Monthly Archives: February 2018

‘Berada Didalam Kondisi Terbaik, Liverpool Bisa Mengalahkan Tim Mana Pun

Sadio Mane

Sadio Mane membuka begitu Liverpool saat ini begitu yakin diri. Ia serta rekan-rekannya terasa dapat menaklukkan tim mana juga dalam keadaan paling baik.

Liverpool baru kalah 3x di Premier League musim ini, atau jumlah paling baik ke-2 sesudah Manchester City. Hanya satu kekalahan City musim ini juga berlangsung saat hadapi The Reds.

Dari tempat, Liverpool saat ini duduk di posisi ke-3 klassemen sesaat Premier League. Mereka berjarak dua point dari Manchester United di posisi ke-2.

Diluar itu, The Reds juga masih tetap bermain di Liga Champions. Satu kaki telah diletakkan di perempatfinal, sesudah menang 5-0 melawan Porto di leg pertama 16 besar.

Menurut Mane, sekarang ini semuanya pemain di Anfield begitu bahagia. Itu jadi satu diantara argumen perform Liverpool dapat memuaskan.

” Semangat serta keyakinan diri tim tengah bagus, jadi saya fikir kami ada di jalur yang benar. Semuanya pemain sangat bahagia main dengan keduanya di Liverpool. Kami senantiasa berupaya sama-sama bantu serta bekerja bersama jadi tim, ” katanya pada Sky Sports.

” Saya fikir tersebut kemampuan serta jiwa tim ini. Semuanya pemain juga akan suka jadi sisi tim ini. Kami begitu mujur berada di sini serta selalu berusaha keras dan memberi yang paling baik untuk memenangkan pertandingan. Saya rasakan kalau tim ini bergerak ke direksi yang pas. Ada masa-masa susah di Liverpool dalma satu tahun lebih paling akhir tapi semuanya club alami hal jenis itu. ”

” Sekarang ini kami tengah oke hingga apapun dapat berlangsung. Kami berkembang cepat dalam sebagian bln. paling akhir. Kami ketahui dapat menaklukkan tim mana juga didunia saat tengah ada dalam keadaan paling baik, ” tutur winger Senegal itu seperti mana yang sudah berjasil di kutip oleh media setempat.

Madrid Menelan Kekalahan Saat Bermain Di Markas Espanyol

Real Madrid

Real Madrid pulang dengan tangan kosong dari lawatannya ke kandang Espanyol. Madrid kalah 0-1 sesudah Espanyol cetak gol di penghujung masa injury time.

Madrid berkunjung ke markas Espanyol di RCDE Fase dalam kelanjutan La Liga, Rabu (28/2/2018) dinihari WIB, tanpa ada Cristiano Ronaldo. Walau demikian, club asal ibu kota itu dapat buat sebagian ancaman di sesi pertama, tetapi tidak ada gol sampai turun minum.

Di sesi ke-2, ubahan Espanyol yang banyak meneror gawang Madrid. Usaha tim tuan-rumah baru sukses di masa injury time. Yaitu Gerard Moreno yang sukses melesakkan gol tunggal untuk kemenangan Espanyol.

Penambahan tiga point buat Espanyol naik ke tempat 13 klassemen La Liga dengan point 31. Disamping itu, Madrid tetaplah di tempat tiga dengan 51 point dari 26 pertandingan.

Madrid kuasai jalannya kompetisi di sesi pertama. Pertandingan baru jalan tujuh menit, Los Blancos telah hampir unggul lewat sundulan Gareth Bale. Bola tidak berhasil meluncur ke gawang Espanyol sesudah dapat ditepis penjaga gawang.

Di menit ke-16, Madrid kembali memperoleh kesempatan. Kesempatan ini giliran Isco yang melepas tembakan, tetapi bola sukses ditepis Diego Lopez.

Espanyol bukanlah tanpa ada kesempatan. Tim tuan-rumah memperoleh kesempatan emas dari Gerard Moreno, yang terima bola hasil sundulan Carlos Sanchez selesai memotong bola sapuan Raphael Varane. Gerard, yang telah bertemu dengan penjaga gawang, tidak berhasil melesakkan gol dari jarak dekat.

Madrid kembali memperoleh sebagian kesempatan di sisa sesi pertama. Walau demikian, sampai turun minum skor 0-0 tetaplah bertahan.

Espanyol mulai sesi ke-2 dengan begitu bagus. Sergio Garcia dengan brilian dapat mengungguli Varane serta melepas tendangan dari pojok sempit, tetapi Keylor Navas lakukan penyelamatan gemilang dengan tepisan.

Di menit ke-56, Espanyol kembali memperoleh kesempatan. Usaha Gerard dengan satu sepakan voli pas menghadap kepelukan Navas.

Madrid baru mulai menyebar ancaman selepas pertandingan jalan satu jam. Tetapi, kesempatan bermakna baru didapat pada menit ke-66 lewat Bale. Bale, yang menyongsong umpan dari sepak sudut dengan sundulan tidak berhasil buat gol sesudah bola bisa di tangkap penjaga gawang.

Espanyol mulai kembali bangkit masuk menit ke-75. Tim asal Catalan itu dapat menyebar ancaman ke gawang Madrid. Kesempatan emas didapat lewat sundulan Gerard, tetapi tidak berhasil berbuah gol sesudah bola dapat di tangkap Navas.

Jerih payah Espanyol baru berbuah hasil di penghujung masa injury time. Gerard sukses melesakkan gol dengan sepakan voli sesudah menyongsong umpan silang Sergio Garcia. Gol itu juga membawa Espanyol keluar jadi pemenang dengan skor 1-0.

Conte Yang Harus Segera Perlihatkan Hasil Bagus Untuk Amankan Karirnya

Premier League

sejauh ini Chelsea tampil buruk sebagai juara bertahan Premier League dimana mereka tidak benar-benar bisa memperlihatkan penampilan maksimalnya. saat ini Chelsea yang hanya bisa menduduki posisi ke 5 menjadi tanda tanya besar akankah hal itu menjadi akhir bagi karir Antonio Conte sebagai manajer mereka yang dianggap telah gagal mendapat hasil bagus pada musim ini.

untuk bisa mengamankan posisinya tentunya Chelsea harus segera bisa memetik kemenangan melawan tim besar terlebih mereka baru saja menelan kekalahan 2-1 ketika menghadapi Man United. kekalahan itu menambah derita Chelsea yang tak bisa mengejar Man City dipuncak klasemen dan harus tergeser dari posisi empat besar.

Chelsea harus segera memprlihatkan hasil bagus kalau ingin menyelamatkan karir Conte sebagai manajer mereka dan laga itu tak lama lagi akn segera dilangsungkan. nantinya mereka akan bertandang kemarkas Man City, hal ini akan benar-benar menentukan nasip Conte karena mereka akan menghadapi kandidat terkuat Premier League musim ini dan tak hanya itu pada laga selanjutnya mereka juga sudah ditunggu di Liga Champions untuk mengalahkan Barcelona di leg kedua.

leg pertama pihak Chelsea gagal mendapat kemenangan di Stamford Bridge dimana mereka ditahan imbang 1-1. namun mereka memiliki kesempatan di leg kedua yang akan dilangsungkan di Camp Nou. tentu leg kedua ini akan lebih sulit dar leg pertama namun Chelsea harus bisa menang bagaimanapun caranya.

jika Chelsea kalah pada laga besar tersebut maka sudah dipastikan kalau jabatan Conte sebagai manajer di Chelsea benar-benar akan terancam karena Chelsea tidak mau menerima kegagalan untuk yang kesekian kalinya.

Sarri Senang Lihat Penampilan Oke Napoli

S.S.C. Napoli

Napoli kembali melanjutkan perjalannya di Serie A dimana pada pertandingannya kali ini mereka menghadapi Cagliari sebagai lawan pada pertandingannya. tampil bagus pada pertandingannya pihak Napoli sukses meraih kemenangan telak dari Cagliari dimana kemenangan itu mencapai lima gol tanpa balas.

tampil di Sardegna Arena tidak membuat Cagliari sebagai tuan rumah benar-benar diuntungkan pada pertandingannya justru mereka mendapat tekanan yang luar biasa dari Napoli. pihak Napoli tampak tampil bagus pada pertandingannya dimana mereka mampu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang besar pada pertandingannya. Napoli mampu unggul dua gol dibabak pertama dan menambah tiga gol dibabak kedua. berkat kelima golnya kini mereka semakin memimpin dipuncak klasemen sementara saat ini dengan total 69 poin.

sebagai manajer Maurizio Sarri mengaku senang dengan penampilan timnya. ia puas dengan kemenangan besar itu dimana berkat kemenangan itu kini timnya bisa lebih tampil percaya diri untuk menyambut laga-laga yang akan datang. keinginan mereka untuk menjauh dari Juventus yang mengejar diposisi kedua masih terus memperlihatkan hasil yang bagus.

” sejauh ini kita bisa tampil bagus itu membuat saya senang terlebih kemenangan kali ini amat besar yang jujur memuaskan rasa keinginan saya untuk menang dilaga tersebut. kita kini semaki memimpin dipuncak klasemen dan berusaha untuk menjauh sejauh mungkin dari kejaran tim lain terutama Juventus yang harus diwaspadai.” ujar Sarri

” bagaimanapun kemenangan kali ini akan menambah percaya diri tim untuk terus memetik kemenangan berat lainnya. meski tidak mudah namun itu akan tetap kita lakukan dan saya yakin kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkna di musim yang bagus ini.” tambahnya

Portugal Bukan Menjadi Sebagai Tim favorit Di Kompetisi Piala Dunia

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo juga akan memimpin timnas Portugal di Piala Dunia 2018. Ronaldo mengatakan timnya tidaklah satu diantara favorit  karna ada tim-tim beda yang lebih kuat.

Portugal masuk Group B di Piala Dunia 2018 dengan Spanyol, Maroko, serta Iran. Pada kompetisi pertamanya, A Selecao das Quinas juga akan segera berjumpa Spanyol di Sochi, 15 Juni 2018.

Portugal datang ke Piala Dunia 2018 dengan modal oke. Tim garapan Fernando Santos itu berstatus juara bertahan Piala Eropa. Mereka juga lewat sesi kwalifikasi Piala Dunia dengan begitu baik, menang sembilan kali dalam sepuluh kompetisi.

Walau demikian, Ronaldo jadi kapten sekalian penyerang andalan Portugal mengatakan ada tim-tim beda yang lebih layak dijagokan jadi juara di Piala Dunia.

” Kami bukanlah favorite. Kami mesti jujur, rendah hati, serta mengerti kalau, dengan teori, ada tim-tim dengan beberapa nama lebih kuat, seperti Brasil, Spanyol, Jerman, juga Argentina, ” tutur Ronaldo pada Desimpedidos seperti diambil Soccerway.

” Kami bukanlah favorite, tapi semuanya mungkin saja dalam sepakbola. Kami juga akan berupaya lolos dari sesi penyisihan group. Sesudahnya, kami tidak tahu, ” kata pemain Real Madrid itu.

Sesudah mengantarkan negaranya jadi juara Piala Eropa, Ronaldo juga akan berupaya lakukan hal sama di arena Piala Dunia. Tetapi, andaikata tidak sukses, Ronaldo tidak juga akan terasa karirnya kurang komplit.

” Saya telah menjangkau semuanya yang saya mimpikan dalam sepakbola. Kita dapat miliki semuanya mimpi serta maksud, tapi saya telah menjangkau demikian beberapa hal indah hingga saya tidak miliki mimpi yang tersisa, ” papar Ronaldo.

” Bila Anda ajukan pertanyaan apakah saya menginginkan memenangkan Piala Dunia. . . sudah pasti! Tapi, bila saya mesti pensiun saat ini, saya juga akan begitu bangga. Saya tidak sempat menganggap karir saya juga akan seindah ini, ” tuturnya.

Sebelumnya terjun ke Piala Dunia, Portugal juga akan berujicoba melawan Mesir serta Belanda pada bulan depan.

Arsenal Tetap Menjadi Sebagai Tim Yang Berbahaya Di Mata Manchester City

David Silva

Manchester City menang telak atas Arsenal di final Piala Liga Inggris. Tapi, hal tersebut tidak lalu buat City berasumsi mudah potensi ancaman Arsenal.

City melibas Arsenal 3-0 pada kompetisi final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (25/2/2018) , lewat gol-gol Sergio Aguero, Vincent Kompany, serta David Silva. Kemenangan ini hasilkan trofi pertama untuk The Citizens di masa Pep Guardiola.

Pada kompetisi setelah itu, City juga akan kembali bertemu dengan Arsenal. Mereka juga akan menyambangi Emirates Fase dalam kelanjutan Premier League, Jumat (2/3/2018) dinihari WIB.

Kemenangan telak di Wembley yaitu modal yang begitu positif untuk City. Mereka juga akan berupaya untuk menaklukkan Arsenal sekali lagi untuk kembalikan jarak dengan Manchester United di papan klassemen jadi 16 point.

Walau demikian, City mengerti kalau Arsenal tetaplah adalah tim kuat yang tidak juga akan mudah ditaklukkan, terlebih di kandangnya sendiri.

” Kami ketahui Arsenal dapat bermain, mereka mempunyai satu tim kuat. Ini juga akan menantang serta kami mesti siap, ” tutur gelandang City, Ilkay Guendogan, di Sky Sports.

” Ini tidak juga akan gampang. Mungkin saja agak aneh hadapi mereka 2 x dalam empat hari, ” kata Guendogan.

Selesai hadapi Arsenal, City juga akan menjamu Chelsea pada Minggu (4/3/2018) . Sesudahnya, mereka juga akan berjumpa Basel di leg ke-2 sesi 16 besar Liga Champions.

” Masih tetap terdapat beberapa kompetisi besar yang perlu dimainkan serta yang selanjutnya yaitu Kamis kelak hadapi lawan yang sama. Ini tidak berhenti, ” tutur Guendogan.

” Tidak ada saat untuk betul-betul santai. Saat ini kami berupaya menyiapkan diri untuk kompetisi hari Kamis serta berupaya menuai kemenangan yang lain, ” tuturnya.

Sebesar Apa Kepedulian Pemilik Arsenal Terhadap Tim Dan Para Penggemar Nya

Liga Champions

Arsenal tidak tunjukkan perubahan dalam satu tahun lebih paling akhir. Yang memiliki club juga jadi tujuan kritik karna tidak lakukan suatu hal untuk merubahnya.

Musim ini jalan sangat berat untuk Arsenal. The Gunners terancam kembali tidak berhasil finish empat besar di Premier League, dengan saat ini tertahan di posisi enam sesaat serta berjarak 10 point dari zone Liga Champions.

Mereka telah terdepak di sesi ke-3 Piala FA serta kalah telak di final Piala Liga Inggris dari Manchester City. Hanya satu kesempatan untuk menyelamatkan musim ada di Liga Europa, itupun dengan fakta mereka juga akan hadapi AC Milan di sesi 16 besar.

Eks penyerang Arsenal Ian Wright mengatakan yang memiliki klub, Stan Kroenke, tidak serius menginginkan membawa tim ke arah keberhasilan. Sebab memperhitungkan debut Arsene Wenger jadi manajer dalam 13 musim paling akhir, semestinya tempatnya telah digantikan sosok baru.

Wenger memanglah membawa Arsenal juara Piala FA 3x di empat musim paling akhir, tetapi di waktu yang sama puasa titel liga masih tetap berlanjut. Jangankan juara, sebatas finish di zone Liga Champions saja saat ini berat.

” Kroenke tidak cukup perduli, Kroenke tidak perduli. Bila dia perduli, Wenger takkan diberi kontrak dua tahun dengan segalanya yang berlangsung, ” ungkap Wright pada BBC Radio.

” Dengan apa yang berlangsung saat ini, kenapa kebanyakan orang dari mulai fans, pencinta Wenger, baru lihat kalau saat ini telah tiba di titik dimana dia mesti pergi? Dengan semuanya spanduk, dengan pesan Wenger out. ”

” Yang memiliki semestinya ada, duduk, serta bertanya apa yang berlangsung? Bagaimana ini jalan? Apa yang juga akan kami kerjakan? Bagaimana tim dapat kembali jadi ke titik yang dikehendaki fans? ”

” Selanjutnya tidak ada yang memerhatikan fans. Mereka telah menyebutkan bertahun-tahun apa yang dikehendaki, tapi tidak ada yang memerhatikan. Kenyataannya, yang memiliki tidak lakukan apa pun serta cuma memberi kekuasaan penuh untuk Wenger untuk selalu lakukan hal yang dia kerjakan. ”

” Tidak ada pertanggungjawaban untuk beberapa pemain, konsekwensi juga akan tampilan jelek, tak ada konsekwensi atas inkonsistensi mereka, hingga selalu lakukan apa yang mereka kerjakan, ” paparnya.

Menurut Gary Neville Liverpool Bakal Juara Musim Depan

Gary Neville

Gary Neville yakin Liverpool memiliki senjata yang mampu memenangkan gelar juara di Premier League. Meski bukan di musim ini, namun di musim berikutnya The Reds mampu bersaing untuk memperebutkan trofi bersama tim-tim hebat.

Liverpool mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Anfield di liga musim ini dan naik ke posisi kedua dengan kemenangan 4-1 atas West Ham pada hari Sabtu. Sisi Jurgen Klopp telah mencetak gol terbanyak kedua di liga dengan trio serangan Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino memberikan kontribusi besar terhadap total mereka sebanyak 65 gol. Namun, Liverpool telah kebobolan lebih banyak gol daripada yang lainnya di empat besar sebanyak 32 gol.

Neville yakin Liverpool memiliki serangan yang mampu memenangkan gelar juara di Premier League, meski pertahanan mereka bukan yang terkuat di papan atas Inggris sekarang ini, namun dia sendri yakin jika tim asuhan Jurgen Kloop bakal memberikan kejutan yang luar biasa di musim berikutnya. Dia mengatakan seperti ini. Musim lain selain bila anda memiliki tim Manchester City ini, semua orang pasti sudah membicarakan tentang Liverpool untuk waktu yang lama.

Jumlah gol yang mereka nilai dan cara mereka bermain. Saya melihat mereka di Porto di Liga Champions minggu yang lain dan mereka hebat. Serangan balik dan kecepatan di mana mereka bergerak, dan apa Klopp keluar dari Salah, Firmino juga melihat pemain hebat saat ini. Ada potensi nyata di sana untuk memenangkan liga. Tapi pertahanan Manchester City bukan yang terbesar Ini bagus dan bukan yang terhebat Jika anda mencetak gol sebanyak itu, mungkin Anda bisa memenangkan liga dengan pertahanan yang kurang bagus.

Eks bek Manchester United ini percaya bentuk dari Liverpool yang mengesankan dapat dikaitkan dengan manajer Jurgen Klopp, yang menurutnya pantas mendapat banyak pujian seperti tiga depan. Dia berkata. Orang-orang meragukan Klopp tapi kita berbicara tentang kepribadian pria itu. Dengan para manajer saat ini, ini tentang rekrutmen, taktik dan kemampuan untuk menginspirasi.

Anda bisa melihat pertunangan langsung Klopp dengan fans Liverpool, Anda bisa melihat pertunangan langsungnya dengan para pemain. Mereka mencintainya karena dia adalah karakter yang sangat menarik dan menyenangkan Ada sedikit bintang nyata di sepakbola Inggris saat ini dan Klopp adalah bintang. Dia telah memiliki kepribadian itu.

Arsene Wenger Menegaskan Gol Kedua Man City Adalah 100 Persen Offside

Arsene Wenger

Bos Arsenal Arsene Wenger menegaskan gol kedua Manchester City dalam kemenangan akhir di Piala Carabao 3-0 mereka adalah 100 persen offside.

Gol dari Sergio Aguero, Vincent Kompany dan David Silva menyerahkan Man City trofi pertama mereka pada era Pep Guardiola saat mereka melaju ke kemenangan di Wembley. Namun, Wenger tersinggung pada gol kedua Man City di menit ke-58, dengan menyatakan keyakinannya bahwa Leroy Sane sedang menghalangi saat berdiri dalam posisi offside saat Kompany menjalani usaha awal Ilkay Gundogan.

Saya percaya kami sedikit tidak beruntung, kata Wenger. Tujuan kedua, saya baru saja menontonnya lagi. Itu adalah gol penting untuk pertandingan ini, dan bagi saya itu 100 persen offside. Bos Arsenal mengulangi hal ini dalam konferensi pers pasca pertandingannya, yang menyoroti ketidakpercayaannya bahwa VAR merasa puas bahwa tujuannya harus diraih.

Saya merasa semua berjalan melawan kami hari ini, kata Wenger. Tujuan kedua adalah offside. Saya tidak tahu siapa yang duduk di VAR. Aku hanya menontonnya lagi. Ini adalah misteri bagiku bagaimana kamu bisa duduk di sana dan melihat itu [di VAR] dan tidak memberikan offside. Sebelum Man City membuka rekening mereka di Wembley, Arsenal melewatkan kesempatan pertama pertandingan saat Pierre-Emerick Aubameyang ditolak oleh Kyle Walker dan kemudian kiper Claudio Bravo.

Aguero kemudian membawa Man City ke depan beberapa menit kemudian, dengan Man City maju menyenggol Shkodran Mustafi dari tendangan gawang Bravo sebelum dengan tenang mengangkat bola melewati David Ospina. Dan meskipun Wenger sekali lagi merujuk gol kedua offside, pelatih asal Prancis itu mengakui timnya membuat kesalahan mahal dalam kekalahan terakhir. Kami memiliki kesempatan baik pertama dan sangat mudah yang kami lewatkan. Setelah itu kami melakukan kesalahan besar pada gol pertama. Kami mengendalikan mereka dengan cukup baik di babak pertama, kata Wenger.

Babak kedua saya merasa kami awal yang buruk, tapi kami juga tidak beruntung karena gol kedua offside. Setelah itu terlalu banyak untuk kami. Saya ingin membuat perubahan pada 2-0 tapi permainan tidak berhenti dan setelah 3-0 sudah terlambat. Secara keseluruhan, selamat kepada Man City, pada akhirnya mereka pantas mendapat kemenangan.

Bila anda kehilangan permainan dan anda membuat kesalahan yang harus anda terima untuk dikritik. Ini sangat sulit setelah pertandingan, jadi anda tidak ingin terlalu banyak menyukai kritik, itu adalah bagian yang paling mudah. Bila kalah 3-0, tentu saja harus bertahan lebih baik. Saya masih merasa bahwa kadang-kadang, untuk periode dalam permainan kita bertahan dengan sangat baik dan tiba-tiba kita kehilangan sedikit konsentrasi. Terhadap tim berkualitas yang anda bayar untuk itu.

Pep Guardiola Tidak Takut Dengan FA Terkait Pesan Politik

Pep Guardiola

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan dia akan terus mengenakan pita kuning untuk mendukung politisi Catalan yang dipenjara karena dia adalah manusia di hadapan seorang manajer.

Empat pemimpin Catalan dipenjara karena pemberontakan dan penghasutan setelah referendum Oktober tentang kemerdekaan untuk wilayah tersebut, yang diperintah ilegal oleh Spanyol. Guardiola, mantan kapten dan pelatih Barcelona dan penduduk asli Catalan, pekan ini didakwa oleh Asosiasi Sepak Bola dengan mengenakan pesan politik, namun tetap mengenakan pita lagi di Wembley untuk final Piala Carabao hari Minggu.

Guardiola berbicara panjang lebar mengenai masalah ini setelah Man City menang 3-0 atas Arsenal dan berkata. Jika saya melanggar peraturan, saya menerima denda. Saya adalah seorang manusia. Ada empat orang di penjara, ada orang lain yang berada di luar Catalonia ketika mereka kembali, mereka akan dipenjara, dipenjara karena pemberontakan dan hasutan.

Ini bukan tentang politisi, ini tentang demokrasi, ini membantu orang-orang yang sama sekali tidak melakukan apa-apa. Guardiola merujuk Brexit dan referendum kemerdekaan Skotlandia dan menekankan bahwa Catalonia hanya mencari proses damai yang serupa. Mereka tidak punya senjata, katanya. Senjata yang kita miliki hanyalah suara, surat dan suara.

Anda melakukan Brexit. Anda mengizinkan Skotlandia mengadakan referendum jika mereka mau tinggal di Inggris atau tidak. Dan, setelah, rakyat memilih, itulah yang mereka minta dan mereka di penjara sekarang. Guardiola menghadapi potensi bagus karena melanggar peraturan kit dan periklanan FA, namun telah berjanji untuk terus menunjukkan dukungannya, bahkan jika pada akhirnya mengarah pada larangan touchline.

Sebelum menjadi manajer, saya adalah manusia, katanya, saya akan menerima jika FA memutuskan tentang perilaku saya, hanya untuk menjadi bagian dari sesuatu untuk kemanusiaan. Itulah mengapa saya menghargai dukungan fans dari Manchester City. Mereka FA tahu bahwa saya akan memakai pita kuning itu selalu Saya bisa memakainya di tempat lain, tidak hanya di dada saya Mereka tahu saya akan memakainya.

UEFA memiliki pendapat lain mengenai isu-isu ini, mereka bilang bisa mengenakan apapun selama anda menunjukkannya dengan hormat. Ini jelas berbeda karena situas sama sekali tidak sama seperti yang mereka lakukan sekarang ini.