Monthly Archives: July 2018

David Silva telah merencakan untuk memilih Pensiun dari pada lanjut bermain

David Silva

Timnas Spanyol kini telah di kabarkan untuk bakal meninggalkan satu satu bintang pemainnya karena untuk memiliihh pension dari petasan internasional. Karena pemain yang akan telah memiliki berencana untuk mengakhir karir  internasional dengan yakni David Silva.

Karena David Silva akan telah merupakan bagia salah satu pemain andalan di Spanyol pada saat di beberapa tahun yang lalu. Sehingga adanya pemain yang berusia tiga puluh dua tahun itu juga telah masih untuk mengambilkan bagiann pada di ajang Piala Dunia pada tahun 2018 di saat tahun lalu.

Setelah dengan ajang Piala  Dunia yang pada di tahun 2018, David Silva kini telah merupakan belum untuk membuatkan keputusan apakah ia telah untuk melanjutkan dengan karir pada saat bersama La Furia Roja atau untuk pensiun. David  Silva akan telah membuatkan sebuah keputusan pada saat di dalam beberapa pekan yang akan mendatang soal itu.

Pasalnya, David Silva kini telah masih untuk berfokus bergabung dengan di dalam sesi pramusim Manchester City pada di Amerika Serikat. Pada sebelumnya David Silva telahh berfokus pada kesehatan anaknya yang di lahirkan dengan secara prematur.

Setelah dengan ajang Piala Dunia pada tahun 2018, Andres Iniesta akan langsung untuk mengumumkan bahwa ia tidak akan melanjutkan karir pada saat bersama Spanyol. Kini bukan untuk tidak mungkin David Silva akan menyusul jejak Iniesta. Tetapi David  Silva masih belum untuk membuatkan dengan keputusannya.

Saya akan kembali ke Manchester pada hari Minggu, kemudian saya akan untuk mulai memikirkan dengan sepak bola lagi. Jujur saja, saya akan masih belum tahu untuk terus bermain untuk spanyol. Karena itu adalah sesuatu yang akan menjadi kami sebuah keputusan di beberapa hari lagi.

Pada di musim lalu David Silva akan untuk melewatkan beberapa laga Manchester City di fase-fase pada akhir  musim. Karena adanya mantan pemain Valencia yang absen karena ia harus menunggu sang kekasihnya untuk melahirkan buah cinta mereka.

Keylor Navas masih punya waktu kontrakan yang panjang

Keylor Navas

Penjaga gawang Real Madrid yang bernama Keylor Navas telah tetap untuk merasa dengan sangat tenang, namun ia telah masih mempunyai kontrakan selama durasi dua tahun saat bergabung di dalam tim Real Madrid.

Pada saat di musim panas pada tahun 2018 ini, klub  Real Madrid akan terus untuk di kaitkan bakal untuk mendatangkan adanya kiper baru yang bernama Thibaut Courtois berasal dari klub Chelsea. Namun Thibaut Courtois memang sudah sejak lama untuk ingin pembelian pihak kepada oleh Real Madrid.

Sehingga adanya kedatangan untuk kiper baru yang berasal dari Belgia akan tentu saja untuk membuatkan dengan posisi Keylor Navas yang sudah empat musim bermain di Real Madrid dengan ancaman. Namun untuk kedatangan Thibaut Courtois bisa saja mendepak Keylor Navas untuk ke bangku  cadangan.

Tetapi dengan Keyloar yang masih tetap untuk kelihatan dengan tenang dan tidak memikirkan untuk bursa transfer. Sehingga ada kiper yang berusia tiga puluh satu tahun akan untuk melebihi dengan fokus untuk mengembalikan performanya dengan adanya pasa liburan dan untuk berusaha yang menjadi lebih baik lagi.

Namun kelihatan nya tidak ada rasa untuk kepanikan  saat di dalam diri Keylor Navas meskipun rumor bakal untuk di gaetnya kiper yang bernama Thibaut Courtois oleh Real Madrid yang semakin kencang. Sehingga ia telah yakni untuk bertahan di klub Real Madrid Karena masih untuk mempunyai kontrak pada durasi selama dua tahun dan rumor transfer tidak perlu untuk di pikirkan lagi.

“Namun saya akan terlihat, dan saya masih mempunyai kontrakan selama dua tahun. Sehingga apa yang harus untuk ke pikirkan  dan perbuatkan energi saya untuk menjadikan sebagai yang lebih baik lagi di setiap harinya.” Ujar Keylor Navas

“Saya akan harus untuk menikmati apa yang terjadi pada di setiap harinya. Kita akan untuk melihatkan apa yang bakal terjadi di masa depan, tetapi bukanlah berarti kami untuk berhenti menikmati dan untuk tenang dan merasa lebih baik” dengan  bicara tegas eks Kiper Levante.

Persija tampaknya ada yang aneh saat bertemu dengan Bhayangkara

Ismed Sofyan

Kini Persija telah berhasil untuk mengalahkan dengan klub The Gurdian dengan mencapai skor sangat tipis 1-0 lewat gol yang  di cetak oleh Ismed Sofyan pada di menit ke tiga puluh tiga dengan cara melakukan tendangan bebasnya. Dengan keunggulannya, Macan Kemayoran akan bertampil dengan cara sangat hati-hati, sehingga membuat mereka tidak bisa untuk banyak melakukan serangan dan bola lebih sering di mainkan dari kaki ke kaki.

Pada di usai laganya, adanya pelatih Persija yang bernama Stefano Cugurra Teco akan untuk menjelaskan bahwa timnya sengaja untuk bermain dengan cara lambat. Dengan hal ini maka di lakukan setelah  pada laga-laga sebelumnya timnya  kecolongan pada saat sudah unggul. Namun arsitek yang berasal dari Brasil itu juga telah untuk menyebutkan dengan adanya kehadiran untuk kiper Shahar Ginanjar yang telah menjadi aktor sangat penting bagi pada timnya tidak untuk kebobolan menghadapi gempuran tim lawan.

“Mungkin saja kami sudah belajar, pada saat melakukan untuk dalam pertandingan juga harus untuk belajar. Pada  waktu  saat itu Shahar Ginanjar masih ada berada di PSM Makassar dengan cara mainnya sangat bagus sekali, namun kami telah berhasil untuk kemenangan sehingga dengan skor  1-2 tetapi kami masih menyerang dan pada saat di menit-menit terakhir kami juga telah kebobola.” Ujar Teco

Jadi tidak akan boleh untuk menghilangkan poin saat di kandang, sehingga kami juga mempunyai kandang di bantul dan harus untuk mendapatkan tiga point di sink dan untuk belajar dari pertandingan yang sebelumnya.

Pada saat kemenangan Bhayangkara pun telah di sambut dengan  suka  cita oleh Teco. Namun ada mantan pelatih fisik Persebaya yang dari Surabaya akan juga telah melakukan penilaian dengan semua berkat perjuangan dan atas kerja keras  kepada pemainnya.

“Hari ini kami akan bisa untuk mendapatkan dengan hasil yang sangat bagus. Dengan semua adanya komponen pada saat di dalam tim pasti akan merasa dengan sangat senang karena berhasil dengan kemenangan, sehingga di katakan orang yang telah merupaka tim yang  sangat cukup bagus. Namun kami sudah melakukan dengan bekerja keras saat melakukan latihan, dan pada saat di saat pertandingan maka semu pemain akan untuk bekerja keras untuk membuat menang dan membawakan piala untuk pulang.” Ujar Teco

 

 

Arema Bakal Menerima Kekalahan Mereka dari Mitra Kukar

Arema FC

 

Catatan Arema FC yang belumlah sempat tersentuh kekalahan dalam enam kompetisi paling akhir di Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak mesti selesai. Arema mereka mesti mengaku kekalahan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (27/7/2018).

Tuan-rumah Mitra Kukar sukses menaklukkan Arema dengan score 4-3. Pertandingan ini berjalan dramatis karena gol ke empat Mitra Kukar lahir cuma beberapa menit sebelum pertandingan selesai. Tandukan Bayu Pradana sukses merobek gawang Arema yang dikawal Srdan Ostojic.

Pelatih Arema, Milan Petrovic, mengaku sedih dengan kekalahan ini karena timnya mesti kecurian di detik akhir. Yang lebih menyakitkan, gol itu karena blunder penjaga gawang yang minggu lantas banyak terima pujian karena performnya mengagumkan.

Penjaga gawang asal Serbia itu keluar sarang untuk tangkap bola sepakan bebas. Akan tetapi, apa daya, bola masih tetap jauh dari jangkauannya serta pada akhirnya dapat disundul Bayu.

” Dengan cara permainan sebetulnya begitu menarik. Ke-2 team ingin cetak gol di tiap-tiap menit. Akan tetapi, kami mesti bangkit hasil dari ini. Semuanya pemain termasuk juga Ostojic mesti berupaya sangat baik dalam kompetisi setelah itu, ” kata Milan.

Sang pelatih tidak mau mencari kambing hitam dari kekalahan ini karena dia lihat anak buahnya telah berjuang selama kompetisi. Kebetulan, Mitra Kukar juga tengah bermain ngotot untuk bangkit hasil dari minor di minggu awal mulanya. Team berjulukan Naga Mekes itu dipermalukan Persija Jakarta dua gol tanpa balas (27/7/2018).

” Sebetulnya semuanya pemain telah berjuang agar bisa point di Tenggarong. Bukan saja hasil imbang yang kami kehendaki. Malah menang. Tetapi, malam hari ini memang keberuntungan tidak hadir hingga kami mesti kalah dengan drama di pengujung kompetisi, ” kata pemain sayap Arema, Jefri Kurniawan.

Pada kompetisi ini, Arema tetap bangkit pada saat ketinggalan. Pada set pertama, mereka sudah sempat kebobolan dua gol terlebih dulu. Anindito Wahyu serta Dedi Hartono membuat Ostojic memungut bola lebih awal. Akan tetapi, Arema dapat bangkit menyamai posisi melalui Makan Konate serta Dedik Setiawan.

Pada set ke-2, gol penambahan Rodrigues Ortega masih tetap dapat disamakan kembali oleh Arthur Cunha da Rocha. Tapi, di detik akhir, Arema mesti menelan pil pahit dengan gol tandukan Bayu Pradana hingga Hamka Hamzah dkk. tidak mempunyai waktu lagi untuk menyamai score.

 

PSIS Jual Pemain Mendekati Paruh Kedua Liga 1

wahyu liluk winarto

 

PSIS Semarang lakukan bersihkan gudang melawan putaran ke-2 Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak. Sekitar tujuh pemain lokal dilepaskan manajemen team berjulukan Laskar Mahesa Jenar.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi, menuturkan dalam draft pelajari, tujuh pemain yang dilepaskan itu berdasar pada penilaian perform pelatih Vincenzo Alberto Annese sampai kini.

Empat dari tujuh personil yang dilepaskan dengan status utang adalah pemain muda, mulai penjaga gawang Aji Bayu Putra, M. Hidayatulloh, Jazil El Wafa, Fajar Alfian.

” Pemain yang dilepaskan dengan status utang supaya mempunyai jam terbang di club baru. Akan tetapi, ada pula yang kami terlepas dengan putus kontrak. Kelak sesudah melawan PSM Makassar akan ada lanjutan pelajari, ” kata Yoyok, Jumat (27/7/2018).

Tidak hanya melepas pemain, manajemen juga menghadirkan tujuh peman lokal. Perinciannya, satu berposisi kiper serta stoper, dan dua gelandang serta penyerang.

Dua nama yang telah masuk merupakan eks penjaga gawang Arema FC, Joko Ribowo serta bekas gelandang Perseru Serui, Nerius Alom. Tiga pemain baru datang dari penghuni PSIS U-19 yang di promosikan ke team senior.

” Ini untuk pelajari sesaat. Nanti akan ada pelajari lagi karena kami akan menghadirkan beberapa pemain. Kami masih tetap membidik stoper, winger, striker, serta satu gelandang lagi, ” timpal General Manager (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Spesial untuk Aji, penjaga gawang yang berkiprah bersama dengan PSIS semenjak di Liga 2 musim kemarin itu sebetulnya seringkali diakui tampak oleh pelatih Vincenzo Alberto Annese. Penjaga gawang asal Brebes itu sempat juga dinobatkan menjadi kiper terunggul pada minggu ke empat.

Luluk menuturkan, Aji gagasannya akan dipinjamkan ke club lainnya untuk meningkatkan jam terbang. Seba, b stock penjaga gawang di scuad Mahesa Jenar sekarang ini cukuplah melimpah.

” Ketetapan meminjamkan Aji ke club lainnya juga karena dilandasi hasil pelajari sesaat team pelatih serta manajemen PSIS, ” katanya.

 

Winger Terbaik Arema Ini Hampir Tersingkir dari Jendela Transfer

Ruddy Widodo

 

Transfer window Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak masih tetap berjalan sampai awal Agustus 2018. Akan tetapi, Arema FC telah pastikan ada delapan pemain yang dilepaskan.

Akhir-akhir ini terkuak, ada sekian banyak nama yang selamat dari pelepasan itu. Satu salah satunya merupakan Jefri Kurniawan. Pemain sayap ini batal dilepaskan karena performnya naik sesudah jeda pertandingan di waktu libur hari raya Idulfitri.

Hal tersebut dikatakan General Manager Arema, Ruddy Widodo. Ruddy mengatakan pelatih Arema, Milan Petrovic, beralih pikiran karena lihat grafik permainan Jefri dalam session latihan.

” Sesudah libur Lebaran serta lakukan pemusatan latihan, perform Jefri bagus. Pelatih memohon waktu satu minggu saat itu. Waktu bisa peluang bermain dalam beberapa kompetisi sesudah Lebaran, pelatih memohon untuk menjaga dia, ” jelas Ruddy.

Sebelum libur Lebaran, Jefri cuma sekali bermain menjadi substitusi. Tapi, sesudah pemusatan latihan, pemain yang berstatus utang dari Persija Jakarta itu telah jadi starter dalam empat kompetisi, yaitu melawan Persela Lamongan, Barito Putera (11/7/2018), Sriwijaya FC (21/7/2018), serta Partner Kukar (27/72018).

” Saat ini Jefri memang selalu naik. Karenanya saya suka ada pemain yang bagus serta dapat membuat banyak pilihan untuk pemain inti, ” jelas Milan.

Di lain sisi, Jefri mengakui mempunyai gairah baru karena peluang bermain mulai terbuka. Berlainan dengan awal musim, dimana dia sudah sempat terasa sedih dengan kurangnya peluang bermain di masa kepelatihan Joko Susilo.

” Saya berupaya kembalikan keadaan ke perform terunggul sesudah libur Lebaran. Saya tidak mau menyia-nyiakan peluang berperan untuk Arema, ” kata Jefri.

Di awalnya musim, tempat sayap kanan semakin banyak jadi punya Dendi Santoso. Akan tetapi, belakangan ini Dendi digeser lebih ke tengah untuk memberi tempat pada Jefri yang tengah naik.

Cuma, dengan cara hasil, Arema tidak selamanya menuai kemenangan waktu Jefri dimainkan semenjak awal. Pada Jumat sore (27/7/2018), pemain 26 tahun ini mesti rasakan kekalahan perdana semenjak di turunkan sebagi starter selesai libur Lebaran. Arema menyerah 3-4 dari tuan-rumah Partner Kukar pada pertandingan minggu ke-18 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

 

Kesempatan Kim Swee semakin sulit

Ong Kim Swee

Seiring dengan masalah mendapatkan pemain terbaik, pelatih 23-tahun di bawah-23 nasional Datuk Ong Kim Swee telah lelah karena rekan satu timnya di grup Asian Games meningkat dengan penambahan tim lain dengan mengorbankan kesempatan mereka untuk ke babak sistem gugur. Malaysia ditarik ke Grup E untuk tahap awal dari pertandingan sepak bola pria di Jakarta-Palembang dengan awalnya menentang Korea Selatan, Kyrgyzstan dan Bahrain.

Namun, hasil imbang hari ini di sisa dari dua tim yang berpartisipasi melihat Uni Emirat Arab (UEA) termasuk dalam Grup E. Juga menghadapi nasib yang serupa adalah Indonesia ketika Palestina termasuk dalam Grup A untuk bersaing dengan tim tuan rumah selain Hong Kong, Laos dan Taiwan.

Keputusan itu diperoleh oleh tim tambahan yang melibatkan dua tim di Markas AFC, Bukit Jalil, hari ini. Ini berarti bahwa tim dalam dua grup akan memainkan permainan ekstra melawan tim di Grup B, C, D, dan F dengan hanya empat tim. Mengomentari situasi baru, Kim Swee mengakui kesempatan bagi Malaysia untuk lolos ke babak sistem gugur lebih sempit.

“Tentu saja rute semakin sulit karena Korea Selatan dan UEA adalah tim favorit. Pertandingan pertama juga akan dimulai pada 10 Agustus sehingga membuat waktu untuk mempersiapkan tim lebih pendek. Pelatihan pusat telah ditetapkan pada 30 Juli dan pertandingan persahabatan dengan Arab Saudi pada 9 Agustus perlu dibatalkan. Pertandingan persahabatan dengan China akan dilanjutkan pada 5 Agustus,” katanya.

Sekjen Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI), Tisha Destria mengatakan perkembangan terakhir memaksa acara sepakbola dimulai lebih awal pada 10 Agustus dibandingkan dengan jadwal asli 14 Agustus.

“Kami sekarang harus memulai acara sepakbola pada 10 Agustus untuk kedua kelompok ini. Semua keputusan mengenai penambahan undian dan format berasal dari Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Komite Organisasi Olahraga Asia Indonesia (INASGOC).

“Ini adalah situasi yang sulit bagi Indonesia dan Malaysia, tetapi kami harus menghadapinya,” katanya kepada wartawan setelah pemungutan suara.

Pemungutan suara tambahan dilakukan karena partisipasi Palestina dan UEA dikatakan telah keluar selama pemilihan pertama pada 5 Juli meskipun telah mengkonfirmasi entri sebelum tanggal penutupan. Sekjen AFC, Windsor Paul John, menggambarkan kemungkinan masalah komunikasi yang menyebabkan kedua tim keluar dari tempat pertama.

Jamal Nasir mendukung pemain naturalisasi

KUANTAN  07 AUGUST 2016. (Sukan BH)  Bekas pemain bolasepak Kebangsaan, Datuk Jamal Nasir Ismail. NSTP/ZULKEPLI OSMAN

Mantan bek yang membantu skuad negaranya untuk lolos ke Olimpiade Moskow 1980, Datuk Jamal Nasir Ismail menyambut baik usulan ketua Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Hamidin Mohd. Amin untuk mengambil pemain asing yang diberi kewarganegaraan untuk meningkatkan kinerja Tiger Malaya.

Jamal, yang memiliki 165 caps dengan skuad nasional, mengatakan berdasarkan situasi saat ini, sudah waktunya bagi Harimau Malaya untuk menggunakan layanan pemain naturalisasi setelah sering menggunakan pemain yang sama di jersey Malaysia.

“Saya pikir bahwa berdasarkan situasi saat ini kami harus menggunakan pemain naturalisasi karena jika kami tidak siap untuk berarti sepakbola negara ini tidak akan pergi di mana pemain kami tidak memiliki reformasi. Tidak ada banyak tim yang mencari bakat baru dan saya melihat setiap tim bertukar pemain yang sama, jadi kami tidak memiliki pemain baru untuk disorot. Kami berharap pemain dari NFDP (Program Pengembangan Sepak Bola Nasional) akan lambat,” kepada Utusan Malaysia di sini hari ini.

Sabtu lalu, Hamidin mengakui para pendukung mengambil pemain dari kewarganegaraan asing adalah salah satu mekanisme dalam upaya untuk meningkatkan kinerja tim nasional. Hamidin mengatakan bahwa ide itu, bagaimanapun, masih dalam tahap awal dan banyak upaya perlu dilakukan jika ingin membawa status pemain alami ke dalam tim nasional.

Sementara itu, Jamal mengatakan tidak ada yang salah dengan Hamidin untuk mengambil langkah drastis, menyerukan semua pihak untuk mendukungnya.

“Kami harus mengambil tindakan drastis. Lihatlah Filipina, mereka adalah mantan petani tetapi tidak sekarang. Namun, tidak ada peningkatan di antara pemain lokal dan sulit bagi mereka untuk menantang panggung internasional. Tidak perlu memperbesar ini. Kami harus memberikan dukungan dan tidak cepat.

“Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat Piala AFF dan SEA Games sebagai patokan? Kita harus berpikir di luar kotak jika tidak maka kita akan berada di posisi yang sama,” katanya.

Sebagai catatan, tim dari negara ini memiliki beberapa naturalis seperti Kiko Insa, Junior Eldstal dan Matthew Davies tetapi kondisi saat ini yang ditetapkan oleh FAM harus memiliki hubungan dengan Malaysia baik sebagai ibu atau ayah dari negara tersebut.

 

Kylian Mbappe membeberkan curhat

Kylian Mbappe

Striker internasional Prancis Kylian Mbappe mengungkapkan rahasia di balik kesuksesannya dalam mencetak gol di final Piala Dunia untuk membantu timnya menang atas Kroasia 4-2. Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh majalah France Football, striker muda berusia 19 tahun itu mengatakan dia dipaksa bermain  dalam kesakitan di belakang tubuh karena dia sering dipukuli oleh lawan.

Perdebatan keras itu menyebabkan tulang punggungnya dikonfirmasikan cedera dan bergeser dari posisinya semula tiga hari sebelum pertemuan dengan Belgia di semifinal yang melihat Prancis menang 1-0.

“Ini rahasia dari pengetahuan tim lawan. Kalau tidak mereka akan menggunakan situasi dengan menargetkan area kelemahan saya. Itu sebabnya para pejabat dan rekan satu tim tahu tetapi hanya diam yang dimasukkan dalam final,” kata Mbappe yang mencetak empat gol selama kampanye Piala Dunia di Rusia.

Yang terbaik dari kualifikasi Mbappe terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 serta pemain muda kedua setelah Pele pada tahun 1958 yang berhasil mencetak dua gol di salah satu pertandingan turnamen dan satu gol di final. Pencapaiannya saat ini memeriahkan peluang Mbappe untuk terdaftar sebagai kandidat dan penantang untuk Pemain Terbaik Dunia untuk penghargaan Tahun bersama Cristiano Ronaldo, Luka Modric dan Raphael Varane.

Dalam berita lain,  Real Madrid mulai bergerak untuk mendapatkan kiper yang membawa Prancis ke Piala Dunia 2018, Hugo Lloris. Menurut Inggris Sun, Los Blancos melihat bintang Tottenham sebagai kandidat utama untuk menggantikan Keylor Navas dan siap menawarkan tawaran 60 juta poundsterling.

Lloris dikatakan bersedia meninggalkan London dan beremigrasi ke Madrid, tetapi dia tidak akan sesekali mendesak Spurs untuk melepaskannya. Pemain berusia 31 tahun menjadi target terbaru Real setelah upaya mereka untuk memenangkan kiper Belgia yang memenangkan Piala Dunia 2018 Gold Glove, Thibaut Courtois sulit karena Chelsea menolak untuk melepaskannya.

Berhasil mendapatkan Lloris adalah langkah besar bagi Real dalam upaya untuk meningkatkan pertahanan dan mengumpulkan bintang-bintang dunia. Selain Lloris dan Courtois, Real sebelumnya mencoba untuk mencetak kiper No 1 Spanyol, David De Gea, tetapi pemain setuju untuk menandatangani kontrak lima tahun dengan Manchester United bulan lalu.

Pogba Diminta Gunakan Otaknya Lebih Baik Di Musim Depan

Paul Pogba

Paul Pogba diminta untuk bisa tampil jauh lebih konsisten lagi bersama dengan Manchester United pada musim depan. Pemain gelandang asal Prancis tersebut diminta untuk bisa bermain jauh lebih cerdas lagi.

Pogba sendiri tampil bersama dengan timnas Prancis dengan sangat stabil sehingga mereka mampu memenangkan kompetisi Piala Dunia 2018 yang dilangsungkan di Rusia ini. Tampil bersama Les Bleus tersbut diakhirnya membuat adanya perbandingan performa diantara timnas dan juga klub.

Performa yang ditampilkan olehnya bersama MU disaat musim lalu dinilai tidaklah memuaskan, meskipun dia mampu untuk menciptakan sebanyak enam buah gol dan memberikan 12 assist didalam 37 kali pertandingan yang dijalaninya. Pogba sendiri dinilai tidak tampil dengan konsisten. Tampil menjanjikan dalam satu pertandingan, Pogba malah tidak bisa mengulanginya lagi dipertandingan-pertandingan yang berikutnya.

Paul Scholes yang merupakan legenda Manchester United menilai bahwa Pogba masih belum memperlihatkan performa yang sudah dicapainya bersama dengan Juventus dulu. Scholes berharap kalau juniornya tersebut akan bisa tampil lebih menggunakan otaknya agar bisa mencapai level teratas.

“Paul sangat perlu menemukan konsistensinya menurut saya. Saya berpikir kalau Anda melihat kedalam permainannya, dia bisa tampil brilian didalam satu pekan , namun tidak terlalu bagus untuk pekan yang berikutnya,” ujar Scholes.

“Dia  terlihat menjadi pemain yang memperlihatkan performa terbaiknya pada satu dari tiga empat pertandingan. Jika Anda ingin memenangkan liga, maka ha tersebut tidaklah cukupDia harus bisa menjadi seorang pemain yang berkuasa sama seperti disaat bersama dengan Juventus.”

“Tidak ada yang namanya keraguan kalau anak ini memiliki kualitas yang nyata. Dia juga memperlihatkannya dalam kompetisi Piala Dunia rasa saya dan dia bisa bermain didalam level yang terbaik. Dia merupakan seorang pemain yang sangat kuat dan dia bisa melakukan sebuah tusukan, dia juga memiliki teknik yang bagus juga serta kemampuan yang bagus juga. Akan tetapi dia membutuhkan otaknya untuk berpikir guna untuk menjadi seorang pemain top,” lanjutnya.

Namun faktor lain yang menjadi pengaruh inkonsistensi Pogba dinilai oleh Scholes tidak lain merupakan adanya Jose Mourinho yang idak pakem. MU dinilai sering sekali merubah strategi merka untuk beradaptasi dengan setiap lawan mereka dan juga inilah yang menjadi harus dibayar oleh Pogba.

“Dia merupakan bagian didalam set struktur yang ada di Juventus. Pada setiap pekannya dia selalu berada diposisi yang bisa dia mainkan dan siapa yang akan bermain bersamanya,” ujar Scholes.

“Saya juga tidak merasa hal tersebut bisa membantunya di United dikarenakan saya juga sangat terkesan jika tim yang sama dapat diturunkan dua kali secara beruntun dengan formasi yang sama. Tampaknya sama sekali tidak ada sebuah jalan yang pasti kemana mereka akan mengarah. Hal tersebut bisa jadi tidak akan bekerja untuk dirinya,” tutup Pogba.

Pogba sendiri baru saja didatangkan kembali oleh Manchester United dimasa kepelatihan Jose Mourinho pada saat awal musim 2016/2017 yang lalu dengan harga sebesar 100 juta euro. Bermain sebanyak 88 pertandingan disemua kompetisi bersama dengan The Red Devils hingga sekarang ini, Pogba baru menciptakan sebanyak 15 buah gol dan memberikan 18 asssit.

Terolehan tersebut sejatinya tidak terlalu buruk mengingat bahwa di Juventus Pogba juga baru menciptakan sebanyak 34 buah gol dan memberikan 43 assist didalam 178 pertandingan yang dijalaninya disemua kompetisi semenjak kedatangannya.