapi ia sukses menetap dan telah mencetak beberapa gol untuk kami dan saya pikir ada banyak lagi gol yang akan datang.”

Zidane Tidak Puas Berbagi Poin

Zidane

Zinedine Zidane mengaku sulit untuk Real Madrid untuk menerima hasil imbang 2-2 Selasa dengan Borussia Dortmund setelah kebobolan dari gol terlambat Dortmund padahal pemegang Liga Champions tampaknya berada di trek bagus untuk tiga poin saat Raphael Varane sukses membuatnya 2-1 pada pertengahan babak kedua.

Akan tetapi Andre Schurrle menyamakan kedudukan dengan tiga menit tersisa, memberi banyak kekecewaan untuk Zidane. “Para pemain memainkan pertandingan yang bagus sayangnya hasilnya adalah satu hal yang sulit untuk diterima karena kita pantas mendapat lebih, “kata pelatih Madrid wartawan.

“Ketika Anda mendapati tiga menit dicetak lawan sangatlah sakit, terutama mengingat upaya para pemain menjaring dua gol awal tapi itu bukan hasil yang buruk pasalnya saya pikir di babak pertama kami menderita sedikit karena mereka ditekan lebih banyak dan kami tahu itu adalah tempat yang sulit untuk datang sebagi tamu melawan tim yang bagus.”

“Namun saya sangat bangga dengan permainan kami disana pasalnya itu lengkap dalam segala hal tapi yang memalukan bagi kami adalah tiga pertandingan berturut-turut sekarang kami telah diambil.”

Varane, sementara itu, merasa imbang 2-2 adalah refleksi yang baik dari pertemuan itu. “Saya pikir hasil imbang adalah hasil yang adil bagi kedua belah pihak pasalnya mereka memiliki kepemilikan dan saling menyakiti dilapangan.”

“Kami memiliki sedikit fokus dan energi di akhir, tapi itu bukan hasil yang buruk walau menurunkan dua poin di akhir pertandingan tidak pernah membuat Anda bahagia, tapi kami baik-baik saja pasalnya ami akan terus bekerja dan kami akan terus memberikan yang terbaik dari diri kita sendiri.”

“Tujuan pertama mereka adalah memanfaatkan nasib buruk karena bola memukul saya di wajah tapi itulah sepakbola, hal ini terjadi dan itu bukan kesalahan dari Keylor Navas kami tidak peduli, dan Anda melanjutkan bermain semua ada resikonya dalam permainan sepakbola tetapi kami bahagia dengan skor yang sudah ada meski ada ruang peningkatan yang harus kami lakukan lagi kedepannya setelah pertandingan yang kami lalui.”

Tuchel  Yakin Dortmund Bisa Lebih Baik

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel dengan keras menekankan Borussia Dortmund masih bisa mendapatkan hasil yang lebih baik setelah mencatat hasil imbang 2-2 melawan Real Madrid dimana Bundesliga berada dalam kinerja yang kuat di Signal Iduna Park, tapi akhirnya membutuhkan gol dari Andre Schurrle untuk menyelamatkan hasil imbang.

Tuchel senang melihat timnya mencetak dua kali, tetapi merasa mereka masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan. “Kami tidak benar-benar bahagia karena kita merasa kita masih bisa bermain lebih baik,” kata Tuchel kepada wartawan.

“Ini tidak terasa seperti kemenangan hanya karena kita menyamakan kedudukan yang sangat terlambat padahal mungkin ada lebih di dalamnya bagi kita tapi kami senang untuk setidaknya mendapat hasil seri karena saya pikir itu layak imbang.”

“Kami layak memimpin di babak pertama, tapi kami entah bagaimana kami tidak menghasilkan gol padhal kami harus mencetak gol di babak pertama sayangnya kami kemudian kehilangan kontrol sedikit setelah istirahat, kami sedikit terlalu tertekan di babak pertama meski saat itu skor hanya 1-1.”

“Madrid memperoleh kepercayaan diri  sedikit dan kami menderita dimana itu selalu sulit untuk kembali dari defisit dan bahkan lebih sulit untuk datang kembali untuk kedua kalinya lantas itu sebabnya saya puas, kami memiliki beberapa pemain muda dan mereka membutuhkan pengalaman ini serta kami percaya pada pemain muda kami. ”

Schurrle, sementara itu, senang dengan kinerja timnya dan menekankan comeback mereka akan membantu tim muda Dortmund berkembang. “Kami mulai dengan sangat baik dan menemukan cukup ruang untuk permainan kami,” tambahnya.

“Tapi di sepertiga akhir, kami mengambil keputusan yang salah pasalnya tidak ada kata dua kali melawan Real Madrid, itu perasaan yang bagus yang akan membantu tim untuk tumbuh bersama dan tidak lagi membuat keputusan yang salah kembali seperti itu.”

Melihat perfoma Dortmund melawan Real Madrid memang banyak sekali peluang yang terbuang sia-sia untuk mencetak gol serta seharusnya kemenangan berada di pihak Dortmund yang terus gagal memanfaatkan situasi dari Real Madrid.

Spalletti Sebut AS Roma Terlalu Sombong

Luciano Spalletti

Nama besar AS Roma telah menjadi momok bagi setiap klub di Italia tetapi itu dulu dan sekarang di waktu serta zaman yang berbeda semua telah berubah pasalnya nama besar AS Roma tidak lagi dianggap menjadi klub seram di Italia meski dulu AS Roma adalah klub papan atas.

Sejumlah klub kini malah mulai tertantang bertemu klub besar dan ingin memenangkan pertandingan tetapi semua tidak berjalan seperti yang diharapkan ketika klub besar tersebut bentrok dengan klub papan bawah di kompetisi Serie A yakni Torino.

Tragisnya dalam pertemuan tersebut AS Roma malah harus dipermalukan dengan kekalahan telak atas Torino dengan skor 3-1 dimana menurut Spalletti sang pelatih AS Roma masalah yang ada disebabkan oleh sifat pemain AS Roma yang terlalu Arogan dan sombong saat bakal berhadapan dengan Torino.

Alhasil dalam pertemuan tersebut AS Roma dibabat habis tak bersisa oleh lawannya, membuat sang pelatih Spalletti murka dengan keputusan yang ada dalam pertandingan tersebut belum lagi mentalitas pemain yang juga dipermasalahkan oleh Spalletti .

Kini AS Roma semakin jauh untuk mengejar Juventus yang saat ini berdiri tenang di puncak klasemen Serie A, secara otomatis akibat dari kekalahan tersebut membuat AS Roma tertinggal sebanyak lima poin dari pemuncak klasemen sementara.

Spalletti tidak lagi segan-segan mengumbar kemarahannya saat diwawanara oleh media mengenai pertandingan tersebut dengan Torino, biasanya menurut Spalletti dengan sokongan  besar dari penggemar seharusnya AS Roma semakin bersemangat bermain tetapi sayangnya mereka harus ditelan arogan.

Saat menang dia melihat para pemain merasa sangat senang, bangga dan merasa kemenangan yang telah didapat adalah sangat pantas tetapi setelah mengalami kekalahan para pemain hanya berdiam diri saja pasalnya telah menganggap mereka memberikan yang terbaik.

Ini menjadi konseskuensi yang harus diterima oleh AS Roma ketika mereka bertemu dengan klub seperti Torino yang menunjukkan kekuatannya ketika melawan AS Roma, Spalletti berharap di laga berikutnya tidak ada lagi masalah yang sama terjadi lagi terhadap mereka pasalnya akan menghambat perburuan gelar mereka di Serie A.

Dyche Puji Perfoma Burnley

sean-dyche

Manajer Burnley Sean Dyche memuji pemainnya setelah melihat perfoma pemainnya Burnley dalam kemenangan 2-0 di Premier League saat menghadapi Watford yang dihadapkan dengan formasi Walter Mazzarri yakni 3-5-2 lalu Dyche seperti biasanya menerapkan formasi 4-4-2 di rumah mengatur lima orang pemain tengah dan striker tunggal untuk memenangkan pertandingan ini.

Hasilnya jauh lebih mengesankan daripada saat menelan kekelahan 3-0 melawan Leicester City dimana Jeff Hendrick dan Michael Keane menyelesaikan tugas pertama mereka di Premier League untuk mengamankan kemenangan pertama Burnley dalam empat pertandingan di Premier League.

“Kami tidak pernah kekurangan semangat dan tekad dan memiliki dasar kinerja dalam mengatur permainan ditambah kami punya para pemuda yang hebat, “kata Dyche, seperti dikutip BBC Sport, setelah menang di Turf Moor.

“Saya ingin bermain 4-4-2 dan tim menyerang tapi ini adalah permainan yang ingin mencari poin lantas apapun formasi kami bermain kita membutuhkan energi dan terus menekan namun jika anda terus berhasil Clean Sheet Anda tentu memiliki kesempatan lebih banyak dalam permainan meski ada saat-saat ditekan balik. ”

“Terakhir kali bermain di Liga Premier kami tidak banyak kebobolan sehingga kita percaya ada organisasi yang baik dalam tim dan kami harus produktif di depan lapangan untuk mencetak gol.”

Hendrick menjadi catatan penandatanganan Burnley ketika ia bergabung dari Derby County bulan lalu dan merekrut rekan baru Steven Defour sekali lagi, lalu pemain Internasional Belgia tersebut menyumbang dua gol.

“Kami telah membuat awal yang benar-benar solid dan kami telah menambahkan pemain di skuad, kita akan berusaha lebih keras meski kami tahu persaingan di Liga Primer tidaklah mudah untuk dihadapi.”

Watford datang melakoni pertandingan dengan kemenangan luar biasa atas West Ham dan Manchester United, tapi pelatih kepala Walter Mazzarri mengakui mereka tidak memiliki tingkat permainan yang sama dalam laga kali ini.

“Kami tidak bermain baik, kami membuat perubahan yang membaik tapi kemudian kami kebobolan gol kedua yang membuatnya sulit bagi kami dimana Itu tidak cukup baik pasalnya saya berharap para pemain akan datang ke lapangan dengan rasa lapar dan determinasi yang sama tetapi mereka tidak, ” katanya, seperti dikutip BBC Sport.