Monthly Archives: October 2016

Conte Tak Ingin Bicarakan Masalah  Gelar Juara

antonio conte

Chelsea sekarang ini sudah semakin dekat sekali dengan posisi puncak klasemen sementara Premier League setelah berhasil menundukan Southampton. Meskipun demikian, akan tetapi Antonio conte selaku manajer klub tersebut masih tidak mau membahas peluang yang dimiliki timnya untuk menjadi juara pada musim ini.

Chelsea berhasil untuk memenangkan pertandingan melawan Southampton dengan skor meyakinkan, yani dua gol tanpa balas dalam laga yang dilangsungkan di hari Minggu tanggal 30 Oktober 2016 kemarin di St. Mary’s. Kedua gol tersebut berhasil dipersembahkan oleh Diego Costa dan juga Eden Hazard.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan yang keempat bagi Chelsea secara beruntun yang didapatkan oleh  Chelsea pada pertandingan liga. Mereka sebelumnya berhasil mengalahkan Hull City dengan skor 2-0, 3-0 pada saat laga melawan Leicester dan juga pesta gol 4-0 atas Manchester United.

Sekarang ini Chelsea sudah menduduki peringkat keempat klasemen sementara dengan terolehan 22 angka dalam 10 laga yang sudah mereka jalankan. jumlah terolehan tersebut sudah dua kali lipat dari pada yang mereka dapatkan pada saat 10 pertandingan pertama disaat musim lalu yang dimana mereka hanya mampu mengumpulkan 11 angka.

Sekarang ini Chelsea bisa saja menduduki puncak klasemen. Hal tersebut dikarenakan mereka hanya berjarak sebanyak satu angka saja dari Manchester City yang berada di puncak klasemen sementara.

Meskipun demikian, dikarenakan musim masih tersisa sangat panjang, Conte masih belum ingin membicarakan tentang kesempatan mereka untuk merebut titel juara dimusim ini. Pelatih yang berasal dari Italia tersebut lebih memilih untuk memikirkan bagaimana caranya agar Chelsea bisa tampil dengan lebih baik lagi untuk kedepannya.

“Pertandingan demi pertandingan, saya hanya ingin melihat banyak hal positif yang kami dapatkan setelah pertandingan. Kami masih mempunyai keyakinan bahwa kami masih bisa terus banyak meningkat. Namun satu-satunya cara untuk bisa meningkatkannya adalah dengan bekerja dan juga tidak harus melihat klasemen,’ ungkap Conte didalam situs resmi milik klub.

“Sekarang ini sangat sulit sekali untuk berbicara mengenai prediksi. Kami mampu untuk melalui banyak pertandingan terlebih dahulu, terutama pada saat paruh musim pertama ini, setelahnya Anda sudah akan bisa melihat apakah nantinya Anda akan bisa terus berada di atas dan juga mencoba untuk mengejar titel juara,” tuntas pelatih yang sebelumnya melatih klub Juventus dan juga timnas Italia tersebut.

Kemampuan yang dimiliki olehb Antonio Conte sebagai salah satu manajer terbaik dunia tentunya bisa memberikan kesempatan untuk Chelsea untuk kembali lagi bangkit dan berkuasa di kansa liga domestik.

Bersama dengan klub Juventus, Conte berhasil untuk mempersembahkan tiga titel juara Serie A secara beruntun, yakni pada saat musim 2011-2012 hingga musim 2013-2014 dan juga mempersembahkan dua titel juara Supercoppa Italiana ditahun 2012 dan juga tahun 2013 yang lalu.

Sedangkan untuk timnas Italia, terolehan terbaik yang terbaik yang dibuatnya adalah membawa tim asal negara kelahirannya hanya lolos hingga babak delapan besar di kompetisi Piala Eropa tahun 2014 yang lalu yang dimana mereka takluk dari timnas Jerman dalam babak adu penalti yang dimana mereka kalah 6 – 5 setelah bermain imbang 1-1.

Kembali lagi ke chelsea, dalam pertandingan yang berikutnya nanti, Chelsea akan berhadapan dengan klub Everton dalam pertandingan lanjutan Premier League pada tanggal 6 November mendatang. Setelah usai jeda internasional, mereka akan berhadapan dengan Middlesbrough di Premier League pada tanggal 20 November sebelum melawan Tottenham Hotspurs di tanggal 27 November mendatang.

 

Rooney Diisukan Akan Kembali Ke Everton Lagi

Wayne Rooney

Wayne Rooney sebelumnya pernah menjadian bagian penting dari Everton pada saat dirinya masih sangat muda. Sekarang ini timbul kembali pernyataan apakah nantinya Rooney akan pulang lagi ke Everton suatu saat nanti?

Rooney sebelumnya memutuskan untuk meninggalkan Everton disaat tahun 2004 yang lalu dan kemudian bergabung bersama dengan Manchester United. Bersama dengan klub asal kota Manchester tersebut, Rooney mampu untuk memenangkan lima titel juara Premier League, satu gelar juara Piala Liga Inggris sebanyak dua kali, satu titel juara Piala FA, satu titel juara Piala Dunia Antarklub dan juga satu titel juara Liga Champions.

Tidak hanya itu saja, akan tetapi Rooney juga bahkan ditunjuk untuk menjadi sang kapten dalam klub tersebut. Dia juga membuat namanya masuk kedalam buku rekor didalam klub tersebut sebagai seorang pemain yang paling memungkinkan untuk meletwati terolehan gol yang dibuat oleh Sir Bobby Charlton.

Hingga sekarang ini Sir Bobby Charlton masih menjadi seorang pemain yang mencetak gol terbanyak untuk klub tersebut sepanjang masa dengan terolehan yang dicatatkannya sebanyak 249 buah gol. Sedangkan Rooney hanya membutuhkan empat buah gol lagi saja untuk bisa melampaui terolehan fantastis tersebut.

Meskipun memiliki catatan yang sangat gemilang bersama dengan Manchester United, akan tetapi belakangan ini Rooney dinilai sudah meredut. Dia disebut sudah terlalu lambat dan juga bahkan menjadi beban didalam aliran serangan tim yang sekarang ini dilatih oleh Jose Mourinho tersebut. Rooney sekarang ini juga telah mulai jarang sekali diturunkan menjadi starter. Dia belakangan ini lebih sering dimainkan sebagai pemain cadangan.

Dengan kondisi yang demikian, tentu saja tidak wajar jika ada kabar bahwa Rooney akan segera untuk pergi meninggalkan klub tersebut. Sebelumnya Rooney disebut akan pergi bermain di MLS, akan tetapi sekarang ini Rooney malah dikatakan akan kembali lagi bermain bersama dengan Everton.

“Saya masih belum tahu hal tersebut, akan tetapi kami hanya bisa berharap akan hal tersebut,” ungkap Ronald Koeman yang tidak lain adalah manajer klub Everton pada saat ditanyai kemungkinan Rooney akan kembali lagi bermain bersama dengan The Toffees.

“Mungkin hal tersebut nantinya juga akan terjadi pada masa depan nanti, akan tetapi saya sama sekali tidak tahu. Saya tentunya akan menghormati keputusan yang diberikan oleh Manchester United, si pemain dan juga manajer yang mereka miliki. Meskipun demikian, tentunya sangat jelas sekali kalau Rooney masih sangat disambut dengan hangat di Everton,” tutup Koeman.

Pada saat bersama dengan tim senior Everton dimasa lalu, Rooney hanya bermain sebanyak 77 kali  dan dia berhasil mencetak 17 gol selama dua musim. Bersama dengan Everton lah nama Rooney mulai mencuat sebagai seorang pemain muda yang berbakat.

Pemain yang memiliki 118 caps dan juga 53 buah gol untuk timnas Inggris tersebut sudah bermain selama 12 musim lamanya bersama dengan Manchester United yang dimana dia telah berhasil untuk mencetak sebanyak 248 buah gol dan memberikan 140 kali assist didalam 538 penampilannya bersama dengan Setan Merah.

Performa Rooney memang boleh dikatakan cukup menurun semenjak musim 2015/2016 yang lalu yang dimana dirinya hanya mampu untuk membobol gawang lawan sebanyak 15 buah gol dan memberikan enam assist. Musim itu merupakan musim terburuk yang dibuat Rooney semenjak bersama dengan The Reds Devils.

Pensiun Dari Sepakbola, Wiese Jadi Pegulat WWE

tim-wiese

Tim Wiese sekarang ini telah sangat jauh berbeda sekali dengan yang sebelumnya. Pria yang sudah pensiun dari dunia sepakbola profesional dunia di tahun 2014 tersebut sekarang ini memilih untuk memperbesar otot-otot yang dia miliki untuk bisa menjadi pegulat. Namun apa yang dia pikirkan mengenai dunia gulat?

Wiese yang merupakan salah satu pemain yang memperkuat timnas Jerman didalam kompetisi Piala Dunia tahun 2010 yang lalu tersebut memutuskan untuk menutup kariernya sebagai seorang pesepakbola disaat bulan September 2014 yang lalu. Pada saat itu Wiese baru mengijak usia 32 tahun dan usia tersebut dinilai masih belum terlalu tua untuk menjadi seorang penjaga gawang.

Meskipun demikian, akan tetapi Wiese merasa bahwa dirinya sudah melewati masa-masa yang cukup sebagai seorang pemain sepakbola. Setelah dia memutuskan untuk pensiun, dia juga memutuskan untuk memperbesar struktur badannya tampak seperti seorang binaragawan.

Disaat bulan Juni 2016 yang lalu, Wiese kemudian mendapatkan tawaran yang diberikan untuk tampil dalam arena World Wrestling Entertaiment atau yang lebih dikenal dengan sebutan WWE. Dia ditawari langsung oleh Pal Levesque yang tidak lain adalah pegulat yang mempunyai nama lain Triple H yang tidak lain aadlah seorang wakil presiden eksekutif didalam hal talenta WWE.

Wiese kemudian bergabung bersama dengan WWE Performance yang di adakan di Orlando, Amerika Serikat dan juga Florida dan juga sempat mendapatkan pelatihan tambahan dalam acara tersebut. Sekarang ini Wiese mengaku bahwa dirinya yang telah pensiun dari dunia sepakbola dan juga berali ke ajang kompetisi gulat merasa bahwa badannya merasa lebih bugar dari saat menjadi pemain sepakbola.

“Sebagai serang penjaga gawang, Anda kebanyakan hanya berjalan-jalan sedikit saja diatas lapangan sepakbola,” ungkap Wiese kepada salah satu media olahraga di Eropa.

“Akan tetapi bada yang ada disaat latihan gulat akan jauh lebih berat lagi pada saat menjadi pemain sepakbola. mengangkat beban seberat 120 kilogram tentunya sangat berbeda sekali dengan hanya mengangkat beban seberat 90 kilogram,” lanjutnya lagi.

Namun, siapa dirinya didalam dunia World Wrestling Entertaiment, yang bukan hanya sekedar sebuah kompetisi olahraga, namun juga sebuah arena untuk menghibur? Wiese menjawab pertanyaan tersebut dengan menganggukan kepalanya dan mengatakan “Saya bisa berakting pada saat bertanding dan hal tersebut ada didalam darah saya, Hidup yang saya jalani ini juga adalah sebuah pertunjukan,” tutupnya.

Zidane Tak Mau Salah Ambil Keputusan Mengenai Modric

luka-modric

Zinedine Zidane tak ingin gegabah didalam masalah mengenai Luka Modric yang sekarang ini harus absen karena mengalami cedera pada bagian lututnya. Dia baru akan kembali memainkan Modric pada saat si pemain telah kembali lagi bugar.

Modric mengalami cedera pada bagian lututnya pada saat memperkuat Real Madrid melawan Borussia Dortmund didalam pertandingan Liga Champions pada bulan September yang lalu. Akan tetapi belakangan ini Modric sudah dikabarkan mulai membaik dan akan segera pulih serta akan dimainkan secepatnya.

Mendengar kabar tersebut, pelatih dari timnas Kroasia, yakni Ante Cacic kemudian memutuskan bahwa mereka akan memanggil Modric untuk masuk memperkuat timnas tersebut pada pertandingan Internasional di bulan November mendatang. Cacic juga tidak mau mempermasalahkan minimnya waktu yang dimainkan Modric dikarenakan cedera yang dia alami tersebut.

Akan tetapi sayangnya Zidane sama sekali tidak setuju dengan keputusan tersebut. Dia tidak akan membiarkan pemain berusia 31 tahun tersebut menjalani laga bersama dengan timnas Kroasi maupun tim yang dilatihnya hingga si pemain benar-benar telah pulih dari cedera dan seratus persen fit.

“Saya tak akan memberikan komentar mengenai hal itu. Namun yang saya tahu dan yang saya dengar sekarang ini adalah Modric masih belum bisa bergabung bersama dengan tim karena dia belum pulih total,” ungkap legenda hidup asal Prancis tersebut yang sekarang ini melatih Real Madrid.

“Dia sekarang ini masih dalam proses pemulihan diri dan juga perlahan-lahan kondisinya akan segera membaik. Kami memberikannya perawatan selangkah demi selangkah agar pemulihannya berjalan dengan optimal,” lanjut pria yang juga pernah menjadi pemain Real Madrid itu.

“Pekan depan nantinya akan menjadi pekan yang sangat penting untuknya dan oleh karena itu kami harus bisa bersabar dengannya,” ungkap Zidane.

Pada musim ini, Modric baru menjalankan empat pertandingan saja didalam kompetisi La Liga. Didalam empat kesempatan tampil tersebut, Modric mampu untuk membukukan satu buah gol dan juga mengkreasikan enam peluang emas untuk Real Madrid.

Barcelona Hanya Mampu Menang Tipis Dari Granada

rafinha

Barcelona sukses meraih kemenangan penting dalam lanjutan La LIga jornada 10. Bermain di Camp Nou, tuan rumah benar-benar dibuat kesulitan melawan Granada. Beruntung, gol tunggal dari Rafinha memastikan tiga poin bagi Lionel Messi dkk sekaligus terus menjaga jarak dengan Real Madrid di klasemen sementara La Liga.

Barcelona memulai pertandingan dengan bagus dan mendapatkan peluang emas saat pertandingan baru berjalan dua menit. Namun sayang, peluang tersebut gagal karena kiper Granada, Ochoa mampu mengamankan bola dengan baik.

Tak berselang lama, giliran Messi yang mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Mendapatkan umpan dari Sergio Roberto, Messi mampu menerobos pertahanan Granada. Namun sayang eksekusi akhir Messi terlalu lemah.

Barcelona benar-benar mampu membuat Granada bermain di area mereka sendiri. Nyaris selama 30 menit pertandingan berjalan, tim asuhan Luis Enrique tersebut mencoba menembus pertahanan kokoh Granada yang mampu meredam semua serangan Blaugrana.

Di penghujung babak pertama, Blaugrana justru nyaris tertinggal. Adalah Kravets yang membuat Ter Stegen bekerja keras mengamankan gawangnya setelah sundulannya mampu tepat sasaran. Beruntung peluang itu masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Jerman tersebut. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Barcelona tak mau membuang-buang kesempatan lagi. Serangan semakin gencar dilancarkan oleh Luis Suarez dkk di awal-awal pertandingan. Hasilnya, Rafinha mampu memecah kebuntuan pada menit ke-48 lewat tendangan salto usai memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti akibat tendangan Neymar yang membentur tiang gawang.

Sukses memecah kebuntuan, Barcelona semakin gencar meneror pertahanan Granada. Namun lagi-lagi serangan demi serangan yang dibangun Lionel Messi dkk selalu membentur tembok kokoh dari Granada.

Pada menit ke-62, Barcelona mendapatkan peluang emas untuk menggandakan kedudukan. Namun lagi-lagi penampilan cemerlang Ochoa mampu menggagalkan peluang dari Neymar. Begitu juga dengan peluang dari Luis Suarez yang juga masih gagal menemui sasaran.

Pada menit ke-82, Barcelona kembali mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan mereka. Dan untuk kesekian kalinya, peluang dari Luis Suarez itu gagal menaklukkan Ochoa yang benar-benar bekerja keras pada pertandingan kali ini. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Juventus Bungkam Napoli 2-1

mandzukic-and-higuain

Juventus sukses menjauhkan diri dari kejaran pesaingnya setelah meraih kemenangan penting atas rival langsung mereka, Napoli. Bermain di Juventus Stadium, Bianconeri menang dengan skor 2-1.

Baik Juventus maupun Napoli memulai pertandingan dengan hati-hati. Kedua tim memilih bermain dengan tempo sedang dan saling meraba-raba permainan kedua tim. Selepas sepuluh menit berjalan, tempo permainan meningkat.

Pada menit ke-13, Napoli memiliki peluang emas untuk membuka keunggulan lebih dahulu. Adalah Jose Callejon yang menghadirkan peluang bagi Napoli setelah dirinya mampu melepaskan tembakan voli ke gawang Gianluigi Buffon. Sayang, hakim garis terlebih dahulu menilai Callejon berada dalam posisi offside.

Setelah peluang dari Callejon tersebut, permainan semakin ketat cenderung keras. Wasit pun terpaksa beberapa kali harus menghentikan permainan karena banyaknya pelanggaran yang terjadi.

Pada menit ke-25, Juventus mendapatkan peluang untuk mencetak gol melalui Gonzalo Higuain. Namun peluang tersebut gagal berbuah gol karena bek Napoli, Vlad Chiriches mampu menggagalkan peluang tersebut.

Napoli benar-benar sukses mematikan pergerakan duet Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic di lini depan. Bukan itu saja, sejak lini tengah, pemain Napoli mampu mengimbangi lini tengah Bianconeri. Skor tanpa gol tak berubah hingga babak pertama usai.

Di awal babak kedua, Juventus mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya tuan rumah pun akhirnya berbuah hasil lima menit setelah babak kedua dimulai. Adalah Leonardo Bonucci yang mampu memecah kebuntuan setelah tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti gagal dibendung oleh Pepe Reina. 1-0 untuk keunggulan Juventus.

Namun keunggulan tersebut tak berselang lama. Lima menit usai gol dari Bonucci tersebut, Napoli mampu menyamakan kedudukan melalui Jose Callejon. Menerima umpan cantik dari Lorenzo Insigne, winger asal Spanyol itu mampu lepas dari jebakan offside sebelum menaklukkan Gianluigi Buffon.

Pertandingan semakin sengit saat skor sama kuat 1-1. Pada menit ke-58, Napoli memiliki peluang emas untuk berbalik unggul. Namun serangan balik yang dilancarkan Insigne dan Hamsik itu masih mampu diantisipasi oleh pertahanan Juventus.

Kesulitan mengembangkan permainan, Max Allegri melakukan perubahan dengan menarik keluar Miralem Pjanic dan memasukkan Claudio Marchisio pada menit ke-68. Dua menit kemudian, Bianconeri sukses menggandakan keunggulan mereka.

Adalah Gonzalo Higuain yang sukses membuat suporter Juventus bersorak. Penyerang asal Argentina tersebut sukses menjebol gawang mantan klubnya itu setelah memanfaatkan bola sundulan Sami Khedira yang membentur bek Napoli di dalam kotak penalti. Dengan kaki kirinya, Higuain membuat Juventus unggul 2-1.

Usai gol dari Higuain tersebut, permainan Bianconeri terlihat semakin rapi dan solid. Sebaliknya, Napoli justru sering sekali kehilangan bola saat mencoba membangun serangan ke pertahanan Juventus.

Pada menit ke-86, Napoli memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kemelut dari tendangan bebas Ghoulam, Napoli nyaris menjebol gawang Buffon setelah sundulan El Kaddouri bergerak bebas di dalam kotak penalti. Beruntung bagi tuan rumah, bola gagal menemui sasaran. Skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah tak berubah hingga pertandingan selesai.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, Juventus untuk sementara mampu tetap memuncaki klasemen Serie A dengan raihan 27 poin dari 11 pertandingan. Mereka unggul lima poin dari AS Roma di peringkat kedua yang baru akan bermain Minggu (30/10) malam nanti.

Liverpool Tumbangkan Palace Dengan Skor 4-2

Emre Can

Pada laga Liga Inggris yang mempertemukan antara Palace VS Liverpool yang di gelar Di Stadion Selhurst Park pada hari Sabtu tanggal 29/10/2016,Dimana dalam pertandingan ini Liverpool yang tampil sebagai tim tamu berhasil meraih kemengan yang sangat bagus sekali dari Palace dengan skor 4-2,Selama berjalan nya pertandingan ini Liverpool bermain dengan sangat dominan sekali mereka mampu mendominasi serangan mereka dari awal babak pertama hingga pertandingan babak kedua berakhir Liverpool berhasil membuka kedudukan mereka pada menit ke 16 yang di buka oleh Emre Can dan pada babak pertama Liverpool unggul tiga goll dari Palace.

Pada pertandingan babak pertama di mulai Liverpool yang langsung menguasai pertandingan awal babak pertama ini merkea langsung saja membangun serangan mereka dan menekan serangan kepada Palace namun Palace membeiarkan tim tamu mereke memainkan bola nya Palace hanya menunggu kesempatan mereka untuk melakukan serangan balik yang cepat.

Liverpool tetap menekan serangan mereka kepad Palace sehingga pada menit ke 16 Liverpool mendapatkan peluang mereka lagi dimana usaha dari Moreno yang menggiring bola nya dari sisi kiri setelah menerima umpan yang sangat manis sekali dari Philippe Coutinho,Moreno langsung saja memberikan umpan nya kepada Emre Can yang langsung menyelesaikan dengan baik yang sempat terkena pemain belakang Palace kini Liverpool unggul terlebih dahulu 1-0.

Namun sayang nya kedudukan Liverpool tidak bisa bertahan lama hanya selang dua menit saja pada menit ke 18 yang berawal dari kesalahan Dejan Lovren yang akan menerima umpang balik dari rekan nya yang berada di lini belakang James Mcarthur dengan gampang nya menyambar bola nya sehingga dengan mudah nya dia membobol gawang Liverpool kini kedudukan menjad imbang 1-1.

Kini pertandingan bermain imbang 1-1 kedua tim ini bermain dengan saling menyerang untuk bisa mendapatkan peluang mereka sehingga pada menit ke 21 Liverpool kembali mendapatkan peluang mereka lagi yang berawal dari Sepakan pojok yang di lakukan oleh Coutinho yang memberikan umpan lambung dan langsung saja di selesaikan Dejan Lovren yang menerima dengan tandukan nya dengan baik langsung melepaskan nya dan kini skor menjadi unggul kembali Liverpool dengan skor 2-1.

Liverpool yang sudah unggul dua goll dari Palace mereka tetapa memberi tekanan serangan kepada Palace dimana usaha dari Countiho yang datang dari sisi kanan yang memberikan umpan terobosan kepada Firmino yang berlari masuk kedalam kotak pinalti namun sayang nya tembakan nya masih bisa di gagal kan.

Pada pertengahan babak pertama Palace kembali mendapatkan peluang mereka lagi pada menit ke 33 yang dimana Palace bermain umpan panjang ke depan gawang Liverpool namun bola nya terkena oleh Wilifried Zaha yang berada dari sisi kanan dan dia langsung saja memberikan umpan silang kepada James Mcarthur yang muncul dari belakang yang langsung melepaskan tembakan nya dan skor kembali imbang lagi 2-2.

Waktu babak pertama yang sudah tersisa tinggal beberapa menit lagi Skor masih saja tetap unggul oleh Liverpool namun pada menit ke 44 Liverpool kembali menambahkan kedudukan mereka lagi dimana sepak pojok yang di lakukan oleh Coutinho langsung di terima Joel Matip dengan tandukan nya sehingga bola nya di bisa tahan oleh Mandanda kini skor menjadi 3-2 hingga pertandingan babak pertama turun minum skor masih saja tetap 3-2.

Palace langsung menebar ancaman di awal babak kedua. Pertama sepakan Benteke menyambut sodoran Dann bisa dihalau Karius. Peluang lain dari Benteke tak lama berselang lewat sundulan juga diamankan kiper Liverpool itu.

Liverpool memperlebar keunggulan di menit ke-71. Lallana berhasil menarik satu bek tengah Palace ke sisi kanan dan Firmino mendapatkan ruang di tengah dan kin skor menjadi lebih jauh lagi menjadi 4-2.

Waktu babak kedua sudah mau berakhir skor masih saja tetap unggul oleh Liverpool dengan skor 4-2 hingga pertandingan babak kedua berakhir.

Rel Madrid Taklukan Alaves Dengan Skor 4-1

Cristiano Ronaldo

Pada pertandingan Liga Spanyol yang mempertemukan antara Real Madrid VS Alaves yang di gelar di Stadion Mendizorrotaza pada hari Sabtu tanggal 29/10/2016,Dimana dalam pertandingan ini Real Madrid berhasil meraih kemengan yang penuh dari Alves dengan skor 4-1,Selama berjalan nya pertandingan ini Real Madrid ketinggalan terlebih dahulu satu goll dari Alves pada menit awal babak pertama yang baru berjalan 7 menit saja Alves berhasil membuka kedudukan mereka dan Real Madrid baru berhasil menyamakan kedudukan mereka pada menit ke 17 yang di ciptakan oleh Cristian Ronaldo namun pada pertandingan ini Cristia Ronaldo berhasil Hatt Trick pada pertandingan ini Cristian Ronaldo berhasil mencetak dua goll pada saat babak pertama dan satu goll lagi dia ciptakan pada babak kedua di mulai.

Pertandingan babak pertama yang di mulai Alaves yang langsung saja menguasai pertandingan awal babak pertama ini mereka langsung memberi tekanan serangan kepada Real Madrid dan pada saat babak pertama yang baru saja berjalan beberapa menit Alaves sudah mendapatkan peluang mereka yang dimana Bola crossing yang di lakukan oleh Bernand Francois Hernandez yang gagal di tahan oleh Varane langsung di sambar oleh Deyverson yang dengan gampang nya dia menggiring bola nya dan dia langsung saja melepaskan tembakan nya kini Alaves unggul lebih dulu 1-0.

Alaves yang sudah unggul terlebihd dahulu dari Real Madrid tetap memberi tekanan kepada Real Madrid dari menit awal babak pertama yang di mulai Alaves terus memberi tekanan serangan kepada Real Madrid  dan Alaves terus mencoba untuk mendapatkan peluang mereka.

Babak pertama sudah masuk menit ke 15 skor masih unggul oleh Alaves 1-0 namun Real Madrid kini membangun serangan mereka dan langsung melakukan serangan balik kepada Alaves dan pada menit ke 17 Real Madrid mendapatkan peluang yang sangat besar sekali dari wasit karena Real Madrid mendapatkan kesempatan mengambil tendangan pinalti dan kini yang menjadi eksukotor pinalti di lakukan langsung oleh Cristian Ronaldo dia menyelesaikan nya dengan sangat baik dan kini kedudukan menjadi imbang 1-1.

Waktu babak pertama sudah masuk pertengahan babak pertama skor masih saja tetap imbang 1-1 belum ada goll yang tercipta lagi dari kedua tim ini namun pada menit ke 33 Cristian Ronaldo menggiring bola nya sendiri dari sisi kiri  dan dia langsung melepaskan tembakan yang keras sehingga kiper Alaves tidak bisa menghalau tembakan nya kini Real Madrid yang menjadi unggul dari Alaves dengan skor 2-1.

Kini waktu babak pertama sudah mau berakhir skor masih saja tetap unggul oleh Real Madrid 2-1 tidak ada goll balasan dari Alaves hingga pertandingan babak pertama turun minum.

Kembali babak kedua yang di mulai Alaves yang kembali menguasai awal pertandingan babak kedua ini mereka langsung membangun serangan mereka dan babak kedua yang baru saja berjalan beberapa menit saja mereka sudah mendapatkan peluang mereka namun sayang nya tembakan dari Camarasa tidak berhasil untuk menyamakan kedudukan mereka.

Pertandingan babak kedua yang sudah berjalan pertengahan babak kedua Real  Madrid mendapatkan peluang emas mereka pada menit ke 79 dimana kembali lagi Real Madrid mendapatkan kesempatan kedua untuk mengambil tendangan pinalti dan pinalti kedua ini kembali di lakukan oleh Cristian Ronaldo namun sayang nya kali ini dia gagal untuk menyelesaikan  nya dan skor masih tetap 2-1.

Hanya selang menit saja pada saat Cristian Ronaldo gagal menyelesaikan nya pinalti nya kini kembali lagi pada menit ke 84 Real Madrid kembali menambahkan kedududkan mereka lewat aksi dari Alvaro Morata yang berhasil menambahkan kedudukan mereka dan kini skor menjadi 3-1.

Empat menit kedepan Real Madrid kembali menambahkan kedudukan mereka lagi kini Cristian Ronaldo yang berhasil hatt trick pada pertandingan ini dan skor menjadi 4-1 hingga pertandingan babak kedua berakhir skor masih tetap bertahan 4-1.

Rooney tidak lagi menjadi pemain bintang andalan The Red Devils

Wayne Rooney

 

Siapakah yang tidak mengenal salah satu pemain timnas Inggris ini, yaitu Wayne Rooney yang sebagaimana diketahui merupakan salah satu pemain yang juga bermain untuk tim skuad Manchester United. Mungkin dalam musim sebelum-seblumnya penyerang berusia 31 tahun ini masih menjadi andalan United, tepatnya semasa pelatih Sir Alex Ferfuson yang masih menjadi pelatih utama dalam tim skuad berjulukan The Red Devils. Meski begitu dengan pensiunnya sang pelatih legenda tersebut, mulainya terjadi penurunan dratis yang dialami klub papan atas yang bermarkas di Old Trafford. Tidak hanya itu saja yang terjadi, beberapa nama pemain bintang senior United ini pun dijual ke klub lainnya yang dinilai tidak dapat lagi memberikan kontribusi performa yang baik untuk tim utama United.

Sementara untuk penyerang andalan Setan Merah ini masih dipertahankan pihak manajeman United, pemain yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Wayne Rooney. Meski begitu hal ini rupanya menarik perhatian dari pelatih Everton yatiu Ronald Koeman yang sempat angkat bicara mengenai Rooney, dia membeberkan jika dirinya tidak merasa terkejut apa yang sedang dialami kapten timnas Inggris tersebut yang mengenakan seragam kostum milik klub Manchester Merah.

Sedangkan untuk berita lainnya jika penyerang berkebangsaan Inggris ini memang sudah menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir ini, setelah menyusul situasi yang sedang dijalaninya bersama tim skuad Manchester United ini. Mungkin anda sendiri juga pastinya mengetahui, sejak kedatangan pelatih baru milik United yaitu Jose Mourinho di Old Trafford. Pelatih berkebangsaan Portugal ini pun diketahui memiliki tugas yang berat bersama United yang harus memberikan hasil yang jauh lebih maksimal lagi dari musim-musim sebelumnya, dengan hal ini pula membuat mantan pelatih Real Madrid ini memutuskan untuk mencadangkan Rooney dan tidak terpilih menjadi sebelas pemain utama Setan Merah.

“Saya pikir ini bukan lagi menjadi sesuatu hal yang mengejutkan, Rooney pernah menjelma menjadi penyerang andalan bagi tim skuad utama Manchester Merah. Seiring berjalannya waktu sebagai pemain pastinya akan terjadi penurunan performanya bersama tim skuadnya, itu bukan hanya terjadi kepada pria berusia 31 tahun ini saja. Melainkan hal ini sudah sewajarnya yang akan didapati seluruh pemain yang ada di dunia, jadi saya hanya memiliki saran untuknya agar tetap memberikan yang terbaik dan terus memberikan apa yang diinginkan tim skuadnya.”Ucap Koeman.

Pertemuan Barcelona Dan Granada

La Liga

 

Juara bertahan dalam La Liga yaitu tim Barcelona, akan berusaha ketika akan melawan lawan mereka yaitu tim Real Madrid di puncak klasemen sementara La Liga. Untuk itu Barcelona harus mendapatkan poin penuh saat kedatangan tamu yaitu tim Granada di Jornada ke 10 La Liga pada hari Minggu nanti. Barcelona sendiri saat ini sudah berada di peringkat ketiga klasemen La Liga sejauh ini. Mereka hanya berbeda dua angka dari tim Real Madrid yang saat ini sudah mengoleksi sebanyak 21 poin.

Jika Real Madrid tidak mendapatkan banyak skor pada akhir pekan ini, maka El Barca mempunyai peluang untuk mengalahkan lawan abadi mereka tersebut, oleh karena itu kemenangan menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk tim Barcelona tersebut untuk akhir pekan nanti ketika melawan Granada. Untuk bisa mendapatkan tiga poin pada pertandingan nanti itu bukanlah tugas yang berat ataupun sulit bagi El Barca.

Calon lawan mereka yaitu tim Granada merupakan tim juru kunci La Liga musim ini dimana mereka masih belum meraih satu kemenangan pun hingga Jornada ke 10 nanti. Jika dilihat dari sejarah pertemuan kedua tim tersebut, Granada juga tidak sering memberikan ancaman kepada tim Barca. Granada pernah kalah di 4 dari 5 pertemuan terakhir mereka sehingga Barcelona akan menjadi tim yang diunggulkan pada laga kali ini.

Namun terdapat satu masalah yang harus dihadapi tim Barcelona jelang laga kontra ini adalah banyaknya cedera yang sedang menimpa pemain mereka. Hingga hari ini tercatat ada enam pemain mereka yang harus absen karena cedera, nama-nama yang cedera yaitu Jordi Alba, Gerard Pique, Andres Iniesta, Jeremy Mathieu, Jasper Cillessen dan Aleix Vidal dipastikan tidak akan bisa bermain pada laga kali ini. Dengan banyaknya pemain yang cedera pada tim utama mereka.

Pelatih dari tim Barca, Luis Enrique pun kemungkinan tidak akan banyak melakukan pergantian pada laga ini. Di lini pertahanan mereka ada duet Javier Mascherano dan Samuel Umtiti yang berjaga di depan Marc-Andre Ter Stegen, sedangkan di lini serang dia akan menurunkan pemain maut mereka yaitu Neymar, Luis Suarez dan Lionel Messi untuk bisa menjebol gawang dari Granada.

Di tim tamu sendiri yaitu Granada, pelatih mereka yaitu Lucas Alcaraz tidak punya masalah yang penting dengan cedera pemainnya jelang laga penting ini. Tercatat hanya ada nama Dimitri Foulquier dan Gaston Silva yang masih memulihkan diri mereka setelah mengalami cedera yang cukup parah. Sadar bahwa timnya tidak punya sumber daya yang cukup untuk melawan permainan Barcelona, Alcaraz diprediksi akan menurunkan skema bertahan pada laga ini. Ia kemungkinan besar akan meletakkan tiga bek di tengah yaitu Lomban, Ruben Vezo, dan Matthieu Saunier pada laga ini, dan Ezequiel Ponce akan ditaruh sebagai target man pada barisan untuk serangan balik.