Monthly Archives: November 2017

Lukaku Melempem , Ibrahimovic Jadi Kambing Hitam !

Zlatan Ibrahimovic

Masalah yang dihadapi Romelu Lukaku diklaim karna kembalinya Zlatan Ibrahimovic. Penyerang Belgia itu melepas kesempatan emas bagi cetak gol sekali lagi sesudah buang satu diantara peluangnya dalam kemenangan 4-2 di kandang Watford, Rabu. Romelu Lukaku cetak 11 gol dalam sepuluh kompetisi pertamanya sesudah transfer musim panasn lantas yang menggunakan 1, 35 trilyun rupiah, tetapi bertahan cuma dengan satu gol dalam 11 tampilan terakhirnya.

Disamping itu, Ibrahimovic pada akhirnya kembali pada skuad tim pertama awal bln. ini sesudah tujuh bln. tidak hadir dengan cedera ligamen lutut cruciatum. Serta Ferdinand yakin kalau persaingan perebutan penambahan, ditambah kepribadian Ibra yang kuat pada akhirnya membebani pundak striker Belgia itu.

bekas bek itu menyebutkan, “Saya fikir mungkin saja problem yang semakin besar baginya adalah Zlatan Ibrahimovic ada disana. Dengan mental, mempunyai striker dengan ciri-khas besar di belakang Anda yang menginginkan bermain, itu adalah desakan (yang datang) dari dalam, serta kadang-kadang orang terasa susah bagi mengatasinya. ”

Bos Jose Mourinho, disamping itu, tidak mempersoalkan kembali mandulnya Romelu Lukaku- serta dengan bercanda menyebutkan kalau sepatunya jadi problem. Bos Portugal itu berkata, “Saya fikir dia membutuhkan kontrak besar dengan sepatunya karna pada sekarang ini dia tidak mempunyai perjanjian dengan merk apapun – tersebut kenapa dia bermain dengan sepatu warna hitam. ”

“Dia merampungkan kesepakatannya serta saat ini dia tengah menanti tawaran yang pas. Saya fikir dia memerlukan satu merk bagi memberikannya sepatu yang pas hingga ia kembali cetak gol. ” “Tapi saya cuma bercanda, dia bekerja dengan begitu baik. Saya bahagia dengannya sekarang ini. ”

Ashley Young, Anthony Martial serta Jesse Lingard cetak gol di Vicarage Road bagi tetaplah melindungi jarak Man United dari Man City di puncak. Persaingan kedua kubu semakin manas karena berhasil bermain dengan hasil kemenangan di akhir pertandingan yang menjadikan mereka menjadi pemuncak klasemen dan nomor dua di tangga klasemen Premier League.

Bayern Munchen Siap Kejar Jurgen Klopp

Jurgen Klopp

Bayern Munchen sudah mempersiapkan calon pelatih mereka bagi musim depan. Dari demikian nama yang masuk dalam radar incaran mereka, pelatih Liverpool Jurgen Klopp jadi calon pilihan pertama club raksasa Bundesliga ini. Sekarang ini Bayern Munchen dibesut oleh pelatih veteran Jupp Heynckes. Dia diangkat menukar Carlo Ancelotti yang dipecat pada 28 September 2017 lantas atau satu hari sesudah Bayern dibantai oleh PSG 3-0 di pertandingan fase group Liga Champions.

Beberapa media di Jerman, Rabu (29/11) tempo hari memaparkan pernyataan presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, mengenai argumen pemecatan pelatih asal Italia itu. Dia menyebutkan Ancelotti dipecat bukanlah karna berkurangnya prestasi club, tetapi karna tingkah asistennya yang membuat keadaan ruangan ganti jadi tidak kondusif.

“Asisten Ancelotti tidak dapat pas dengan club ini. Sehari-hari berlangsung perkelahian pada fisioterapis, tim dokter, dengan asisten pelatih kesehatan punya Ancelotti, ” kata Hoeness pada Surat Berita Bild. “Adapun dengan Carlo kami tidak mempunyai problem, semua baik-baik saja. ” kami berharap ada kebaikan yang akan datang kedepannya demi masa depan tim ini yang selama ini telah di ketahui menjadi salah satu tim terbaik di dunia.” Sambung lagi.

Sesudah kepergian Ancelotti, tampilan Bayern Munchen tampak selalu lebih baik dibawah arahan pelatih Jupp Heynckes. Tetapi pelatih berumur 72 th. itu, yang bagi ke-4 kalinya membesut Bayern, baru saja ini sudah menyebutkan tujuannya bagi mundur dari tempat itu diakhir musim kelak. Nah, bagi isi kekosongan pelatih pada musim depan, menurut Bild, Bayern saat ini mempunyai empat calon mungkin bagi jadikan pelatih permanen. Serta manajer Liverpool, Jurgen Klopp ada di posisi pertama dengan kata lain pilihan pertama mereka bagi tempati kursi panas itu. Mengenai tiga calon yang lain adalah bekas bos Borussia Dortmund Thomas Tuchel, manajer Jerman Joachim Low serta pelatih kepala Hoffenheim Julian Nagelsmann.

Rakitic Akui Rindu Neymar di Barcelona

Ivan Rakitić

Gelandang Ivan Rakitic pilih Barcelona tetaplah diperkuat oleh Neymar supaya dapat membungkam kritik yang diarahkan pada skuad Ernesto Valverde. Sekarang ini Blaugrana barusan meyakinkan maju ke sesi 16 besar Copa del Rey sesudah menang agregat 8-0 menghadapi Real Murcia, barusan malam.

Sedang di pentas Liga Spanyol, Barcelona tetaplah menempati posisi pertama dengan selisih empat point dari Valencia yang berada di tempat ke-2. Walau demikian banyak pihak menilainya permainan racikan Ernesto Valverde menjemukan walaupun Barca tidak terkalahkan di 19 kompetisi di semuanya pertandingan musim ini, terkecuali di Piala Super Spanyol. Menurut Ivan Rakitic, kritik itu mungkin saja dikarenakan hengkangnya Neymar ke Paris Saint-Germain pada Agustus yang lalu.

“Kami sedikit memberi pertunjukan apik saat Neymar masih tetap ada disini. Mungkin saja kami saat ini sedikit kurang memberi hiburan sekarang ini, ” papar pria asal Kroasia itu pada salah satu media terbesar di kota tersebut. “Pertunjukan apik itu dibawa Neymar sendiri. Saya lebih pilih dia tetaplah ada disini. Bila saya mempunyai tongkat ajaib, saya juga akan menyulapnya bagi tetaplah ada di bagian saya. ”

“Kami telah berkali-kali membahas mengenai Ney, namun dia telah tidak ada disini serta kami baik-baik saja. ” “Dengan perubahan system, semuanya sedikit alami perubahan juga. Saat ini kami sedikit seimbang, lebih solid, tak tahu itu dalam penyerangan ataupun bertahan. Namun kami masih tetap mesti berbenah diri. ” tambahnya lagi

Sekian waktu yang lalu Neymar tampak berkaca-kaca pada konferensi pers dengan tim nasional Brasil saat disinggung mengenai nasibnya di Paris Saint-Germain. Isu juga merebak kalau ia menyesal sudah pindah ke PSG serta oleh karena itu pemain sayap timnas Brasil itu seringkali pulang-pergi ke Barcelona. Menurut Ivan Rakitic, satu kewajaran untuk Neymar bagi rindu dengan beberapa rekannya di Barcelona sesudah tinggal empat th. di Spanyol.

“Apa yang Barcelona beri pada Anda, tak ada club atau kota didunia yang dapat beri. ” “Saya juga kehilangan dia, tidak cuma diatas lapangan namun juga di ruangan ganti. Hal serupa sempat berlangsung dengan juga saya. Saat saya meninggalkan Jerman bagi Sevilla, saya merindukan kebanyakan orang di Schalke. ” “Lalu lalu saya kesini. Saya juga senantiasa kembali pada Sevilla sebisa saya. Lalu Anda juga akan punya kebiasaan dengan situasi serta beberapa rekanan satu tim. ”

 

Leicester Taklukan Tottenham 2-1.

Jamie Vardy

Puasa kemenangan Tottenham Hotspur di Premier League berlanjut. Bertandang ke markas Leicester City, Tottenham menderita kekalahan dengan skor tipis 1-2.

Pada pertandingan di Stadion King Power, Rabu (29/11/2017) dinihari WIB, Spurs tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama. Jame Vardy membuka keunggulan Leicester di menit ke-13 lalu digandakan Riyad Mahrez di masa injury time.

Tottenham baru bisa membalas di babak kedua, tepatnya di menit ke-79. Erik Lamela, yang melakoni laga pertamanya setelah pulih dari cedera panjang, mengirim umpan untuk diselesaikan Harry Kane guna mengubah skor.

Meski terus menekan di sisa waktu, namun Spurs gagal menciptakan gol penyama kedudukan. Dengan hasil ini, Spurs belum menang lagi setelah menundukkan Crystal Palace di awal November. Setelahnya, Tottenham ditekuk Arsenal 2-0 dan berimbang 1-1 dengan West Brom.

Spurs kini duduk di peringkat kelima klasemen sementara, dengan memperoleh 24 poin hanya unggul satu angka saja dari Liverpool di bawahnya dan dua angka dari Burnley. Sementara itu, Leicester naik ke peringkat sembilan usai mengumpulkan 17 poin.

 

Jalannya Pertandingan

 

Leicester memulai pertandingan dengan menjanjikan. Leicester mengontrol tempo sehingga membuat Tottenham kehilangan ritme permainannya.

Di menit ke-13, Leicester membuka keunggulan lewat Jamie Vardy. Dari umpan silang Marc Albrighton di sisi kiri, Vardy meneruskan dengan tendangan first-time yang bersarang di sudut gawang Spurs. Leicester memimpin 1-0 dari Tottenham.

Empat menit kemudian, Spurs nyaris menyamakan skor. Tendangan jarak dekat Moussa Sissoko gagal diantisipasi kiper Kasper Schmeichel, tapi Leicester tertolong karena Iborra sukses menyapu bola di garis gawang.

Leicester terus melancarkan tekanan. Namun, justru Spurs memberi ancaman besar di menit ke-33 lewat serangan balik.

Diawali dari umpan Christian Eriksen, bola diteruskan Dele Alli dengan sepakan dari jarak dekat yang diblok Kasper Schmeichel. Bola rebound dicecar Harry Kane tapi bisa di-tip Schmeichel, sekalipun upaya ini dinyatakan offside.

Memasuki injury time babak pertama, Leicester berhasil menggandakan keunggulannya lewat Riyad Mahrez. Menerima umpan Wilfried Ndidi di area tengah lapangan, Mahrez menggiring bola ke arah gawang untuk mencari celah yang dituntaskan dengan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Skor berubah menjadi 2-0, yang menandai berakhirnya babak pertama.

Setelah restart, Leicester menciptakan peluang di menit ke-54. Albrighton mengirim umpan silang yang menemui Shinji Okazaki, tapi sundulan dia masih melambung di atas mistar gawang Hugo Lloris.

Tottenham menambah daya gedor dengan memasukkan Song Heung-min dan Fernando Llorente. Di menit ke-75, Spurs melewatkan sebuah peluang menciptakan gol balasan.

Umpan silang Son mengenai Danny Simpson sehingga bergulir di mulut gawang. Eriksen, yang bebas tanpa kawalan, gagal menyarangkan bola setelah sontekannya melebar.

Erik Lamela langsung menciptakan dampak instan setelah masuk menggantikan Eriksen. Dari kerjasama Son-Lamela, Kane memperoleh bola terobosan yang diselesaikan dengan tembakan ke sisi atas jala gawang Leicester. Skor kini 1-2.

 

Mencari gol penyama kedudukan, Spurs habis-habisan menekan Leicester. Akan tetapi, sejauh ini Leicester tampil rapi dan solid dalam bertahan.

 

Di masa injury time, umpan silang Lamela menemui Eric Dier. Akan tetapi, bola sundulan Dier melambung tinggi di atas mistar gawang Leicester.

 

Spurs mengklaim penalti setelah Danny Rose terjatuh ketika beradu bola dengan Ndidi. Namun, wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran karena Ndidi mendapatkan bolanya.

 

Ruud Gullit PSIS Pernah Merasa Tertekan dengan Namanya

Ruud Gullit

Ruud Gulid menyongsong senang kesuksesan PSIS melaju ke Liga 1. Pemain berumur 25 th. itu juga turut mengantar Mahesa Jenar mencapai posisi ke-3 klassemen Liga 2.

Walau tidak cetak gol, Ruud Gulid yang menolong PSIS singkirkan Martapura FC dengan score 6-4 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28/11/2017).

Bermain di bidang tengah membuatnya dapat menolong menyeimbangkan permainan Mahesa Jenar. Ruud Gulid juga lakukan banyak intersep untuk memutus pemainan Martapura FC.

Sepintas, nama gelandang PSIS ini mengingatkan kita mengenai legenda Timnas Belanda, Ruud Gullit. Diakuinya, nama itu adalah pemberian ayahnya yang suka pada sepak bola.

” Bapak saya cukup mengidolakan Ruud Gullit sampai pada akhirnya bapak saya pilih nama Ruud Gullit jadi doa supaya nantinya anaknya dapat sehebat Ruud Gullit di sepak bola, ” ucapnya.

Tetapi penulisan Ruud Gullit berbeda dengan yang memiliki aslinya. Sebab pada kostum pemain bernomor punggung 37 itu tertulis Ruud Gulid.

Menurut Gulid, pemberian nama dari sang bapak jadi beban. Pasalnya, dia disandingkan dengan nama tenar karna dua kakak lelakinya mempunyai nama yang umum di Indonesia, Zulkifli serta Muhammad Irfan.

” Hanya saya yang melalui karir di sepak bola di keluarga. Awalannya berat, tapi lama-lama saya nikmati saja, ” tutur bintang PSIS itu memberikan.

Perjalanan Karir Ruud Gulid

Untuk Ruud Gulid, kesuksesannya membawa PSIS maju ke Liga 1 jadi prestasi sendiri dalam karirnya dengan tim yang datang dari Pulau Jawa. Terlebih dulu, dia menguatkan Martapura FC pada 2013. Satu tahun berselang, Ruud Gulid bermain untuk PSMS Medan.

Kiprah Gulid di pertandingan dengan Mahesa Jenar saat dia tampak jadi starter di pertandingan tandang PSIS versi PSIR Rembang pada 11 Mei yang lalu. Serta, nampaknya usaha keras Gulid makin membawa hasil.

Pemain bertinggi tubuh 175 cm ini seringkali memperoleh keyakinan dari pelatih Subangkit untuk bertanding. Bahkan juga di 2 x pertandingan eksperimen versi PSS Sleman serta PSIM Jogjakarta, Gullit jadi sosok sentral di lini tengah Mahesa Jenar. Dia juga menyumbang satu gol kemenangan PSIS 2-0 atas PSIM.

” PSIS adalah tim besar. Saya bangga bermain disini dibawah bimbingan pelatih senior, coach Subangkit, ” kata Ruud Gulid akhiri.

Penjaga Gawang Madura United Dibidik Arema FC?

Hery Prasetyo

Penjaga gawang Madura United asal Malang, Hery Prasetyo, diberitakan juga jadi bidikan Arema FC. Berita itu marak terdengar karna Hery belum juga diperpanjang kontraknya oleh MU.

Waktu berita itu di tanyakan pada pelatih penjaga gawang Arema, Yanuar ” Begal ” Hermansyah, belumlah ada jawaban tentu. Dia jadi tampak salah tingkah.

Pernah terdiam lama serta cuma tersenyum, Begal menyebutkan penjaga gawang baru yang juga akan diambil Arema dipasrahkan pada manajemen tim.

” Bertanya sama manajemen saja. Bila saya, penjaga gawang Arema ke depan tempatnya tetaplah bermain di sekitaran gawang, ” kata dia sembari bercanda, pada Bola. com, Rabu (29/11/2017).

Hery diberitakan jadi incaran terkecuali penjaga gawang Persela Lamongan, Ferdiansyah. Sosok yang paling akhir bahkan juga sudah turut berlatih dengan Arema FC.

” Saya di Arema cuma turut untuk jagalah keadaan. Bila Hery mungkin saja beneran, ” goda Ferdi pada pelatih penjaga gawang Arema.

Sekarang ini beberapa penjaga gawang asal Malang itu memanglah seringkali berkomunikasi. Kadang-kadang mereka berlatih dengan sambil sharing mengenai club maksud pada musim depan. Begal mengatakan sebagian besar penjaga gawang asal Malang pasti menginginkan bermain untuk Arema, karna ada rasa kebanggaan membela tim dari kota sendiri.

” Tapi ada pula penjaga gawang yang masih tetap terasa beban untuk gabung Arema. Mungkin saja perlu pengalaman dsb. Dinanti saja kelak seperti apa komposisi penjaga gawang Arema, ” tegasnya.

Hery adalah penjaga gawang Malang yang selama karirnya menguatkan club Jawa Timur, yakni Persibo Bojonegoro, Persik Kediri, Gresik United, Persebaya Surabaya, serta Madura United.

Hery saat ini berumur 32 th. serta performnya di lapangan makin masak. Dia di panggil ikuti pemusatan latihan timnas pada th. kemarin. Sekian waktu lalu, General Manager Arema, Ruddy Widodo pernah mengemukakan menginginkan merekrut satu penjaga gawang yang telah masak.

Hasrat itu keluar karna Ruddy berjaga-jaga mengingat penjaga gawang paling utama Kurnia Meiga masih tetap sakit pembengkakan syaraf mata. Dia mengharapkan penjaga gawang senior dapat menuntun pemain muda yang lain seperti Utam Rusdiana. Diluar itu, Arema FC diberitakan telah merajut perjanjian dengan penjaga gawang timnas U-23, Kartika Aji.

Jelang Duel Buffon Puji Napoli Setinggi Langit !

Gianluigi Buffon

Kapten Juventus, Gianluigi Buffon, dengan begitu tenang sudah menyebutkan bila Napoli yaitu tim yang miliki filosofi unik. Pujian itu ia berikan mendekati pertemuan ke-2 tim akhir minggu ini di Liga Italia.

Bianconeri  atau selayaknya julukan bagi tim sekelas Juventus selama ini selekasnya hadapi kubu Napoli pada hari Jumat awal hari dalam kompetisi yang disebut-sebut dapat memastikan siapa yang juga akan jadi juara diakhir musim. Apa sajakah dapat berlangsung.

Kubu Juventus sendiri sekarang ini masih tetap ada di posisi tiga klassemen sesaat Serie A dengan 34 point (14 kompetisi). Juventus masih tetap ketinggalan empat point dari Partenopei. Gianluigi Buffon yang kelihatannya masih tetap cobalah lupakan problem menuju Piala Dunia lalu pilih puji lawan dari pada lempar psy war mendekati pertemuan mereka kesempatan ini.

“Partenopei itu masih tetap mempunyai filosofi yang begitu unik, ” puji Gianluigi Buffon pada wartawan. “Semua itu bermakna tiap-tiap minggu mereka juga akan memainkan tim dengan satu filosofi yang berlainan dari mereka sendiri, ” sambungnya sekali lagi dengan sedikit membingungkan.

Gianluigi Buffon sempat juga di tanya mass media mengenai penunjukan Gennaro Gattuso jadi pelatih baru AC Milan menukar sosok Vincenzo Montella. Buffon kembali berikan komentar yang cukup diplomatis.

“Dia (Gennaro Gattuso) itu telah ada di AC Milan sepanjang bertahun-tahun, saya percayalah bila dia juga akan tahu kunci apa yang dapat dipakai bagi melakukan perbaikan tim, ” pungkas Gianluigi Buffon dengan ekspresi datar.

Sang penjaga gawang gaek tersebut juga meyakini bahwa skuad yang di miliki Napoli di musim ini lebih matang dan sangat mengalami perkembangan yang lebih kuat di antara pemain dan pelatih pun. Napoli akan menjadi lawan yang tangguh bersama sama mencoba meraih trofi Scudetto pastinya.” Tutup Buffon.

Arsenal Telah Siap Jual Pemain Bintang !

Arsene Wenger

Deretan direksi Arsenal siap bagi jual tiga bintang mereka pada bursa transfer musim dingin di bln. Januari 2018 tanpa ada kesepakatan dari manajer Arsene Wenger. Arsenal siap bagi jual Mesut Ozil, Alexis Sanchez serta Jack Wilshere pada bln. Januari kelak, bila ada tawaran bagus yang datang bagi ke-3 pemain itu.

Ke-3 bintang tim paling utama Arsenal itu makin mendekati akhir kontrak mereka sekarang ini, serta tidak kekurangan ketertarikan dari semua tim-tim Eropa bagi membawa mereka pergi dari stadion Emirates.

Sembari lakukan usaha bagi mengikat mereka dengan kontrak baru sebelumnya jendela transfer pada bln. Januari di buka, beberapa pejabat The Gunners terbuka bagi jual ke-3 pemain bila tak ada perjanjian berlangsung, menurut salah satu media ternama di London tersebut. Direksi club juga akan memberi izin bagi jual trio itu walau Arsene Wenger menginginkan menjaga mereka sampai kontrak ke-3 pemain itu di Tim Meriam London selesai.

Hal tersebut berlangsung karna direksi club lebih suka memperoleh uang tunai dari hasil penjualan Ozil, Sanchez serta Wilshere dari pada membiarkan mereka semuanya meninggalkan London utara dengan gratis di penghujung musim. Sanchez sudah banyak dihubungkan dengan kepindahan ke Manchester City, walau tim bimbingan Pep Guardiola itu dipercaya hadapi persaingan perebutan dari Bayern Munchen, Paris Saint-Germain serta Chelsea.

Satu reuni dengan Jose Mourinho dipercaya juga akan disukai oleh bekas playmaker Real Madrid, Mesut Ozil, dengan bos Manchester United menginginkan menariknya ke Old Trafford, sesaat Wilshere dikabarkan terbuka bagi kembali pada Bournemouth. Direksi The Gunners begitu menginginkan memperoleh 100 juta poundsterling atau Rp1, 79 triliun dengan jual ke-3 pemain itu di jendela transfer musim dingin.

Southampton Tundukkan Everton 4-1

SOUTHAMPTON, ENGLAND - NOVEMBER 26:  Charlie Austin of Southampton celebrates scoring the 2nd Southampton goal with Dusan Tadic of Southampton during the Premier League match between Southampton and Everton at St Mary's Stadium on November 26, 2017 in Southampton, England.  (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)

Dalam laga match day ke 13 pada ajang kompetisi Liga Premier Inggris yang berlangsung hari Minggu (26/11/2017) malam di St. Mary’s Stadium,tim tuan rumah Southampton yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Everton dengan skor 4-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Southampton itu pun dipersembahkan oleh Dusan Tadic, Steven Davis dan Charlie Austin yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam. Sedangkan satu buah gol balasan dari tim Everton itu pun dipersembahkan oleh Gylfi Sigurdsson.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Southampton yang tampil didepan publiknya sendiri itu pun berhasil memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 18 pada babak pertama melalui gol dari Dusan Tadic. Skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Southampton itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama. Akan tetapi pada akhirnya dimenit-menit terakhir pada babak pertama,tim Everton pun akhirnya baru bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi 1-1 melalui gol dari Gylfi Sigurdsson.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Southampton pun sudah berhasil kembali menggandakan keunggulannya menjadi 2-1 dimenit 52 melalui gol dari Charlie Austin. Akan tetapi skor 2-1 tersebut pun tidak berlangsung lama,sebab hanya berselang enam menit kemudian tim tuan rumah Southampton pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 3-1 melalui gol kedua dari Charlie Austin. Unggul dengan skor 3-1 atas Everton pun tentunya membuat tim Southampton tetap memperlihatkan performa permainan terbaiknya lagi didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya dimenit 87 tim Southampton baru bisa menambah keunggulannya lagi menjadi 4-1 melalui gol dari Steven Davis.

Dengan raihan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Southampton pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka berada diperingkat ke 10 pada papan klasemen Liga Premier Inggris dengan jumlah raihan 16 poin. Sedangkan tim Everton yang gagal dalam mendapatkan poin positifnya pada tadi malam itu pun berada diperingkat 16 dengan jumlah raihan 12 poin.

Real Sociedad Ditahan Imbang 2-2 oleh Las Palmas

Willian Jose

Dalam laga match day ke 13 pada ajang kompetisi La Liga Santander yang berlangsung hari Minggu (26/11/2017) malam di Estadio Anoeta,tim tuan rumah Real Sociedad yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan lawannya Las Palmas. Dimana masing-masing gol yang tercipta pada tadi malam itu pun dipersembahkan oleh Willian Jose dan Adnan Januzaj dari tim tuan rumah Real Sociedad,sedangkan dua buah gol dari tim Las Palmas itu pun dipersembahkan oleh Jonathan Viera dan Tana.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama pada tadi malam,tim tuan rumah Real Sociedad yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang sempat menjalani laga yang ketat dan sengit dari lawannya Las Palmas. Terlebih lagi tim tuan rumah Real Sociedad pun harus tertinggal 0-1 terlebih dahulu dimenit 21 melalui gol dari Tana. Namun hanya berselang 10 menit kemudian tim tuan rumah Real Sociedad pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi 1-1 melalui gol dari Willian Jose,alhasil skor 1-1 tersebut pun tidak lagi berubah serta tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Real Sociedad pun masih tetap terlihat bermain dengan impresif dalam menghadapi lawannya Las Palmas. Dan dimenit 62 pada babak kedua,tim tuan rumah Real Sociedad pun akhirnya bisa membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 2-1 atas Las Palmas melalui gol dari Adnan Januzaj. Akan tetapi hanya berselang lima menit kemudian tim Las Palmas pun berhasil menyamakan kedudukannya menjadi 2-2 melalui gol dari Jonathan Viera. Usai berhasil menyamakan kedudukannya menjadi 2-2,tim tuan rumah Real Sociedad dan juga Las Palmas pun tetap terlihat bermain dengan cukup berimbang didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dan bahkan tim Real Sociedad pun harus kehilangan salah satu pemainnya dimenit-menit akhir pertandingannya pada babak kedua setelah Alvaro Odriozola diusir keluar lapangan usai mendapatkan ganjaran kartu merah setelah pada sebelumnya mengantongi dua buah ganjaran kartu kuning dari sang wasit Pablo Gonzalez yang memimpin jalannya pertandingan pada tadi malam.

Dengan demikian raihan satu poin yang didapatkan oleh Real Sociedad pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat ketujuh pada papan klasemen La Liga Santander dengan jumlah raihan 19 poin. Sementara itu raihan satu poin yang didapatkan oleh Las Palmas pada tadi malam itu pun membuat mereka tertahan diperingkat 19 dengan jumlah raihan 7 poin.