Monthly Archives: June 2017

Penggawa Persija Bakal Mengikuti Uji VO2Max

Lapangan Sutasoma

 

Persija Jakarta melakukan session latihan perdana sesudah libur Idul Fitri 2017 dengan latihan conditioning di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (28/6/2017) sore. Beberapa pemain dijadwalkan ikuti tes VO2Max pada Kamis (29/6/2017) sore.

Dalam session latihan perdana yang ditempuh beberapa pemain Persija sekembalinya dari libur pertandingan dalam rencana Idul Fitri 2017, beberapa pemain cuma melakukan latihan conditioning yang di pimpin pelatih fisik Persija, Yogie Nugraha, serta dalam pengawasan pelatih kepala, Stefano Cugurra Teco.

Keadaan pemain yang baru kembali dari berlibur cukup memuaskan dari bagian berat tubuh yang diukur sebelumnya latihan. Tetapi, waktu lakukan latihan, beberapa pemain masih tetap belum juga mempunyai keadaan kesehatan yang stabil. Diluar itu, dalam session latihan perdana itu, sang kapten, Ismed Sofyan, belum juga gabung.

Belum juga optimalnya keadaan kesehatan pemain buat Persija tunda tes VO2Max. ” Sebagian pemain memanglah keadaannya belum juga stabil serta itu dapat kami maklumi. Itu penyebabnya kami tidak ambil tes VO2Max hari ini karna ada pula pemain yang baru kembali pada Jakarta barusan pagi. Pasti itu juga akan merubah hasil tes kelak. Jadi kami hari ini konsentrasi dengan conditioning serta besok sore kami juga akan lakukan tes VO2Max, ” tutur Yogie Nugraha, pelatih fisik Persija.

Disamping itu, Stefano Teco mengaku kalau latihan kesehatan serta fisik juga akan dikerjakan sampai Kamis (29/6/2017) sore waktu tes VO2Max di gelar. Hasil dari tes itu lalu juga akan memastikan kapan Persija juga akan mulai latihan taktikal untuk persiapan hadapi Persegres Gresik United yang juga akan di gelar pada Selasa (4/7/2017).

” Kami masih tetap miliki saat untuk latihan fisik besok, baik pagi serta sore. Kami juga akan saksikan bagaimana hasil tes fisik besok sore. Bila akhirnya baik, pasti kami telah dapat melakukan latihan taktik, dimana Jumat kami juga akan berlatih pagi serta sore sekali lagi, ” tutur pelatih Persija asal Brasil itu.

Bicara masalah tes VO2Max yang juga akan ditempuh Persija, Yogie Nugraha menyatakan kalau tes yang juga akan ditempuh yaitu bleep test seperti yang sempat ditempuh beberapa pemain Persija di Sawangan sebelumnya Piala Presiden 2017 bergulir. Pelatih fisik Persija itu mengutamakan kalau cara itu juga akan dipakai supaya berkaitan serta beberapa pemain tidak canggung waktu lakukan tes.

Sesudah Wisata ke Bali, Berat Badan Manager Persija Malah Menyusut

Stefano Cugurra Teco

 

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, memakai berlibur jeda pertandingan Liga 1 dalam rencana Idul Fitri 2017 untuk bertamasya ke Bali serta Surabaya dengan keluarganya.

Tetapi, pelatih asal Brasil itu terperanjat waktu kembali pada mess Persija merasakan berat tubuhnya malah turun dua kg sesudah liburan sepanjang delapan hari.

Berlibur sepanjang delapan hari digunakan semuanya pemain sepak bola Indonesia untuk bersilaturahmi dengan keluarga atau liburan. Tetapi, beberapa pemain Persija, baik yang rayakan Idul Fitri maupun tidak, tetaplah memperoleh program latihan yang perlu ditempuh sepanjang berlibur supaya waktu kembali keadaannya tetaplah terbangun serta berat tubuhnya tidak naik.

Teco nikmati keindahan Bali dengan keluarganya dan kompatriotnya di Persija, seperti Bruno Lopes, Luis Junior, serta Willian Pacheco. Pelatih asal Brasil itu sempat juga liburan di Surabaya yang disebut kota pertamanya waktu tiba di Indonesia.

Tetapi, ada yang menarik dari Stefano Teco. Bekas pelatih fisik Persebaya Surabaya itu mengakui berat tubuhnya turun sesudah berlibur. Walau sebenarnya, ia tidak melakukan program latihan untuk melindungi keadaan seperti yang ditempuh oleh pemain-pemain asuhannya.

” Saya malah turun berat tubuhnya. Saya tidak paham apa penyebabnya, namun yang tentu berat tubuh saya turun dua kg. Walau sebenarnya saya di Bali serta Surabaya cuma berjalan-jalan, ” tutur pelatih berumur 42 th. itu.

Sesudah berlibur sepanjang delapan hari, beberapa pemain Persija kembali dengan lakukan timbang tubuh sebelumnya berlatih. Menurut Pelatih Fisik Persija, Yogie Nugraha, beberapa pemain Persija tetaplah memuaskan sesudah kembali dari berlibur. Yogie mengungkap cuma satu atau dua pemain yang naik berat tubuhnya serta masih tetap dibawah satu kg serta dipandang lumrah oleh tim pelatih.

Persija Jakarta telah kembali berlatih di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (28/6/2017). Tim berjulukan Macan Kemayoran itu juga akan lakukan latihan ketat sepanjang tiga hari ke depan jadi persiapan hadapi Persegres Gresik United serta beberapa kompetisi beda dengan jadwal yang padat pada Juli 2017.

Latihan Pertama Setelah Hari Raya, Persija Memulihkan Kesehatan Pemain

Yogie Nugraha

 

Persija Jakarta telah mengadakan latihan perdana sesudah Idul Fitri 2017 di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (28/6/2017) sore. Konsentrasi tim pelatih kembalikan kesehatan pemain yang baru kembali dari berlibur sepanjang delapan hari.

Dalam session latihan perdana, cuma kapten Persija, Ismed Sofyan, yang tidak hadir. Pelatih Stefano Cugurra Teco mengatakan, Ismed alami problem dengan maskapai penerbangan hingga terlambat kembali pada Jakarta.

Selama latihan berdurasi lebih kurang 90 menit, tim pelatih Persija cuma konsentrasi dengan latihan conditioning serta aerobic. Sesudah pemanasan, beberapa pemain melakukan latihan lari berkaitan yang di pimpin Pelatih Fisik Persija, Yogie Nugraha. Tidak cuma itu, beberapa pemain sempat juga melakukan timbang tubuh sebelumnya mulai berlatih.

” Kami baru kembali berlatih dari berlibur yang cukup panjang. Hari ini konsentrasi dengan arerobic dahulu. Semuanya pemain yang turut latihan hari ini bagus keadaannya. Semuanya baik-baik saja, ” tutur Stefano Teco selesai session latihan selesai.

Disamping itu, Yogi Nugraha menyebutkan hasil timbang tubuh yang dikerjakan pada pemain Persija akhirnya cukup memuaskan. Pelatih Fisik Persija itu mengatakan hasil timbang tubuh menunjukkan sepanjang berlibur beberapa pemain sudah melakukan program latihan yang diberikannya.

” Untuk hasil tes timbang tubuh, akhirnya 99 % pemain mengagumkan. Mereka profesional serta kami tidak kecewa. Cuma ada satu atau dua pemain yang naik berat tubuhnya serta itu juga cuma kurang dari satu kg serta itu normal. Kami anggap tak ada problem, ” tutur Yogie.

” Berarti sepanjang berlibur delapan hari beberapa pemain betul-betul melindungi kebugarannya. Mereka lakukan program yang kami beri sepanjang berlibur serta itu tidak dapat dibohongi karna bila tanpa ada berolahraga serta makan tidak teratur, berat tubuh tentu naik, ” tuturnya,

Saat melakukan latihan, beberapa pemain Persija diharuskan untuk melindungi ritme lari dengan Sutanto Tan, gelandang Persija yang jadikan patokan. Tetapi, dengan suara bercanda, banyak pemain yang mengingatkan pada pemain beda yang lari lebih cepat untuk beradaptasi dengan Sutanto Tan.

Yogie Nugraha juga tidak menyanggah terdapat beberapa pemain yang keadaannya belum juga stabil. Tetapi, menurut dia hal itu masih tetap dapat dimaklumi karna latihan itu yaitu yang pertama mulai sejak berlibur panjang.

” Saya akui terdapat banyak pemain keadaannya belum juga stabil. Kami menyadari serta tidak ambil tes Vo2max hari ini karna ada pemain yang baru pulang barusan pagi. Hal itu juga akan merubah. Oleh karenanya kami hari ini cuma lakukan latihan conditioning, ” tutur Yogie Nugraha.

Persija Jakarta juga akan melakukan pertandingan tandang kontra Persegres Gresik United dalam pertandingan minggu ke-12 Liga 1 2017 pada Selasa (4/7/2017). Sepanjang tiga hari ke depan, Stefano Teco juga akan membuat latihan 2 x satu hari supaya keadaan fisik serta kesehatan pemain selekasnya kembali hingga tim berjulukan Macan Kemayoran itu dapat menyiapkan latihan taktikal sebelumnya pergi ke Gresik.

Perkiraan Laga Jerman Kontra Meksiko

Fisht Olympic Stadium

Timnas Jerman akan melakoni laga menghadapi timnas Meksiko dalam laga final ajang Piala Konfederasi, laga ini akan berlangsung di Stadion Fisht Olmpuyskiy. Biarpun diunggulkan dalam laga ini, Jerman perlu berhati – hati pasalnya Meksiko punya 3 sayap yang ditakuti.

Tim nasional Jerman dan tim nasional Meksiko melangkah kebabak semifinal tanpa mengalami kekalahan, timnas Jerman dan timnas Meksiko masing – masing berhasil memeanngi 2 laga dan 1 kali bermain seri.

Pada pertandingan ini Jerman lebih diunggulakan biarpun mereka banyak disi oleh pemain muda, akan tetapi manager Joachim Low tidak bisa memandang sebelah mata Meksiko yang membawa kekuatan penuh dalam laga ini.

Cara bermain tim nasional Meksiko hamir sama dengan Cile yang bermain seri dengan Jerman 1 – 1 sewaktu fase grup. Akan tetapi Meksiko lebih banyak mengunakan kekuatan sayap, sedangkan Cile lebih mengunakan kekuatan tengah.

Dibagaian sayap Mekisko mempunyai beberapa pemain cepat diantaranya Javier Aquinho serta Hirving Lozano yang perlu diwaspadai oleh tim nasional Jerman yang hanya mengandalakan 3 pemain bertahan. Karena 2 pemain bertahan sayap Jerman, Joshua Kimmich serta Jonas Hector lebih banyak membantu barisan depan itu bisa menjadi keuntungan tersendiri untuk Meksiko.

Jerman dan Meksiko akan merebut 1 tiket untuk menuju babak final, Cile terlebih dahulu melangkah kebabak final setelah mengalakan Portugal dalam laga pinalti.

Tercatat Jerman dan Meksiko pernah bertemu 4 kali, selama 4 kali pertemuan itu dimenangi oleh Jerman 2 kali dan 2 kali bermain imbang.

Sementara 5 laga terakhir tim nasional Jerman, mereka berhasil menang 4 kali dan bermain imbang 1 kali, sedangkan 5 kali pertandingan terakhir tim nasional Meksiko, mereka berhasil menang 3 kali dan 2 kali bermain seri.

Dalam laga ini pelatih tim nasional Jerman, akan mengunakan susuan pemain 3-4-2-1, sedangkan pelatih Meksiko akan mengunakan strategi pemain 4-3-3.

 

 

 

Isu kepindahan Gareth Bale terus saja beredar

Gareth Bale

 

Berita kali ini dikaitkan dengan salah satu pemain bintang andalan raksasa Spanyol, lebih tepatnya klub yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Real Madrid. Lantas klub yang dijuluki Los Blancos ini disebut-sebut sempat umumkan soal masa depan salah satu pemain bintangnya, sebagaimana sebelumnya ada rumor isu yang megaitkan soal masa depan winger andalan mereka yang akan pindah ke klub lain. Terus-menerus mendengar spekulasi berita isu tersebut, ternyata membuat pihak manajeman Madrid merasa tidak nyaman yang menyebutkan sang pemain akan meninggalkan Stadion Santiago Bernabeu di bursa transfer musim panas 2017.

Pemain yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Gareth Bale, pemain asal Timnas Wales ini dapat dipastikan menjadi salah satu winger yang selalu diandalkan pasukan Los Blancos. Namun dalam berita yang baru-baru ini menjelaskan jika pemain berusia 27 tahun ini akan hengkang dari Stadion Santiago Bernabeu dengan bergabung dengan klub barunya, sedangkan soal klub baru yang akan dituju winger andalan Madrid ini pun tak lainnya adalah klub penghuni Liga Inggris. Yaitu klub Manchester United diyakini adalah klub yang benar-benar bersedia menampung Bale jika dia ingin hengkang dari Los Blancos, pasalnya Madrid sendiri sedang mengincar penyerang muda milik klub AS Monaco yang bernama Kylian Mbappe yang tentu mengancam masa depan winger berkebangsaan Wales ini.

Meski begitu dengan isu rumor yang mengaitkan masa depan salah satu anak asuhan pelatih Zinedine Zidane ini, lantas pelatih berkebangsaan Prancis ini menyakinkan bahwa Bale akan pulih tepat waktu dan siap kembali dimainkan dalam armadanya. Sebenarnya penampilan atau kualitas bermain Gareth Bale tidak begitu buruk bersama Los Blancos, hanya saja mantan winger Tottenham Hotspur ini sedang mengalami cedera saja. Dan hal ini pula membuat jatah tampil Bale sendiri sangat minim, alahasilnya dia baru tercatat tampil sebanyak 17 kali saja di pertandingan La Liga pada musim 2016-2017.

The Blues akan mengincar Pierre-Emerick Aubameyang

Aubameyang

 

Kabar kali ini dikaitkan dengan sang juara Liga Inggris musim 2016-2017, klub yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Chelsea yang dapat dipastikan dibawah pemimpinan pelatih berkebangsaan asal Italia. Yaitu Antonio Conte yang disebut-sebut telah berjabat sebagai pelatih utama di Stamford Bridge, saat ini juga klub yang dijuluki The Blues ini sedang mengupayakan bisa dalam memulangkan mantan striker mereka yang kini memperkuat tim skuad milik klub Everton. Penyerang yang dimaksudkan itu ialah Romelu Lukaku, ingin memulangkan penyerang berusia 24 tahun ini pun terjadi saat pemain tersebut berhasil menarik perhatian manajeman Chelsea.

Sebelumnya, membicarakan penampilan memang Romelu Lukaku sendiri telah berhasil tampil baik di sepanjang gelaran musim lalu. Dengan penampilannya itu, Antonio Conte disebut-sebut sangat tertarik pada kualitas penampilanya bersama klubnya saat ini. Meski begitu dengan keinginan dalam membawah mantan anak asuhan ini pulang di markas The Blues, tampaknya hal ini tidak muda bagi pihak manajeman Chelsea pasalnya tidak mungkin sang pemilik klub penyerang berkebangsaan Belgia itu akan melepaskan pemain bintang andalannya begitu saja. Sementara dalam berita terbarunya jika pihak manajeman Everton sudah mematokan harga transfer Lukaku dengan harga mahal, tidak main-main klub Everton membanderolkan harga Lukaku ini mencapai angka 100 juta pounds atau sekitar Rp1,7 triliun.

Ketika melihat harga patokan yang dilakukan pihak manajeman Everton, tentu hal ini jelas-jelas membuat pihak manajeman Chelsea harus memikirkan kembali lagi dalam memulangkan sang mantan anak asuhannya itu di Stamford Bridge. Sebagai gantinya, alahasilnya The Blues mencari alternatif yang tenggah mempersiapkan penyerang milik klub Borussia Dortmund. Penyerang yang dimaksudkan itu ialah Pierre-Emerick Aubameyang yang merupakan penyerang andalan bagi Dortmund, kali ini pun pihak manajeman Chelsea harus bekerja keras dalam meraih jasa bermain pemain berusia 28 tahun tersebut.

Hal ini dikarenakan Chelsea akan bersaing dengan klub Paris Saint Germain yang sama-sama menginginkan jasa Pierre-Emerick Aubameyang, Bukan alasan kedua klub papan atas ini sama-sama mau merekrut penyerang berkebangsaan Prancis ini, penampilan yang luar biasa dalam musim lalu membuat PSG dan Chelsea menginginkan jasa bermain Pierre-Emerick Aubameyang dalam tim skuad mereka.

Juan Antonio Pizzi puji Claudio Bravo

Juan Antonio Pizzi

 

Kabar baik buat pendukung Timnas Chile, pasalnya pasukan Chile ini berhasil menaklukan pasukan Timnas Portugal dibabak semifinal Pala Konfederasi 2017. Kesuksesan Timnas Chile ini pun tak terhindarkan atas penampilan hebat dari sang mistar gawang andalan mereka, lebih tepatnya kiper yang dimaksudkan itu tak lainnya ialah Claudio Bravo yang dipercaya menjadi penjaga gawang andalan Timnas Chile. Bukan itu saja yang terdengar dari beritanya, penampilan fantastis ini pun terjadi ketika kedua timnas tersebut tampil imbang dan harus melanjutkan laga tersebut dengan babak adu pinalti. kiper berusia 34 tahun ini pun harus dijempoli atas kerja kerasnya dalam adu pinalti tersebut, alahasilnya Claudio Bravo berhasil menggagalkan tiga eksekusi penalti milik pemain Timnas Portugal.

Setelah berhasil tampil baik sebagai kiper andalan Chile ini, Claudio Bravo ini pun mendapatkan pujian atas kerja bagusnya saat mengawal jaring gawang Timnas Chile ini. Sebagai pelatih Juan Antonio Pizzi pun tidak segan-segan memberikan rasa hormat atas penampilan yang hebat dari kiper berusia 34 tahun ini, Pizzi menilai jika dalam pertandingan tersebut pemain yang paling menonjol tampil bagus adalah kiper andalan Chile. Bagaimana menurut anda, menggagalkan tendangan pinalti tiga kali dari personil Timnas Portugal secara berturut-turut itu membuktikan kiper milik klub Manchester City ini adalah kiper berkelas.

“Saya pikir anda harus tahu kami sangat beruntung bisa memiliki kiper seperti Claudio Bravo, dia telah tampil sangat baik buat timnas Chile dan itu membuat kami memiliki peluang kemenangan dalam pertandingan kontra Timnas Portugal. Saya merasa sangat aman jika mistar gawang kami dijaga pria berusia 34 tahun ini, dia bukan hanya menggagalkan satu kali saja tapi dia berhasil menghentikan lajunya bola keras dari tiga pemain Portugal.”Puji pelatih Timnas Chile, Juan Antonio Pizzi.

“Ketika dalam babak adu pinalti, saya rasa Claudio Bravo sudah benar-benar menganalisis bola akan berbelok kearah mana. Alahasilnya dia sukses membaca setiap pemain lawan, dia tampil baik dan itu membuat kami menang atas Portugal.”Lanjutnya pelatih Timnas Chile.

Kelechi Iheanacho dinilai penyerang dengan kualitas bagus

Kelechi Iheanacho

 

Klub Leicester City yang dikabarkan tertarik merekrut pemain baru dalam bursa transfer musim panas 2017, sebagimana berita yang sempat terdengar jika klub yang dijuluki The Foxes sangat tertarik dengan sosok penyerang muda milik klub Manchester City. Pemain yang diinginkan The Foxes ini pun tak lainnya ialah Kelechi Iheanacho yang merupakan penyernag muda bagi klub berjulukan The Citizens, lebih tepatnya pihak manajeman Leicester City ini ingin merekrut pemain muda mili Manchester Biru ini di dalam bursa transfer musim panas 2017. Berita tersebut tidak hanya sampai disitu saja, bahkan ada beberapa klub lainnya yang disebut-sebut memang tertarik ingin merekrut penyerang berusia 20 tahun tersebut.

Sebelumnya, penampilan dari penyerang muda berkebangsaan Nigeria ini berhasil menyita banyak perhatian setelah dirinya mampu tampilbagus saat bersama tim skuad utama The Citizens musim 2016-2017. Kemampuan dalam menggocek si kulit bundar memang sudah menjadi keunggulan penyerang berusia 20 tahun ini, alahasilnya dalam beberapa minggu terakhir ada nama klub West Ham United, Crytal Palace, dan juga Everton disebut-sebut klub yang ingin memiliki jasa bermain Kelechi Iheanacho. Meski ada tiga nama klub yang diketahui sangat menginginkan jasa bermain penyerang muda milik Manchester City ini, namun sejauh ini masih belum ada kabar soal tawaran ayng diajukan ketiga klub tersebut kepada penyerang asal Nigeria ini.

Malahan hanya ada satu nama saja yang disebut berani memberikan tawaran untuk mengamankan pemain milik The Citizens ini, dan tawara tersebut datangnya dari tawaran bos milik klub Leicester City yang bernama Craig Shakespeare. Bos Leicester City ini pun ingin mendatangkan penyerang baru di King Power yang merupakan markas The Foxes, tentu saja ini memiliki harapan agar tim skuadnya mampu bersaing baik dalam gelaran musim 2017-2018. Tepatnya agar bisa meningkatkan daya gedor yang jauh lebih kuat dalam lini tim lawan, sejauh ini Kelechi Iheanacho sudah mengoleksi 21 gol dari 64 penampilannya bersama Manchester City.

Michael Carrick masih belum memikirkan soal pensiun

Michael Carrick

 

Kabar kali ini dikaitkan dengan seorang pemain senior milik klub Manchester United, sebagaimana berita ini dikaitkan dengan salah satu pemain bitnang andalan milik klub berjulukan Setan Merah. Lebih tepatnya pemain yang dimaksudkan itu ialah Michael Carrick, sejauh ini memang nama pemain berusia 35 tahun ini sudah tentu dikenal banyak pengemar dunia sepakbola asal Inggris. Menjelma menjadi gelandang andalan yang dinilai banyak memiliki pengalaman, nyatanya pemain yang sudah berkepala tiga ii masih belum memikirkan soal pensiunnya dalam dunia sepakbola dalam waktu dekat ini juga. Pemain yang memiliki pengalaman bersama pasukan berjulukan Setan Merah malah memilih tujuan lain, melainkan Michael Carrick sempat angkat bicara jika dirinya akan melanjutkan kariernya selama mungkin.

“Menyebutkan soal usia, saya memang sudah tidak lagi memiliki usia yang muda dalam bidang tersebut. Namun saya sangat berharap ini masih menjadi kesempatan bagi saya melanjutkan karier saya sebagai pemain sepakbola profesional, dan saya masih belum memiliki pikiran untuk pensiun di usia tertentu. Yang saya harapkan musim depan saya masih bisa terus malanjutkan karier saya, dan seterus saya akan terus bermain dengan tampil baik di musim ke musim selanjutnya.”Ucap Michael Carrick.

Seperti yang anda ketahui, pemain senior yang dinilai sudah memiliki pengalaman yang banyak bersama pasukan Setan Merah ini sudah dapat dikatakan pemain yang memiliki usia yang sudah tua. Tepatnya pemain profesional berpaspor Inggris ini sudah menginjaki usia 35 tahun, dan angka yang dimiliki Michael Carrick bearti sudah menunjukan angka yang sudah seharusnya memikirkan masa depannya seperti pensiun dari dunia sepakbola ini.  Sedangkan dalam berita terbarunya jika sipemai ini percaya dirinya masih bisa bermain dalam beberapa tahun kedepan, sebagai tambahannya Michael Carrick mengaku masih sanggup memberikan penampilan yang maksimal lagi bersama tim skuadnya.

Mkhitaryan mengaku ingin tampil mati-matian

Henrikh Mkhitaryan

 

Pasukan Manchester United yang dapat dipastikan dibawah pemimpinan pelatih Jose Mourinho ini memang dinilai tidak terlalu sukses tampil dalam gelaran musim 2016-2017, meski sudah mendatangkan beberapa pemain baru hasilnya pun masih membuat klub berjulukan Setan Merah ini tidak bisa tampil dengan meraih kesuksesan di gelaran musim lalu. Alahasilnya ini pun membuat anak-anak asuhan Mourinho hanya mampu finish diposisi keenam saja di gelaran Liga Inggris, dan hal ini pun menarik perhatian salah satu pemain gelandang analn United yaitu Henrikh Mkhitaryan. Pemain berusia 28 tahun ini pun mengaku ingin memberikan yang terbaik di dalam gelaran musim baru, tepatnya Henrikh Mkhitaryan ingin tampil mati-matian bersama tim skuadnya yang membantu Setan Merah meraih kesuksesan juara Liga Inggris musim 2017-2018.

Meski gagal meraih kesuksesan dalam gelaran Liga Inggris musim 2016-2017, tapi armada milik Mourinho ini berhasil mengamankan tiga trofi gelaran lainnya selama menjalani musim 2016-20117. Alahasilnya Setan Merah berhasil merebut trofi Community Shield, Piala Liga, dan juga Liga Eropa yang membuat anak-anak asuhan Mourinho ini bisa tampil dalam Liga Champions musim depan.

Bearti musim depan pasukan Manchester Merah juga akan ikut tampil di ajang kompetisi Liga bergengsi, jika dilihat lagi dari hasil juara 20 kali Liga Inggris sebelumnya dan musim lalu hanya mampu tampil finish di posisi keenam klasemen Liga Inggris. Lantas membuat Henrikh Mkhitaryan mengaku jika dia memiliki tekad yang kuat, dan dia berjanji akan tampil mati-matian membawa nama Setan Merah menjuarai Liga Inggris musim 2017-2018.

“Saya senang jika musim depan nanti Manchester United diberikan kesempatan tampil dalam ajang kompetisi bergengsi seperti Liga Champions, dan tempat itu memang pantas buat kami dimana nantinya kami akan berhadapan dengan tim-tim kuad seperti Real Madrid dan Barcelona. Bearti kami berhasil menunjukan level tim kami, saya berharap musim depan bisa berjalan dengan baik buat kami.”Ucap Henrikh Mkhitaryan.