Monthly Archives: September 2018

Eden hazard mimpi buruk bagi para raksasa inggris

Eden Hazard

Chelsea pun menang 2-1 dan berhasil menyingkirkan Liverpool dari turnamen. Bagi Hazard ini adalah gol keenamnya di seluruh kompetisi musim ini, meneruskan start apiknya sejak awal musim bersama manajer Maurizio Sarri. Melawat ke Anfield, Kamis 27/09/2018 malam WIB, dalam laga babak ketiga Piala Liga Inggris, Chelsea tertinggal lebih dulu oleh gol Daniel Sturridge di menit ke-58 sebelum Emerson Palmieri menyamakan skor di menit ke-74. Empat menit jelang bubaran, Hazard yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua membungkam publik tuan rumah lewat gol cantiknya. Membawa bola dari sisi kanan, Hazard melewati empat pemain termasuk Alberto Moreno sebelum menembak kencang ke tiang jauh gawang Liverpool.

Eden Hazard jadi bintang kemenangan Chelsea atas Liverpool. Satu golnya di laga itu meneruskan catatan apiknya kala bertemu raksasa Inggris. saya rasa itu gol yang fantastis dan buka hanya soal keindahannya, tapi juga momentumnya,” ujar asisten Sarri, Gianfranco Zola. Dia mampu sendirian melewati empat pemain, benar-benar gol luar biasa, sambungnya. Bagi Hazard, gol ke gawang Liverpool itu adalah yang kelima sejak memperkuat Chelsea 2012 silam. Selain itu ada juga dua assist dibuat Hazard saat melawan Liverpool. Capaian itu mempertajam statistik Hazard kala bertemu tim-tim besar Inggris. Rata-rata Hazard membuat lima gol ke gawang Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal, di seluruh kompetisi sejak berseragam biru-biru.

Hanya saat bertemu Manchester City, catatan gol Hazard lebih sedikit yakni empat gol. Dalam pertemuannya dengan klub-klub besar selama enam tahun terakhir, Hazard juga bikin total 18 assist. Dia tidak hanya salah satu pemain terbaik di Premier League – jika bukan yang terbaik – dia adalah salah satu yang terbaik di Eropa jika bukan di dunia, Zola menambahkan. Eden berkembang pesat dalam kedewasaan dan caranya mengambil keputusan di lapangan, dan menurut saya, kita belum melihat performa terbaiknya. Dia begitu luar biasa,” tuntas Zola.

Nottingham Forest Sukses Kalahkan Stoke

Diogo Goncalves

Nottingham Forest bertahan untuk mengalahkan Stoke 3-2 di putaran ketiga Carabao Cup meski bertahan 13 menit terakhir setelah Diogo Goncalves diusir dimana Stoke kiper Adam Federici kiri berwajah merah pada tanda 20 menit ketika ia berlari keluar untuk mengumpulkan bola melalui hanya untuk menumpahkannya langsung ke lutut Ben Osborn dan kemudian dipaksa untuk menonton itu menetes ke gawang yang tidak dijaga Jika ada keberuntungan yang terlibat dengan yang pertama, tidak ada yang datang ke yang kedua sebagai Daryl Murphy melepaskan serangan tak terbendung dari 16 meter setelah melewati lima menit sebelum jeda namun Hutan tampak tidak terlihat ketika Joe Lolley memotong ke dalam dari kanan dan melepaskan tembakan kaki kiri dari pos hanya di dalam area di menit ke-50.

Pengganti Benik Afobe membawa Stoke kembali ke permainan ketika ia bekerja sendiri beberapa ruang di tepi kotak dari mana ia menusuk-nusuk tembakan melalui Luke Steele maka Goncalves melihat merah di babak kedua ketika dia menerjang dengan kancingnya pada Tom Edwards, wasit tampak melambai bermain sampai disiagakan oleh para asistennya sebab Stoke memanfaatkan keunggulan manusia segera setelah ketika Charlie Adam mengirim bola melewati kotak enam yard ke Saido Berahino, yang kehilangan tembakan asli sebelum menggesekkan rumah dari posisi hampir horisontal karena sudah cukup banyak duduk di bola dimana Mantan penyerang West Brom harus menyamakan kedudukan dengan satu menit tersisa pada jam tetapi, meskipun tanpa tanda enam meter dari gawang, ia menyundul umpan silang dari kanan yang tepat.

Ada saat-saat yang menegangkan di bara pertandingan yang semakin memanas ketika Adam melepaskan tembakan dari jarak 15 meter setelah berebut di kotak penalti jadi Hutan berhasil mengusir semua yang datang dengan cara mereka dan itu adalah nama mereka yang akan menjadi topi untuk putaran keempat keren Pemain depan itu menyeret pertahanan Stoke di seluruh lapangan dan mendapat hadiahnya pada akhirnya dengan gol babak kedua yang luar biasa, yang ternyata menjadi sangat penting dalam hasil

Inter Memetik Kemenangan Lagi

Mauro Icardi

Inter Milan dipenuhi dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah memulihkan dua pertandingan terakhir. Modal Inter untuk melakukan tren buruk di rumah. Fiorentina akan menjadi lawan Nerazzurri di Giuseppe Meazza pada Rabu (26/9) pagi WIB. Inter akan berusaha menang di kandang. Setelah meniup Cagliari 4-0 pada bulan April, La Beneamata mengalami puasa kemenangan. Inter dipukuli oleh Juventus 2-3 dan Sassuolo 1-2 di babak pertama 2017/18, kemudian awal musim ini Interten Torino 2-2 sebelum dipermalukan oleh Parma 0-1. Jumlah penuh bukan karena Inter tercapai di pertengahan minggu ini. Inter berhasil mengalahkan Fiorentina di Meazza dalam dua perjamuan terakhir dengan skor 4-2 (28/11/2016), dan 3-0 (20/8/2017), sejak menyerah 1-4 tiga tahun lalu. Pelatih Inter Luciano Spalletti tidak akan bisa menemani Mauro Icardi cs melawan Fiorentina karena skorsing.

Spalletti berpikir Inter lebih baik dari sebelumnya. “Kami tahu kami telah kehilangan sejumlah poin. Kemudian kami memenangkan dua pertandingan di mana kami membuat lompatan besar dalam konsistensi dan karakter, dalam perburuan untuk kemenangan,” kata konferensi pers, dilansir Football Italia. “Tapi kami tidak bisa puas. Kami harus berusaha keras untuk mencapai target karena kami dalam kondisi yang baik dan kami harus memasukkan banyak angka. Tapi itu tidak akan mudah karena Fiorentina memiliki pelatih yang baik (Stefano Pioli) Saya mengenalnya dengan baik dan saya membutuhkannya secara pribadi. ”

“San Siro mungkin menciptakan rasa cemas, tetapi di depan pendukung seperti itu Anda tidak bisa salah. Itu pasti menjadi insentif bagi pemain.” Atletico Madrid mengalami kekalahan saat menjamu Inter Milan di International Champions Cup (ICC) 2018. Sayangnya, kekalahan terjadi dalam persiapan mereka untuk lolos ke Piala Super Eropa. Menjamu Inter Milan di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (8/12/2018), Atletico Madrid kebobolan di babak pertama. Tepatnya pada menit ke-31 setelah gagal termasuk pemain muda Lautaro Martinez. Setelah pertandingan, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengakui timnya masih mencari bentuk permainan yang ideal. Masalah dengan masalah dalam membela dan menyelesaikan adalah yang paling penting.

“Ada hal-hal yang perlu kami tingkatkan. Dengan tampil lebih jelas, saya pikir akan ada lebih banyak gol dalam pertandingan itu. Mungkin hasilnya tidak akan 1-0,” kata Simeone, mengutip situs resmi klub tersebut pada Minggu (12/8). / 2018) “Turnamen ini sangat unik karena tim yang melakukan semua hal di atas. Bagi kami, ini adalah persiapan untuk hari Rabu (Piala Super Eropa, red),” kata Simeone.

Momok Madrid Bernama Sevilla

Wissam Ben Yedder

 

Real Madrid menelan kekalahan besar 0-3 di kandang Sevilla. Kekalahan itu pun memperburuk rekor Madrid atas Sevilla. Di Ramon Sanchez Pizjuan pada hari Kamis (27/9/2018) dinihari WIB, Madrid dibuat bertekuk lutut. Sevilla langsung memborbardir gawang yang dikawal Thibaut Courtois lewat gol-gol Andre Silva (2 gol) dan Wissam Ben Yedder pada babak pertama.

Walaupun begitu, Madrid bukannya sama sekali tanpa perlawanan. Secara statistik, Los Blancos menguasai bola sebesar 60% dengan menciptakan 21 tembakan walaupun cuma 3 yang mengarah ke sasaran.

Madrid sempat menciptakan gol balasan melalui Luka Modric pada awal babak kedua, akan tetapi gol itu dianulir. Modric dinyatakan sudah berada dalam posisi offside usai wasit meninjau tayangan VAR (Video Assistant Referee). Sebelumnya, tendangan Gareth Bale menghantam mistar gawang Los Nervionenses.

Hasil mengecewakan ini pun mengulang rekor buruk Madrid. Opta mengemukakan jika Madrid menelan kekalahan dengan selisih 3 gol pada babak pertama di dalam pertandingan La Liga Primera untuk pertama kalinya sejak bulan November 2003, alias 15 tahun yang lalu. Kekalahan sebelumnya juga diderita Madrid di kandang Sevilla dengan skor 0-4.

Selain hal itu, Ramon Sanchez Pizjuan terbukti menjadi ‘kuburan’ bagi Madrid. Sudah 10 kali Madrid takluk disana, lebih banyak dibanding kandang tim-tim lainnya di abad ke-21 ini.

Sevilla turut menandai kekalahan pertama Madrid di Liga Spanyol musim ini setelah meraih 4 kemenangan dan satu kali seri di dalam 5 pertandingan sebelumnya. Alhasil, tim besutan Julen Lopetegui itu tidak bisa menggeser Barcelona dari puncak klasemen yang di pertandingan lainnya takluk dari tim juru kunci Leganes dengan skor 2-1.

“Tadi adalah pertandingan yang berat dan sulit. Kami mencoba terus bertarung dan menciptakan banyak peluang dan peluang yang kami peroleh tak bisa kami manfaatkan dengan baik. Kami kebobolan 3 gol dan tidak mampu membalas” kata Courtois di dalam situs resmi Madrid.

“Sebenarnya tak ada masalah. Ini cuma bukan hari kami dan kami tak bisa meraih kemenangan” tambah kiper internasional Belgia itu.

Jose Mourinho Sudah Menduga Akan Kalah Adu Penalti

Jose Mourinho

Jose Mourinho menyatakan ia telah mengakui bahwa ia sudah berusaha dengan berbagai upaya langkah untuk menjaga keunggulan Manchester United saat bertemu Derby County. Seperti yang diketahui, Man United baru saja tersingkir dari putaran ketiga Carabao Cup 2018-19.

Dalam pertandingan tersebut, Manchester United dapat lebih unggul dengan cepat pada menit ketiga melalui Juan Mata. Akan tetapi kemudian Derby juga mampu untuk menyamakan kedudukan melalui Harry Wilson. Jack Marriott mencetak gol beberapa menit kemudian sebelum laga usai, akan tetapi Marouane Fellaini mencetak gol pada saat injury time yag memaksakan untuk adu penalty.

Sergio Romero juga mendapatkan kartu merah karena memegang bola dengan tangan di luar kotak penalty. Pada saat babak adu penalty, Manchester United yang akhirnya mengalami kekalahan lantaran tembakan penalty. Pada babak adu penalty, Manchester United akhirnya mengalami kekalahan lantaran tembakan penalty Phil Jones gagal berbuah gol.

Coba amankan keunggulan

Mourinho sebenarnya sudah berusaha untuk mengingatkan para pemainya dari kelengahan seperti yang mereka tunjukkan saat bertemu Wolverhampton di Premier League akhir pekan lalu. Sempat unggul lebih dulu, Manchester United dipaksa kembali menelan hasil imbang oleh Wolves.

“Kata-kata saya pada babak pertama sama dengan yang saya katakan saat bertemu Wolves. Saya bilang bahwa pertandingan masih terbuka dan kami harus menutupnya. Tapi kami kemudian malah kebobolan,”cetus Mou di situs resmi Manchester United (MU).

“Anak muda dari Derby itu melepas tembakan yang luar biasa, tapi kami langsung menunjukkan reaksi instan. Tembakan kami sempat membentur gawang dan kami telah menciptakan lebih banyak peluang. Tapi kemudian kami harus merasakan pahitnya kartu merah dan masalah kami semakin besar.” Ungkapnya.

Sudah Tahu Akan Kalah

Jose Mourinho bahwa timnya memiliki kelemaha dalam hal adu penalty. Jose Mourinho menyebut Eric Bailly, Phil Jones, atau Lee Grant bukanlah penendang yang bagus. Karenanya, Jose Mourinho sudah sangat yakin bahwa timnya akan kalah kalua sampai memasuki penendang ketujuh dalam laga adu penalty.

“Derby kemudian mencetak gold dan kami menunjukkan reaksi yang penuh dengan kebanggaan, menujukkan hasrat untuk menyamakan kedudukan meski kalah jumlah pemain. Kami berhasil untuk menyamakan kedudukan.”

“Adu penalty adalah lotere dan kami gagal satu kali. Kami tahu kalau adu penalty ini sampai memasuki penendang ketujuh, maka kami akan kalah. Ada Jones, Eric, dan Lee yang bukan merupakan penendang yang bagus. Tapi kami sudah melakukannya dengan baik meski melakukan kesalahan satu kali.”

 

Jose Morinho di kalahkan oleh murid lampard

Jose Mourinho

Jose Mourinho sudah meraih semua hal sebagai pelatih klub. Beberapa negara berbeda sudah dia taklukkan, trofi Liga Champions pun sudah dimenangi. Orang Portugal itu adalah salah satu pelatih tersukses di era ini. Malam tadi di Old Trafford keduanya bertemu untuk kali pertama sebagai lawan dari bench. Setelah bermain sama kuat 2-2 di waktu normal, Lampard ternyata bisa mengalahkan Mourinho. Derby mempermalukan MU 8-7 di ajang Piala Liga Inggris. Juan Mata membuat MU unggul cepat. Tapi, Harry Wilson dan Jack Marriot sempat membuat Derby melakukan comeback dan nyaris menang dalam 90 menit. Napas MU diperpanjang Marouane Fellaini mencetak gol di menit ke-95. Ketika adu penalti dijalani MU gagal menjadi pemenang.

Kekalahan tersebut jadi pukulan telak bagi MU bukan hanya karena mereka main di kandang dan tunduk oleh tim Divisi Championship. MU sebenarnya menurunkan cukup banyak pemain utama sejak menit awal. Romelu Lukaku, Jesse Lingard, Nemanja Matic, hingga Eric Bailly dimainkan sejak awal. Menariknya lagi, Derby bahkan unggul dalam banyak hal secara statistik. Tim tamu membuat 16 tembakan berbanding 14. Menguasai penguasaan bola 53-47, bahkan jumlah passing total tim asuhan Lampard tersebut mencapai 498, sedangkan MU 446 passing. Dia membuat kami bermain dengan kepercayaan diri. Kami tahu dengan kemampuan di lapangan dan memperlihatkan itu hari ini. Kami bekerja bersama-sama dan memperlihatkan sebagai kelompok yang kompak, ujar Marriot.

Mourinho Inspirasi Lampard, Lampard dan Mourinho adalah potongan cerita besar jika membicarakan kisah sukses Chelsea. Bersama-sama mereka berdua mengantar The Blues memenangi Premier League 2004/2005 dan 2005/2006. Lampard, yang seorang gelandang, malah jadi top skorer Chelsea di dua periode itu. Mourinho yang baru datang ke Inggris saat itu tahu benar bagaimana memanfaatkan dan memaksimalkan kemampuan Lampard. Maka Lampard pun berhasil meraih beberapa penghargaan pribadi saat itu. Termasuk jadi runner up Ballon d’Or di belakang Ronaldinho. Lampard sudah mulai mengambil kursus kepelatihan saat dia secara kontroversial membela Manchester City. Meski hubungannya dengan Mourinho sempat dikabarkan memburuk, toh mereka mengaku tetap saling berkomunikasi saat itu.

Loris Karius Sebut Liverpool Tak Menyuruhnya Pergi

Loris Karius

Loris Karius mengatakan butuh waktu hampir dua minggu untuk mengatasi kekalahan final Liga Champions ke Real Madrid pada Mei tetapi menegaskan dia tidak pernah diberitahu bahwa dia harus meninggalkan klub musim panas ini. Karius, 25, bergabung Besiktas dengan pinjaman dua tahun pada bulan Agustus, sebulan setelah Liverpool menandatangani kiper Alisson dari Roma seharga 56 juta poundsterling.

Kesalahannya dalam kekalahan 3-1, yang dikatakannya terjadi akibat gegar otak setelah dia disikuti kepala oleh Sergio Ramos dari Madrid, menyebabkan kritik bahwa dia mengatakan dia berjuang untuk menangani untuk beberapa waktu.

“Ini adalah musim super dengan akhir yang sangat tidak menguntungkan, tetapi Anda harus melupakannya,” kata Karius kepada media.

“Saya tahu bahwa saya harus bangkit lagi dan tidak bersembunyi dan hanya memikirkan masa lalu. Itu adalah kinerja tim super untuk mencapai final.

“Anda terkadang tidak mengerti bagaimana situasi seperti itu bisa terjadi,” katanya.

“Saya ingin memahaminya dengan lebih baik dan itulah mengapa saya menonton semuanya lagi malam itu dan hari berikutnya.”

Ketika Liverpool menandatangani Alisson pada bulan Juli, tak lama setelah ia selesai mewakili Brasil di Piala Dunia, itu dilihat sebagai kurangnya kepercayaan dari klub di Karius. Namun Karius mengatakan, manajer Jurgen Klopp telah melakukan kontak dengannya sepanjang waktu dan mengatakan kepadanya bahwa keputusan itu tidak bersifat pribadi.

“Jurgen Klopp memanggil saya beberapa kali selama liburan saya untuk membangun saya,” kata Karius.

“Dia tidak pernah menyalahkan saya [untuk kekalahan]. Namun tekanan di media dan publik meningkat dan Liverpool harus bereaksi. Itu bukan situasi yang baik untuk saya, tetapi hal-hal seperti itu terjadi dalam sepakbola. ”

Karena cara Liverpool menyampaikan berita penandatanganan Alisson, dan juga bagaimana mereka menangani permintaannya untuk meninggalkan klub sesudahnya, Karius mengatakan dia dan Klopp tetap dalam kondisi baik.

“Dia menanda tanganiku dari Mainz. Saya juga bisa tinggal di Liverpool dan memainkan beberapa pertandingan, tetapi saya ingin menjadi nomor satu dan mendapatkan waktu reguler. “

 

Antusia sekali Frank Lampard berhadapan dengan sang mentor Mourinho

Frank Lampard

Lampard akan beradu taktik dengan Mourinho yang pernah jadi manajernya semasa masih bermain di Chelsea dulu. Keduanya bekerja sama pada 2004 sampai 2007, lalu untuk kedua kalinya pada 2013 sampai 2014. Babak ketiga Piala Liga Inggris mempertemukan Derby dengan MU, dalam laga di Old Trafford, Rabu 26/09/2018 dinihari WIB. Laga ini spesial untuk manajer Derby, Frank Lampard, Frank Lampard ditunggu partai spesial di Piala Liga Inggris, kala memimpin Derby County menghadapi Manchester United. Dia akan melawan mantan bosnya sendiri yaitu Jose Mourinho. Babak ketiga Piala Liga Inggris mempertemukan Derby dengan MU, dalam laga di Old Trafford, Rabu 26/09/2018 dinihari WIB, Laga ini spesial untuk manajer Derby, Frank Lampard.

Di bawah Mourinho, Lampard memenangi dua titel Premier League yang sangat bagus, dua gelar Piala Liga Inggris, juga satu trofi Piala FA. Tapi lebih dari gelar-gelar, Lampard merasa berterima kasih atas pengaruh Mourinho ke mentalitas dan kepercayaan dirinya yang semakin bertambah setelah di motivasi oleh mourinho. Kini Lampard tak sabar menghadapi salah satu sosok yang jadi mentor dalam kariernya tersebut. Saya ingat saat itu masih 25 tahun dan Jose Mourinho masuk ke gedung Chelsea dan benar-benar mengangkat karier saya, mungkin lewat personalitasnya dan bagaimana dia datang dengan kepercayaan diri yang menempel ke saya, kata Lampard.

Jadi dari sana, lebih dari sekadar menarik untuk menghadapinya sebagai seorang manajer. Beginilah jalan sepakbola, jalan gila ini yang tak pernah kita tahu bagaimana mereka bisa mempertemukan lagi kemudian hari dalam hidup. Yang dia raih sebagai manajer sih tak perlu dibicarakan lagi, itu sudah tercatat dalam buku sejarah. Kemenangan-kemenangannya, titel-titel, tim sukses yang dia bentuk dan tangani, dan saya cuma bayi dalam hal manajerial, jadi saya masih perlu menempuh jalan panjang. Tapi akan menyenangkan secara pribadi untuk bisa menghadapinya, namun dalam hal sepakbola, kami menghadapi Manchester United sebagai sebuah klub, sekumpulan pemain, dan sekelompok suporter Derby, imbuhnya.

10 pemain Barcelona di rendam oleh girona

Cristhian Stuani

Bermain dengan 10 orang membuat Barcelona kesulitan. Alhasil dua gol berhasil disarangkan Girona, yakni oleh Cristhian Stuani di menit 45 dan 51. Barcelona akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Gerard Pique bikin gol penyama kedudukan 2-2 di menit 63. Di Camp Nou, Senin 24/09/2018 dinihari WIB, Barcelona kehilangan Clement Lenglet pada menit 35. Dia diganjar kartu merah langsung setelah menyikut pemain lawan. Saat Lenglet keluar lapangan Barca unggul 1-0 dari gol Lionel Messi di menit 19. Rentetan kemenangan Barcelona di awal musim La Liga akhirnya terhenti. Di kandangnya sendiri Blaugrana diredam Girona 2-2 setelah bermain dengan 10 orang. Ini adalah kali pertama di musim 2018/2019 Barcelona kehilangan poin. Sebelumnya, dari empat laga yang dijalani mereka meraih 100% kemenangan. Meski gagal menang, Barcelona masih bertengger di puncak klasemen dengan 13 poin.

Sama seperti Real Madrid yang sehari sebelumnya menang 1-0 atas Espanyol, Girona lebih dulu mengancam saat pertandingan baru berjalan lima menit. Kans tim tamu datang dari Bernardo Espinosa yang tandukannya masih bisa dihalau Marc-Andre ter Stegen. Barcelona membalas saat Lionel Messi berhasil melewati tiga pemain di dalam kotak penalti dan mengarahkan bola ke tiang jauh. Namun kiper Bono melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis bola ke luar lapangan. Messi pada akhirnya memberi Barcelona keunggulan di menit 19. Menerima umpan tarik dari Arturo Vidal, sepakan Messi ke sudut kiri bawah gawang mengubah kedudukan jadi 1-0. Di menit 35 Barcelona harus bermain dengan 10 orang. Wasit mengusir Lenglet, setelah terlebih dulu menggunakan VAR, usai sang bek kedapatan menyikut pemain lawan.

Keunggulan jumlah pemain tersebut langsung dimanfaatkan Girona yang mencetak gol penyama sebelum turun minum. Benitez yang menusuk dari sisi kanan mengirim bola pada Stuani. Setelah melewati Pique Sergio Busquets, Stuani menceploskan bola ke dalam gawang untuk mengubah skor jadi 1-1. Di awal babak kedua, tepatnya menit 51, Stuani kembali mengejutkan publik Camp Nou. Dia mencetak gol untuk membuat Girona balik unggul setelah menyambar bola mental hasil penyelamatan Ter Stegen dari hasil tembakan Portu. Adalah Gerard Pique yang pada akhirnya menghindarkan Barca dari kekalahan. Gol pengubah kedudukan 2-2 dilesakkan Pique menggunakan kepalanya. Di sisa waktu pertandingan Barcelona terus menekan pertahanan Girona, Namun tidak ada gol ketiga berhasil mereka buat.

Semen Padang Tampil Aman saat Melawan Persiraja

Semen Padang

 

Derby Sumatera pada Persiraja kontra Semen Padang akan tersaji di Stadion H. Dimurthala Banda Aceh pada kelanjutan Liga 2 2018, Senin (24/9/2018). Team tuan-rumah untuk sesaat bercokol di kdua ke-2 klassemen lokasi Barat serta Semen Padang di pucuk pimpinan dengan point 35. Sesaat Persiraja mengamankan 26 angka atau selisih sembilan point dari team Kabau Sirah.

Buat Semen Padang, duel itu sebetulnya bukan partai terpenting. Scuad bimbingan Syafrianto Rusli cuma dituntut main aman. Dengan jarak point yang begitu mencolok, hasil imbang di rasa masih aman untuk keluar menjadi juara lokasi Barat yang tentu saja mengamankan satu ticket ke set 8 besar.

Semen Padang cuma perlu enam angka atau dua kemenangan untuk menyegel satu ticket ke set setelah itu, dengan catatan Persiraja serta Persis Solo memenangi lima laga bekas.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli menyampaikan, pihaknya masih berupaya keras mencapai point optimal di kandang Persiraja. Dalam lawatan ke Aceh, Semen Padang membawa 18 pemain terunggul, termasuk juga dua mesin pencetak gol, Irsyad Maulana serta Riski Novriansyah.

“Anaka-anak dalam keadaan baik. Kami sudah menyiapkan diri sebaik-baiknya mendekati laga. Semoga anak-anak dapat menjaga tampilan terunggul mereka seperti dua pertandingan terdahulu di Padang,” tutur Syafrianto Rusli.

Bekas pelatih futsal Sumbar pada PON 2012 Riau itu menilainya, Persiraja adalah team bagus yang tidak gampang ditaklukkan, ditambah lagi waktu bermain di muka umum sendiri.

Hal tersebut dapat disaksikan pada pertemuan putaran pertama, Semen Padang mesti bersusah payah pastikan tiga angka dengan kemenangan 3-2 di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

“Persiraja team yang bagus, dapat dibuktikan sekarang ini mereka dapat ada di tempat ke-2. Saya menilainya laga kelak akan berjalan ketat. Tujuan kami tidak kalah dari tuan-rumah. Akan tetapi bila ada peluang menuai kemenangan pasti akan kami optimalkan,” jelas Syafrianto Rusli.