Monthly Archives: June 2018

Tim Jepang menjadi Salah Satunya Tim Asia

piala dunia 2018

Dalam ajang kompetisi Piala Duni 2018 yang tengah berlangsung di Rusia saat ini,hanya terdapat satu tim yang berhasil masuk dan lolos dari babak fase grup yaitu skuat timnas Jepang. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa didalam laga pertamanya pada fase grup H,skuat timas Jepang pun berhasil mengantongi kemenangannya terlebih dahulu usai menundukkan lawannya timnas Kolombia dengan skor tipis 2-1 pada 19 Juni lalu. Perjuangan dari skuat timnas Jepang itu pun dilanjutkan didalam laga keduanya melawan timnas Senegal pada 24 Juni lalu yang berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Dan didalam laga ketiganya pada grup H,skuat timnas Jepang pun nyatanya harus mengalami kekalahan 0-1 pada saat berhadapan dengan timnas Polandia pada 28 Juni lalu.

Meski demikian skuat timnas Jepang yang ditangani oleh pelatih Akira Nishino itu pun berhak melaju kebabak selanjutnya didalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018,yakni lolos dari fase grup H dengan predikat sebagai runner up atas keunggulan head to head atas timnas Kolombia meski mereka memiliki jumlah raihan poin yang sama dengan timnas Senegal didalam fase grup H.

Dengan lolosnya timnas Jepang kedalam babak 16 besar Piala Dunia 2018 itu pun tentunya akan membuat mereka nantinya berhadapan dengan timnas Belgia pada 3 Juli mendatang. Dimana timnas Jepang yang ditangani oleh Akira Nishino itu pun tentunya harus bisa tetap bermain dengan cukup impresif dalam menghadapi ketangguhan permainan dari timnas Belgia yang akan mereka hadapi nantinya. Sebab timnas Belgia sendiri pun merupakan salah satu tim yang lolos dari fase grup G dengan poin penuh tanpa sekalipun mengalami kekalahan didalam fase grupnya,terlebih lagi timnas Belgia pun menundukkan timnas Inggris dengan skor tipis 1-0 didalam laga ketiganya pada fase grup G pada 29 Juni lalu.

Sementara itu timnas Belgia yang juga memastikan diri masuk kedalam babak 16 besar Piala Dunia 2018 tersebut pun tentunya tidak boleh memandang remeh kekuatan dari timnas Jepang yang akan mereka hadapi nantnya pada 3 Juli mendatang. Sebab Roberto Martinez selaku pelatih dari timnas Belgia itu pun tidak ingin timnya mengalami hal yang sama seperti yang pernah dialami oleh timnas Kolombia pada 19 Juni lalu. Oleh karena itulah Roberto Martinez pun ingin para pemainnya untuk bisa tampil dengan semaksimal mungkin pada saat menghadapi timnas Jepang pada 3 Juli lalu agar nantinya mereka pun bisa lolos dan masuk kedalam babak perempat final Piala Dunia 2018 nantinya.

Kolombia Akan berhadapan dengan Inggris Didalam Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

piala dunia 2018

Dalam laga ketiga pada fase grup H Piala Dunia 2018 yang berlangsung hari Kamis (28/6/2018) tadi malam di Samara Arena,skuat timnas Kolombia pun akhirnya bisa memastikan diri lolos kebabak selanjutnya yakni masuk kedalam babak 16 besar Piala Dunia 2018 usai menundukkan lawannya timnas Senegal dengan skor tipis 1-0. Dimana gol kemenangan dari timnas Kolombia itu pun dipersembahkan oleh Yerry Mina. Dengan adanya raihan kemenangan serta tambahan tiga poin yang didapatkan oleh timnas Kolombia pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka lolos sebagai juara grup H dengan jumlah raihan 6 poin.

Dan tentunya timnas Kolombia yang berhasil memastikan diri kebabak 16 besar Piala Dunia 2018 tersebut pun nantinya akan berhadapan dengan timnas Inggris pada 4 Juli mendatang. Karena timnas Inggris sendiri pun lolos dari fase grup G sebagai runner up setelah mereka mengalami kekalahan 0-1 dari timnas Belgia pada 29 Juni lalu. Meski demikian timnas Inggris pun memang bisa dibilang merupakan salah satu tim yang patut diwaspadai oleh timnas Kolombia jika nantinya mereka ingin bisa memastikan diri untuk bisa bermain lebih lanjut didalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang tengah mereka ikuti saat ini.

Oleh karena itulah timnas Kolombia yang ditangani oleh Jose Pekerman itu pun tentunya harus bisa tetap mempersiapkan para pemainnya untuk bisa tetap berada didalam performa permainan yang impresif dan tentunya harus bisa tetap tampil konsisten pada saat nantinya mereka akan berhadapan dengan timnas Inggris didalam laga babak 16 besar. Karena Jose Pekerman pun cukup yakin jika skuat timnas Inggris pun sudah menyiapkan para pemainnya untuk bisa tampil dengan lebih baik lagi didalam babak 16 besar meski mereka mengalami kekalahan dari timnas Belgia didalam laga ketiga pada fase grup G.

Sementara itu timnas Inggris yang berhadapan dengan timnas Belgia pada 29 Juni lalu itu pun tidak menurunkan beberapa pemain pilarnya,sebab baik timnas Inggris dan juga timnas Belgia yang sudah pasti lolos itu pun memang menyimpan beberapa pemain pilarnya agar nantinya para pemainnya tersebut pun bisa tampil dengan maksimal didalam laga selanjutnya. Dan hal itu pun pastinya akan dilakukan oleh Gareth Southgate selaku pelatih dari timnas Inggris yang akan menurunkan kekuatan terbaiknya pada saat akan menghadapi timnas Kolombia pada 4 Juli mendatang. Dimana Gareth Southgate pun sangat berharap jika para pemainnya tersebut pun bisa meraih kemenangannya dari timnas Kolombia dan melaju kebabak selanjutnya didalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang mereka ikuti saat ini.

Meski Sudah Tersingkir,Tunisia Tetap Bermain Dengan Apik Saat Hadapi Panama

Fakhreddine Ben Youssef

Dalam laga ketiga pada fase grup G yang berlangsung hari Jumat (29/6/2018) dini hari tadi di Mordovia Arena,skuat timnas Tunisia dan timnas Panama yang memang sudah tersingkir dari ajang kompetisi Piala Dunia 2018 tersebut pun masih harus tetap menjalani laga ketiganya yang mereka miliki didalam fase grup G tersebut. Dan didalam laga ketiganya tersebut,timnas Tunisia pun berhasil mengantongi kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan timnas Panama dengan skor tipis 2-1. Dimana gol-gol kemenangan dari timnas Tunisia itu pun dipersembahkan oleh Fakhreddine Ben Youssef dan Wahbi Khazri. Sementara itu satu buah gol dari timnas Panama itu pun berasal dari gol bunuh diri yang dilakukan oleh Yassine Meriah.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,skuat timnas Tunisia yang berhadapan dengan timnas Panama itu pun memang terlihat bermain dengan cukup ketat dan sengit dari awal mulainya laga babak pertama. Karena hal tersebut pun bisa terlihat dari permainan berimbang yang dijalani oleh timnas Panama dengan timnas Tunisia didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi timnas Panama pun akhirnya bisa unggul dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 33 pada babak pertama melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Yassine Meriah. Namun setelah itu skor 1-0 yang didapatkan oleh timnas Panama itu pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,skuat timnas Tunisia yang tertinggal 1-0 dari timnas Panama didalam laga babak pertama itu pun terlihat bermain dengan lebih baik dan lebih impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil timnas Tunisia pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 dimenit 51 pada babak kedua melalui gol dari Fakhreddine Ben Youssef. Skor imbang 1-1 yang didapatkan oleh timnas Tunisia itu pun lantas tidak bertahan lama,karena dimenit 66 timnas Tunisia pun akhirnya bisa membalikkan keadaannya menjadi unggul 1-2 melalui gol dari Wahbi Khazri. Setelah itu skor 1-2 yang didapatkan oleh timnas Tunisia itu pun lantas tetap bertahan dan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh timnas Tunisia pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka berada diperingkat ketiga pada fase grup G dengan jumlah raihan 3 poin. Sedangkan timnas Panama yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun harus berada diperingkat keempat tanpa jumlah raihan poin apapun.

Tommy Sugiarto Ke Perempatfinal, Jonatan Christie Gugur

Tommy Sugiarto

Tommy Sugiarto berhasil melangkah ke babak kuarter final Malaysia Open 2018 setelah memenangkan duel melawan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharden didalam babak 16 besar.

Menjalani duel babak 16 besar di Axiata Arena yang terletak di Bukit Jalil Malaysia, Tommy Sugiarto mampu untuk langsung memenangkan duel melawan Kantaphon Wangcharden itu hanya dalam dua gim saja, yakni dengan skor 21-13 dan 21-19.

Meskipun memiliki terolehan skor yang terpaut cukup jauh pad saat gim pertama, sejatinya Tommy Sugiarto mampu diimbangi oleh wakil dari Thailand tersebut. Pada awal pertandingan, kedua pemain tunggal putra tersebut mampu untuk saling mengejar satu sama lain. Sempat tertinggal 5-7, Tommy mampu untuk berbalik unggul 11-9 dari Wangcharden. Pada saat skor pertanding gim 1 sudah 12-11, Tommy tidak segan-segan untuk langsung ngebut dan mencetak delapan skor langsung. Namun sayang Tommy harus membiarkan lawannya mencuri dua angka lagi sebelum menutup gim satu dengan skor 21-13.

Sementar untuk gim kedua, Tommy juga masih mendapatkan tertinggal di awal babak dengan skor 2-5. Namun Tommy mampu untuk membuat skor pertandingan menjadi 7-7. Tommy sempat kembali lagi tertinggal 8-11 dari Wangcharden sebelum pada akhirnya mampu untuk memimpin pertandingan dengan skor 19-18 dan akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-19.

Kemenangan itu membuat Tommy Sugiarto menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di nomor tunggal putra setelah Jonatan Christie takluk dari wakil Prancis, Brice Leverdez dalam pertandingan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-10, 17-21 dan juga 23-25.

Selain Jonatan Christie, wakil Indonesia pada cabang tunggal putra yang juga telah gugur adalah Anthony Sinisuka Ginting yang sudah terlebih dahulu harus pulang kampung pada saat babak 1 karena kalah dari Kento Momota dengan skor 21-12, 17-21 dan 14-21.

Untuk pertandingan babak delalapan besar nanti, Tommy Sugiarto akan berhadapan melawan wakil dari China Shi Yuqi yang juga sukses melangkah ke babak delapan besar dengan menaklukan rival satu negaranya, Lin Dan dengan skor 21-19 dan 21-12.

PRANCIS JUGA SUDAH AMAT KENAL DENGAN MESSI

Lionel Messi

Prancis pada saat ini akan berhadapan langsung dengan Argentina yang berada di babak 16 besar pada ajang Piala Dunia 2018. Dan juga Les Blues yang juga sudah diperkuat beberapa pemain yang sudah amat mengenal Lionel Messi.

Pertandingan itu pun juga akan diselenggarakan pada saat itu antara prancis melawan Albiceleste yang akan berlangsung di Kazan Arena, pada hari sabtuu  (30/6/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. Messi pun juga akan jelas menjadi pemain yang diwaspadai atau pemain yang berbahaya sekalipun oleh tim asuhan Didier Deschamps.

Dan messi pun juga akan menjadi salah satu kunci kemenangan Argentina atas Nigeria dengan skor akhirnya yaitu 2-1. Dan La pulga juga sudah mencetak gol pertama, ujuga sudah mencetak gol pertama, yang juga digenapi dengan gol dari Marcos Rojo.

Akan tetapi di timnas Prancis, yang hanya ada satu rekan yang berasal  dari tim messi di Barcelona. Dan dia adalah Samuel umtiti, yang juga bisa disebut sebagai terbiasa setelah menghadapi pemain dengan catatan lebih dari 40 gol dan dibarcelona sendiri pun juga sudah mencapai raihan 40 gol dengan bersama Los Cules dalam Sembilan tahun terakhir.

Kiper kedua dari prancis pun yang bernama , Steve Mandanda, tahu juga dengan ancaman dari messi tersebut.dan bagaimana pun juga prancis selalu harus was-was terhadap pemain dari argentina yaitu messi yang bisa membahayakan tim prancis tersebut dan bagaimana pun juga tim prancis juga harus memperkuat para pemain-pemainnya untuk menghadapi messi pemain dengan catatan yang tinggi dan tidak bisa diremehkan sama sekali .

dan prancis juga percaya diri bahwa dia akan benar-benar menyiapkan rencana dengan taktik mereka sendiri agar tim prancis tersebut dapat bertahan dan disisi lain pola pertahanan prancis juga akan sangat di perkuat.

Kata prancis kami harus bertahan dengan baik, saling berdekatan satu sama lain , meski pun demikian messi bisa melakukan semua hal dengan cara bermainnya.

Southgate Juga Kaget Mengetahui Jerman Terdepak

Gareth Southgate

 

Tersingkirnya sang juara bertahan, Jerman, di arena Piala Dunia 2018 jadi suatu surprise untuk banyak pihak. Tidak kecuali Gareth Southgate, yang disebut pelatih dari satu diantara calon juara yang lain, Inggris.

Jerman datang ke Rusia dengan membawa status juara pada pagelaran pada awal mulanya, yaitu th. 2014. Ketika ini, scuad bimbingan Joachim Loew itu dapat mencapai trofi sesudah mempecundangi dua negara raksasa asal Amerika Selatan, Brasil serta Argentina.

Sayangnya, keperkasaan ini malah tak terulang pada seri kesempatan ini. Jadi demikian sebaliknya, Manuel Neuer dkk malah tersingkir di sesi group serta rubuh di tangan dua tim kuda hitam, Meksiko serta Korea Selatan, dan akhiri fase group jadi juru kunci.

Kenyataan itu terang mencengangkan banyak pihak, lantaran Die Panzer adalah satu diantara favorit juara di pertandingan itu. Bahkan juga Southgate sendiri juga terperanjat.

” Sudah pasti saya terperanjat. Saya disini pada musim panas lalu untuk Piala Konfederasi serta mereka membawa tim yang muda, mereka juga memenangi final U-21, ” tutur Southgate seperti yang diambil dari Daily Mail.

” Sangatlah tak umum lihat mereka kesusahan seperti itu, namun level dari semuanya tim sangat kuat. Serta mereka memainkan tim yang sangatlah bagus dengan cara taktik melawan mereka serta memperlancar serangan balik, ” lanjutnya.

Southgate mengakui kalau dianya menyiapkan timnas Inggris dengan pelajari timnas Jerman. Oleh karenanya, apa yang dikerjakan oleh Die Panzer memberi dampak pada The Three Lions pada sekarang ini.

” Kami memperoleh beberapa hal dari pelajari Jerman jadi tim,. Kami belajar banyak dari lihat mereka pada musim panas lalu, serta mengimplemetasikan sebagian, lantaran mereka yaitu tim yang memenangkan Piala Dunia, ” lanjutnya.

” Dengan cara tak segera, saya mau menyampaikan kalau mereka mempunyai dampak pada apa yang kami kerjakan saat ini. Namun dalam berolahraga serta hidup, anda mesti selalu berevolusi serta berkembang, serta ini tunjukkan siapa saja dapat rapuh, ” ujarnya.

Berbanding terbalik dengan Jerman, Inggris malah sekarang ini tengah jadi pemuncak klassemen group G serta sudah di pastikan maju ke sesi 16 besar. Harry Kane dkk saat ini cuma butuh memerankan satu partai fase group sekali lagi melawan Belgia hari Jumat (29/6) awal hari kelak.

Kutukan juara Bertahan

piala dunia 2018

Salah satu TIMNAS dari jepang mengejutkan bahwa tidak lolos dari babak penyisihan di ajang Piala Dunia 2018, karena jerman gagal lolos dengan catatan sebagai juru kuncinya klasmen di Grup F. karena kegagalan jerman pada saat itu telah menjadi sebuah sorotan tersendiri bahkan Jerman datang ke Negara Rusia dengan mengungkapkan sebagai juara bertahannya.Jerman adalah juara piala dunia pada tahun 2010.

Namun Jerman terlihat Nampak gagal lolos setelah cuman bisa meraihkan dengan tiga point dari tiga pertandingan yang di jalani oleh kepada Grup F. Der Panzerpun meneruskan sebuah kutukan.bahwa juaranya bertahan selalu mengalami nasib buruk di Piala Dunia namun jerman datang sebagai unggulannya di Piala Dunia pada tahun 2018. Namun Mesut Ozil justru terjadi gagal di babak grupnya.

Pada Piala dunia tahun 2010 di italia datang sebagai juara di babak grup. Hal ini terjadi pada spanyol di Piala dunia pada tahun 2018 telah terjadi kegagalan di babak berikutnya dengan menggunakan status sebagai juara bertahannya. Meskipun Mesut Ozil adalah menjadi salah satu pemain yang di sorot dengan kegagalannya jerman. Arsenal terlihat Nampak buruk saat melihat Jerman yang sudah kalah dengan menghasilkan skor 1-0 dan akhirnya Ozil tidak melakukan berbuat banyak hal.

Saat mereka di laga terakhirnya, Jerman kalah 1-0 dari korea selatan dan Ozil pun telah berkembali bermain dengan waktu 90menit. Ozil akan membuat tujuh gol di laga selanjutnya. Karena paling banyak di bandingkan pemain lainnya. Penajaga gawang yang datang dari Jerman Bernama Manuel Neuer akan mengambil resiko besar dengan maju ke depan ketika timnya tertinggal 1-0 dari Korea Selatan.

Jepang telah membuat dua kesalahannya yang berujungnya pada terjadi saat gol. Satu laga kontra Korea Selatan dan satu lagi saat kalah dari Meksiko namun saat itu dia baru sembuh dari cedera dan sedang tidak bisa mengikuti dalam pertandingan tersebut, dan juga tidak bermain bersama kompetitif bersama Bayern Munchen. Tapi ia Loew tetap percaya bersama kiper yang 31 tahun.

Korea selatan telah memberikan pengejutan

Joachim Loew

Pada hari Rabu, Pelatih yang bernama Joachim Loew akan membuat kejutan pada pertandingan laga terakhir di penyishan Grup F piala dunia pada tahun 2018. Pada saat sedang itu mereka sudah menang 2 kali dalam pertandingan dan akan terus tetap bertahan. Jerman juga pernah dalam duel di Kazan ini bisa membuat jerman tersingkir dan merupakan pada pertama itu mereka akan gagal melewati fase grup di dalam pertandingan Piala Dunia pada sejak tahun 1938.

Pemain yang berasal dari Korea Selatan yang bernama oleh Kim Young-Gwon ia lolos berhasil mencetakkan gol pada menit ke-90+4 dengan melakukan tendangan pojok. Namun setelah itu, pemain yang bernama Son Heung-Min juga berhasil meraihkan mencetakkan gol di menit ke 90+6, Son Heung-Min terjadi penendangan melesatkan ke arah gawang yang sedang tidak di kawalkan oleh kiper jerman lagi pula posisi Manuel Neure sedang dalam kedaan membantu serangan juga.

Namun sementara saat itu pertandingan Swedia pernah kemenangan dengan skor 3-0 bersama Meksiko, setelah itu Ludwig Augustinsson di menit ke-50. ia akan di susul dengan eksekusi pinalti oleh kepada Andreas Granqvist pada saat menit ke-62 dan dia melalukan  bunuh diri terhadap kepada pemain Meksiko,Edson Alvarez(74’).

Dengan hasil yang sangat memuaskan, Swedia telah berhasil memuncaki klasmennya untuk pada akhir dengan meraihkan enam poin. Mereka terlihat sangat unggul-unggulan dengan adanya perbedaan sedikit antara selisih untuk mencetak gawang atas Mesiko yang inginya terlihat Nampak lolos dengan melakukkan runner-up di dalam pertandingannya tersebut.

Sementara itu dengan posisi Korea Selatan juga masih berada di dalam posisi ketiga dan jerman pun harus bisa menjadi juru kunci di Grup F. waktu di babak ke 16 besar swedia akan bertemu dengan runner-up di grup E dan Meksiko yang menghadapi juara Grup E. ada juga tiga tim yang berada di grup E yang pastinya akan berpeluangan dengan lolos dengan yakni swiss dan Serbia.

Ramaikan Perburuan Lewandowski

Lewandowski

Kini Lewandowski telah  mengikuti dalam tahap  menjadi merebutkan klub-klub yang ada mucul di papan atas dunia, pada bursa musim transfer di musim panas 2018, kini Manchester United sudah sudah siap melakukannya perburuan atas terhadap kepada Lewandowski, Manchester United mendapatkan laporan dari Lewandowski bahwa mau mengidentifikasi sebagai dalam target pada saat itu musim panas karena penawarannya bisa jadi di ajukan Manchester United.

Pada saat bulan lalu, agen dari Lewandowski telah mengungkapkan telah terjadinya yakni Pini Zahavi karena dari para pemainnya telah ingin meniggalkan Brayan. Selama dengan kenangan Lewandowski yang empat tahun ia juga pernah mencetak golnya sebanyak150gol dan di dalam penampilannya kompetisi ada sebanyak 193.

Awalnya Man United sudah pernah menawarkan bek berpaspor Slovenia akan di bayarkan 1,07(triliun),akan tetapi dari tawaran tersebut di tolak kepada julukan internya yang bernama Kubu Nerazzuri, Inter berkata kepadanya bahwa skriniar di bayarkan 1,32(triliun) namun akan segera memenuhi permintaan dari inter akan bertampilan di pada dimusim 2017-2018.

Di dalam setiap ada dalam pertandingan ia akan mencatat tujuh aksi dalam petahanan dalam pertandingan tersebut. Ia juga pernah menjadi bek yang paling terbaik di salah satu Negara yaitu di Liga italia pada tahun 2017-2018, selain menjadi bek yang terbaik ia juga pernah menjadi Skriniar tajam dengan mengkoleksikan empat gol dari 38 dengan berpenamilan bersama inter. Sementara itu Lewandowski juga merapat ke tim Chelsea kemudian juga ingin mendatangi Lewandowski demi menggantikan posisi Alvaro Morata yang tampil di sepanjang musim 2017-2018.

Lewandowski telah mengatakan bahwa dia bukan hanya cuman bermain di satu liga saja karena dia tidak bisa sepanjang hidupnya hanya bermain di satu liga. Tetapi juga ada bermain dibeberapa liga juga kini juga telah mendapatkan pemberitaan mengenai pemain berpaspor di polandia hengkang  dari Bayern pada musim panas di 2018 itupun semakin gencar semakin di ketahui pada sejak gelaran musim 2017-2018berakhir, sering juga di ajakan bergabung dengan salah satu tim yaitu Negara spanyol.

Menantang menuju ke jejang Piala AFF-19

Tim persiba

Tim persiba akan menantang atas kemenangannya pertandingan bersama dengan Negara timnas yang setelah dijadikan modal akan menuju ke Piala AFF U-19 namun setelah mereka belum bertanding di Piala AFF U-19, tim  Persiba sudah pernah  menghasilkan pembobolan gawang Timnas dengan cara melakukannya tendangan bebas dari kotak pinalti dengan hasil skor 4, selain itu dari Timnas sama sekali belum pernah membobolkan gawang Persiba.

Saat Indonesia melawan Timnas dengan skor 3-1 kemudian persiba bantu dengan dalam laga uji cobanya di stadion Sultan Agung pada hari rabu dan kemudian persiba menjadi bekal Garuda Muda untuk mengadapi piala AFF U-19 dan waktu pada sejak kick-off,pasukan besutan indra Sjafri untuk menekan kepada tim persbia.

Lalu tidak lama mereka akan memperagakan umpan-umpan dengan cara yang pendek dan membongkar pertahanan persiba dan tuan rumahnya, namun dengan waktu yang tidak cukup butuh lama lagi bagi.Stiker Timnas U-19 hanis Sagara langsung unjukkan ke gigi klub timnas akan melakukan reaksinya untuk mencetetakkan gol di pembukaan, setelah di menit keempatnya  Tod Rivaldo juga berhasil mencetakkan golnya di gawang Persiba.

Di dalam klub Timas U-19 yang bernama Witon Sulaiman juga meraihkan keunggulannya berhasil mencetakkan gol  dan skor Timas pun menjadi 2-0 dan mereka pun akan tetap bertahan dengan turun untuk minum, selanjutnya mereka terlihat bermain dengan cara santai dari pada menit ke-61 pemain dari klub Negara Bali United akan berhasil meraihkan mencentak gol dengan tendangan bebasnya dari kotak pinalti skor Timnas pun akan bertambah 1point sehingga skor mereka menjadi 3-0.

Namun sayang sekali klub Persiba ketinggalan di pada menit ke-86, namun tendangan bebas mulai denga kotak pinaltinya yang di eksekusi dengan Arif Satyayudha dengan cara mereka yang sudah tidak bisa bending lagi bersama dengan kiper Timnas, lalu dengan melawan klub dari Timnasu-19 sebelum berangkat ke Sidorja, jawa timur. Klub Timnas U-19  akan mendapatkan kabar bahwa mereka  akan mengikuti pertandingan didalam ajang Piala dunia AFF pada bergulir 1 juli 2018.