Monthly Archives: October 2018

Siapa Mampu Konsisten Seperti Saya dan Messi?

Cristiano Ronaldo

 

Cristiano Ronaldo menantang bintang-bintang baru di lapangan hijau saat ini untuk bisa bermain dengan konsisten di dalam waktu lama seperti dirinya dan Lionel Messi.

Sesudah Ronaldo dan Messi menguasai sepakbola selama satu dekade, yang ditandai dengan keduanya bergantian memenangkan trofi permain terbaik dunia dan Ballon d’Or, Luka Modric pada akhirnya memutus rangkaian itu di bulan September lalu.

Modric terpilih sebagai pemain terbaik dunia FIFA usai menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid dan runner-up Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Kroasia. Sesudah ini akan ada Ballon d’Or yang mana calon terkuatnya adalah Antoine Griezmann atau Kylian Mbappe.

Dua nama terakhir bersama Eden Hazard, Harry Kane, Kevin De Bruyne, Mesut Oezil, Mohamed Salah, Neymar, Paul Pogba dan Sergio Aguero merupakan bintang baru yang namanya mulai disebut-sebut berdampingan dengan Ronaldo serta Messi.

Mereka inilah yang nantinya akan meneruskan era Ronaldo-Messi yang perlahan dianggap mulai menurun setelah kegagaln keduanya meraih trofi pemain terbaik dunia. Messi bahkan tak masuk kandidat 3 besar.

Terkait hal ini, CR7 pun mengakui kemunculan bintang-bintang baru tidak bisa terelakkan di zaman modern ini. Akan tetapi yang paling penting adalah konsistensi Hazard dkk. untuk berada di level teratas di dalam waktu yang lama seperti dia dan Messi.

“Terkait Ballon d’Or, yang pasti nama-nama biasanya bakal muncul, namun saya tak tahu apakah Lionel Messi akan berada di podium saat ini. Jadi kita sebut saja Mohamed Salah, Luka Modric, Antoine Griezmann, Raphael Varane, Kylian Mbappe, memang banyak para pemain Prancis karena mereka juara dunia” kata Ronaldo.

“Akan tetapi saya mau melihat kalau semua pemain itu masih berada di posisi teratas sampai 10 tahun ke depan, seperti saya dan Messi, kami pun akan terus seperti itu. Kami selalu berada disana, selalu menjadi yang terbaik selama lebih dari 10 tahun” lanjut pemenang 5 trofi Ballon d’Or itu.

“Orang-orang akan mengatakan ini adalah era akhir kami, namun bukan seperti itu. Saya masih berada disana dan saya pantas mendapatkannya. Penampilan saya membuktikan itu. Jadi jangan coret saya!” tutup Ronaldo.

Nigel Pearson Berduka Untuk Srivaddhanaprabha

Nigel Pearson

Mantan manajer Leicester City, Nigel Pearson, mengatakan dia tidak bisa menemukan ketua yang lebih baik daripada mendiang Vichai Srivaddhanaprabha, Pearson bertanggung jawab ketika Leicester mendapat promosi ke Liga Premier dengan memenangkan Kejuaraan di kampanye 2013-14, kurang dari empat tahun setelah Srivaddhanaprabha membeli klub, Pemain berusia 55 tahun itu dipecat setelah mendalangi perjalanan hebat dari degradasi di musim pertama Foxes di papan atas, dengan Claudio Ranieri membimbing mereka meraih gelar dengan cara yang menakjubkan pada periode berikutnya, Namun, pada bulan September 2017 Pearson ditunjuk sebagai manajer dari pihak kedua di Belgia, OH-Leuven, yang dibeli oleh Srivaddhanaprabha pada bulan Mei tahun itu, setelah kematian pengusaha Thailand dan empat orang lainnya dalam kecelakaan helikopter di luar stadion Leicester pada hari Sabtu, Pearson menerbitkan sebuah surat di situs web OHL.

“Ini adalah rasa sakit luar biasa yang saya tulis untuk mengekspresikan dan menyampaikan belasungkawa tulus dan dukungan kepada Srivaddhanaprabha dan keluarga mereka, Kejadian tragis dan mengejutkan dari Sabtu malam telah berdampak pada dunia sepakbola dengan cara yang sangat mendalam dengan berita kematian Khun Vichai, Aura dengan kepribadiannya yang tenang namun berwibawa memiliki pengaruh yang tak terukur dalam sepakbola Inggris serta Proses kepemimpinan dan manajerial yang ia tanamkan dan terbaik di Leicester City selama periode waktu yang berkelanjutan telah membuahkan hasil sedemikian rupa sehingga orang-orang di seluruh dunia menyaksikan hal yang mustahil dengan melihat klub memenangkan Liga Premier dalam situasi yang paling luar biasa dan Ini yang paling pasti memastikan keyakinan bahwa keajaiban olahraga dapat terjadi sehingga saya memiliki hak istimewa untuk mengelola kedua klub yang dimiliki oleh King Power, dan di Oud-Heverlee Leuven di Belgia, memiliki tugas untuk membangun klub yang dapat meniru kesuksesan King Power di Inggris.”

“Penyesalan saya adalah dia tidak akan melihat hasil dari visinya karena Ini adalah poin penting untuk diingat bahwa, dengan kedua klub, dia memilih untuk berinvestasi di klub dengan potensi, untuk memelihara klub dengan jiwa dan budaya yang didirikan pada nilai-nilai yang sehat, daripada mencapai perbaikan cepat, Dia telah menginvestasikan tidak hanya dukungan finansial yang substansial, tetapi diinvestasikan pada orang-orang dan komunitas dari klub-klub ini maka Kami di sini di Oud-Heverlee Leuven, tetapi investasi ganda telah substansial, Pada tingkat pribadi, seorang manajer tidak mungkin menginginkan bos yang lebih baik karena saya, melalui masa-masa yang baik dan sulit, mendapatkan dukungan yang tak tergoyahkan yang telah menjadi motivator besar dan, dalam masa-masa sulit secara pribadi, sebuah kenyamanan yang sangat besar. “

Barca bisa tampil bagus tanpa Lionel Messi

Lionel Messi

Barcelona memetik kemenangan besar atas real Madrid tanpa diperkuat lionel messi. Skor telak di el clasico kali ini disebut menjadi pencapaian luar biasa. Barcelona memetik kemenangan 5-1 atas Madrid saat bertanding di camp nou, minggu (28/10/2018) malam wib. Luis suarez membukukan hattrick, philippe coutinho dan Arturo vidal mampu membukukan satu gol ke gawang Madrid. Los blancos bisa membalas sekali di laga itu.

Marcelo yang membukukan namanya di papan skor untuk Madrid di el clasico yang pertama musim ini. Messi tak bermain di laga kali ini. Dia mengalami cedera saat mebantu barca mengalahkan sevilla di lanjutan la liga musim lalu. Gelandang barca, Sergio busquest, mengungkapkan bahwa seluruh anggota skuat mampu mengisi posisi yang ditinggalkan messi sebagai pembeda hasil pertandingan.

“kami tahu kalau kami bisa melewati tekanan lalu kami akan mempunyai peluang dan lalu serangan bisa dilancarkan dan gol-gol itu member kami hasil yang diinginkan,” kata busquest di situs resmi Barcelona. “ini merupakan pencapaian yang luar biasa bisa memetik kemenangan 5-1 tanpa messi. Biasanya, saat kami dalam masalah, leo menjadi penolong. Tapi hari ini seluruh tim membuktikan diri mampu,” dia menambahkan. Barcelona menjalani el clasico tanpa lionel messi. Luis suarez lantas tampil sebagai bintang dengan mencetak hat-trick ke gawang real Madrid.

Absennya Messi sempat diperkirakan bakal jadi kehilangan besar untuk Barca. Sebab Messi punya statistik mentereng saat melawan Madrid. Namun kekhawatiran itu tak terbukti. Dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB, Barca superior atas Madrid dengan membukukan kemenangan telak 5-1. Suarez jadi aktor utama kemenangan Barca lewat hat-trick yang ia ciptakan. Striker asal Uruguay itu mencetak gol di menit ke-30, 75, dan 83.

Dalam catatan Opta, Suarez menjadi pemain Barca pertama selain Messi yang mengukir hat-trick di El Clasico di Liga Spanyol setelah Romario pada 1994. Suarez juga pemain Barca pertama selain Messi yang mencetak gol lewat penalti di El Clasico setelah Ronaldinho pada April 2006. Lewat tiga golnya tadi malam, Suarez juga kian menegaskan diri sebagai momok untuk Madrid. Sejak debut bersama Barca pada 2014/2015, Suarez sudah mencetak sembilan gol ke gawang Madrid dalam pertandingan Liga Spanyol, paling banyak di antara pemain-pemain lainnya di periode yang sama.

Meski jadi bintang, Suarez tetap menilai Barca kalah lebih baik jika ada Messi. Namun ia juga menyebut hasil ini sebagai bukti bahwa Barca juga bisa baik-baik saja tanpa Messi. “Bersama Leo kami lebih baik, dia yang terbaik di dunia, tapi sebagai tim kami harusnya bangga,” ucap Suarez. “Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim hebat meski tanpa Messi, tapi dengan pelatih kelas dunia,” imbuhnya.

Saat Gerard Pique Minta Supoter Hentikan Cacian Ke Ramos

Sergio RAMOS

Menjadi lawan di lapangan tidak langsung membuat Gerard Pique langsung diam pada saat Sergio Ramos dihina-hina oleh para suporter yang datang menyaksikan laga El Clasico di Camp Nou. Pique lantas diminta untuk penonton untuk menghentikan aksi yang mereka lakukan tersebut.

El Clasico memanaskan pertandingan pekan ke 10 kompetisi Liga Spanyol. Pertandingan diantara FC Barcelona dan juga Real Madrid sendiri dilangsungkan pada hari Minggu tanggal 28 Oktober 2018 malam hari WIB di Camp Nou.

Pertandingan tersebut pada akhirnya berhasil dimenangkan oleh Barca dengan skor yang sangat telak, yakni 5-1. Luis Suarez mampu menjadi sang pahlawan kemenangan dengan hat-trick yang diciptakannya untuk Barca.

Ada semua momen yang sangat menarik sekali terjadi diatas lapangan. Pique yang sering dikabarkan sangat tidak akur dengan Ramos terlihat memberikan pembelaan untuk pemain bertahan klub Real Madrid tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi disaat para pemain Barca di daerah pertahanan Madrid pada situasi bola mati. Setelahnya ada sebuah nanyian yang terdengar ejekan serta hinaan dari pada suporter yang tertuju kepada Ramos.

Pique yang kala itu tidak jauh berada dari Ramos lantas terlihat mengangkat tangannya. Pemain bertahan klub Barcelona tersebut kemudian mengayunkan jari telunjuknya yang tampak memberikan isyarat supaya suporter tidak lagi melanjutkan hal tersebut.

Meskipun keduanya sama-sama pernah bermain untuk timnas Spanyol, Pique dan juga Ramos memang sering sekali dikabarkan tidak memiliki hubungan yang baik dikarenakan klub yang mereka perkuat merupakan sejarah rivalitas yang panjang. Keduanya juga sering sekali melontarkan ledekan secara terbuka.

Akan tetapi berkali-kali juga ketidakharmonisan tersebut dibantah. Pada saat tahun lalu Pique bahkan mengungkap kalau dia memiliki bisnis bersama dengan Ramos.

Berbicara tentang hasil pertandingan, berkat kemenangan tersebut Barca mampu untuk tetap memimpin klasemen sementara dengan terolehan 21 angka dan hanya unggul sebanyak 1 angka dari Depotivo Alaves yang ada diurutan kedua dan juga dua angka dari Sevilla dan juga Atletico madrid yang ada diurutan ketiga dan juga keempat.

Sementara Madrid harus turun ke peringkat kesembilan dengan terolehan 14 angka yang dimana mereka disalip oleh Levante dan juga Getafe yang mampu memenangkan laga pekan ke 10 mereka.

PSG Perpanjang Rekor Kemenangan

Kylian Mbappe

Paris Saint-Germain membuat 11 kemenangan beruntun di Ligue 1 berkat intervensi tepat waktu Kylian Mbappe dari bangku cadangan di Marseille.

Kylian Mbappe mencetak gol dalam waktu empat menit untuk Paris Saint-Germain saat mereka mengklaim kemenangan 2-0 atas rival sengit Marseille pada hari Minggu.

Remaja itu menjadi pemain pertama di lima liga top Eropa untuk mencapai 10 gol musim ini untuk menutup ketiga poin di Le Classique dan menyemen tempat juara di puncak Ligue 1.

Tim asuhan Thomas Tuchel mengembalikan selisih delapan poin di atas tempat kedua Lille setelah kemenangan liga ke-11 berturut-turut, dikonfirmasi oleh penyelesaian injury time Julian Draxler, yang sama dengan rekor awal untuk kampanye yang ditetapkan oleh Tottenham 58 tahun lalu.

Penampilan 3-5-1-1 mengejutkan dari PSG tidak terlalu mengganggu pertahanan Marseille di babak pertama, di mana satu-satunya peluang besar untuk dicatat terjadi di menit akhir, ketika Kevin Strootman membersihkan tembakan Angel Di Maria dari garis penalti.

Butuh kurang dari satu menit babak kedua bagi Di Maria untuk memaksa Steve Mandanda masuk ke penyelamatan pertama pertandingan, penjaga menangkis tembakan melambung melewati pos kiri.

Neymar telah ditargetkan oleh rudal yang dilemparkan dari kerumunan di seluruh, tetapi ia hampir membungkam penggemar tuan rumah dengan tendangan kaki kiri rendah setelah berlari ke area penalti.

Seberat nomor 10 Dimitri Payet memiliki permainan yang sama tenang, meskipun ia menguji Alphonse Areola dengan tendangan bebas, sebelum Tuchel beralih ke Mbappe di menit ke-62 untuk mencoba memicu percikan dalam serangannya.

Tidak butuh waktu lama. PSG memenangkan kembali kepemilikan di setengah mereka, Di Maria cepat dikirim Mbappe maju pada istirahat dan penyerang menahan Boubacar Kamara untuk mengebor melewati Mandanda.

Thomas Meunier ditolak kedua oleh Mandanda dan Jordan Amavi mencukur bagian luar tegak, tetapi PSG mengamankan kemenangan dengan hampir tendangan terakhir dari permainan, Draxler meluncur masuk ke skor setelah Neymar telah lecet lulus Mbappe di gawang.

Kemenangan untuk PSG berarti mereka adalah tim pertama sejak Tottenham pada tahun 1960 untuk memulai musim di salah satu dari lima liga top Eropa dengan 11 kemenangan beruntun.

Hasilnya menempatkan mereka delapan poin di depan Lille, yang mengunjungi Parc des Princes pada hari Jumat dalam pertandingan yang sudah terlihat seperti itu bisa memutuskan apakah perburuan gelar menjadi rumit.

Marseille kehilangan kesempatan untuk maju ke urutan keempat dan sekarang hanya memenangkan dua dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Paris Saint-Germain membuat 11 kemenangan beruntun di Ligue 1 berkat intervensi tepat waktu Kylian Mbappe dari bangku cadangan di Marseille.Kylian Mbappe mencetak gol dalam waktu empat menit untuk Paris Saint-Germain saat mereka mengklaim kemenangan 2-0 atas rival sengit Marseille pada hari Minggu.

Remaja itu menjadi pemain pertama di lima liga top Eropa untuk mencapai 10 gol musim ini untuk menutup ketiga poin di Le Classique dan menyemen tempat juara di puncak Ligue 1.Tim asuhan Thomas Tuchel mengembalikan selisih delapan poin di atas tempat kedua Lille setelah kemenangan liga ke-11 berturut-turut, dikonfirmasi oleh penyelesaian injury time Julian Draxler, yang sama dengan rekor awal untuk kampanye yang ditetapkan oleh Tottenham 58 tahun lalu.

Penampilan 3-5-1-1 mengejutkan dari PSG tidak terlalu mengganggu pertahanan Marseille di babak pertama, di mana satu-satunya peluang besar untuk dicatat terjadi di menit akhir, ketika Kevin Strootman membersihkan tembakan Angel Di Maria dari garis penalti.Butuh kurang dari satu menit babak kedua bagi Di Maria untuk memaksa Steve Mandanda masuk ke penyelamatan pertama pertandingan, penjaga menangkis tembakan melambung melewati pos kiri.Neymar telah ditargetkan oleh rudal yang dilemparkan dari kerumunan di seluruh, tetapi ia hampir membungkam penggemar tuan rumah dengan tendangan kaki kiri rendah setelah berlari ke area penalti.

Seberat nomor 10 Dimitri Payet memiliki permainan yang sama tenang, meskipun ia menguji Alphonse Areola dengan tendangan bebas, sebelum Tuchel beralih ke Mbappe di menit ke-62 untuk mencoba memicu percikan dalam serangannya.Tidak butuh waktu lama. PSG memenangkan kembali kepemilikan di setengah mereka, Di Maria cepat dikirim Mbappe maju pada istirahat dan penyerang menahan Boubacar Kamara untuk mengebor melewati Mandanda.

Thomas Meunier ditolak kedua oleh Mandanda dan Jordan Amavi mencukur bagian luar tegak, tetapi PSG mengamankan kemenangan dengan hampir tendangan terakhir dari permainan, Draxler meluncur masuk ke skor setelah Neymar telah lecet lulus Mbappe di gawang.Kemenangan untuk PSG berarti mereka adalah tim pertama sejak Tottenham pada tahun 1960 untuk memulai musim di salah satu dari lima liga top Eropa dengan 11 kemenangan beruntun.

Hasilnya menempatkan mereka delapan poin di depan Lille, yang mengunjungi Parc des Princes pada hari Jumat dalam pertandingan yang sudah terlihat seperti itu bisa memutuskan apakah perburuan gelar menjadi rumit.Marseille kehilangan kesempatan untuk maju ke urutan keempat dan sekarang hanya memenangkan dua dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

 

Getafe Menang 2-0 atas Real Betis

Jorge Molina

Dalam laga match day ke sepuluh pada ajang kompetisi La Liga Santander yang berlangsung hari Minggu (28/10/2018) malam hari di Coliseum Alfonso Perez,tim tuan rumah Getafe yang tampil didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Real Betis dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Getafe itu pun dipersembahkan oleh Jorge Molina dan Dimitri Foulquier.

Dalam jalannya pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Getafe yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Real Betis. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang berimbang diantara tim tuan rumah Getafe dengan tim Real Betis didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Terlebih lagi kedua tim yang saling berhadapan tersebut pun akhirnya harus puas dengan kedudukan imbang sementara yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Getafe yang mengincar kemenangannya pada tadi malam itu pun mulai meningkatkan tempo permainannya dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil dimenit 60 pada babak kedua,tim tuan rumah Getafe pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Jorge Molina. Hanya berselang 2 menit saja,tim tuan rumah Getafe pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Dimitri Foulquier. Setelah itu skor 2-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Getafe itu pun lantas tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Atas raihan kemenangan serta tambahan tiga poinnya yang didapatkan oleh tim tuan rumah Getafe pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat delapan pada papan klasemen La Liga Santander dengan jumlah raihan 15 poin. Sementara itu tim Real Betis yang gagal dalam mendapatkan tambahan poin positifnya pada tadi malam itu pun harus puas untuk berada diperingkat 13 dengan jumlah raihan 12 poin.

D.C. United telah dihidupkan kembali dengan kedatangannya

Wayne Rooney

Striker veteran telah merevitalisasi tim barunya, baik dengan kontribusinya di dalam dan di luar lapangan. Ada banyak keraguan tentang penandatanganan Wayne Rooney oleh D.C. pada bulan Juli lalu.

Pada usia 32 tahun, Rooney belum tentu kuno tetapi lebih banyak menginjak ban daripada kebanyakan pemain seusianya, telah menjadi pemain reguler di level klub sejak usia 17 tahun. Jelas bukan kekuatannya dulu, DC tetap memberi Rooney kesepakatan $ 13 juta yang dilaporkan lebih dari dua setengah musim, di samping biaya transfer yang dirahasiakan dibayarkan ke Everton.

Satu bulan setelah debutnya, Sangatlah adil untuk mengatakan bahwa banyak dari keraguan itu terhapus hanya dengan satu permainan.

Pada tanggal 12 Agustus, striker berlari setengah panjang lapangan untuk membuat tantangan terakhir, kemudian mengirimkan bola pinpoint ke pos belakang Luciano Acosta menuju rumah untuk pemenang menit terakhir melawan Orlando City.

Tidak ada permainan tunggal yang lebih baik menggambarkan segala sesuatu yang telah dibawa Rooney ke tim barunya: kerja keras, kepemimpinan, tekad, dan sedikit kualitas yang tidak dimiliki DCU untuk paruh pertama musim sebelum kedatangannya.

Dampak Rooney pada D.C. United dapat dengan mudah diukur dalam statistik. Dia telah mencetak 12 gol dan memberikan tujuh assist dalam 19 pertandingan bersama United, dan membantu tim tersebut membuat perubahan yang luar biasa di tengah musim.

United hanya memiliki dua kemenangan dalam 14 pertandingan ketika Rooney tiba. Dalam 19 pertandingan berikutnya tim memiliki 12 kemenangan, dan merebut tempat playoff yang tidak mungkin akhir pekan lalu di babak kedua dari pertandingan MLS.

Tetapi kontribusi Rooney yang paling penting untuk penyebab DCU mungkin dalam kategori yang kurang dapat dihitung.

Rooney telah membawa kepemimpinan, kredibilitas dan profesionalisme ke ruang ganti Serikat, di mana ia telah terintegrasi secara mulus dengan rekan-rekan barunya.

Keinginan veteran untuk menyesuaikan diri tampak jelas sebelum dia menginjakkan kaki di lapangan untuk DCU. Rooney biasanya memakai nomor 10, tetapi kemeja itu ditempati oleh playmaker tim Acosta. Alih-alih meminta memakai nomor yang biasa, Rooney bersikeras untuk pergi ke arah yang berbeda.

“[Rooney] berkata,” Tidak, saya tidak menginginkannya, saya ingin menyesuaikan diri. Apa nomor yang tepat untuk saya? Kalian beri tahu saya, ‘”kata pemilik DCU, Jason Levien di konferensi pers perkenalan Rooney. “Sudah seperti itu dengannya.”

“Jika Anda akan menjadi bagian dari tim, Anda harus menjadi bagian dari tim, semua dalam, dan melakukan hal yang sama,” kata Rooney di acara televisi “Men in Blazers” minggu ini. “Saya tidak ingin perlakuan khusus. Saya ingin diperlakukan sama dengan pemain [lainnya]. Saya bagian dari tim ini. Itu bukan ilmu roket. ”

Rooney, yang berusia 33 tahun pada hari Rabu, telah melakukan yang terbaik untuk berbaur, tetapi dia juga belum menjauh dari peran kepemimpinan bahwa pemain yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Manchester United dan Inggris akan diharapkan untuk mengisi.

Setelah hanya tiga pertandingan dengan D.C. United, Rooney dinobatkan sebagai kapten tim. Dia telah memeluk peran, sering menangani tim di ruang ganti seperti yang dilakukan seorang manajer.

“Saya katakan di ruang ganti setelah pertandingan, malam ini tidak cukup baik,” kata Rooney pekan lalu setelah menang atas Toronto FC.

Real Madrid bermain di El Clasico tanpa adanya Dani Carvajal

Dani Carvajal

Seorang pelatih dari Real Madrid yang bernama Julen Lopetegui, ia akan telah melakukan persiapan adanya laga di El Clasico yang saat ini  melawan dengan Barcelona pada di tanggal (28/10). Maka dengan seluruh semua anggota skuadnya yang terkecuali dengan Dani Carvajal sedang masih mengalami cedera di bagian tubuhnya.

Dan sehingga membuat kepada pelatih mereka yang bernama Julen Lopetegui masih sedang berada di dalam tekanan Real Madrid namun  ia akan untuk bisa memanggil kepada seluruh para pemainnya semua nya mengikuti di sesi latihan kedua Real Madrid jelang adanya laga yang di El Clasico yang akan bertanding di kandang Barcelona.

Walaupun dengan Real Madrid yang sudah tanpa adanya pemain dari Dani Carvajal, namun juga telah adanya sebuah beberapa berita yang menghasilkan positif dan sehingga di terima dengan Julen Lopetegui telah menjelang saat berada di laga kontra Barcelona karena dengan adanya  abadi Real Madrid yang di antarnya mereka hanya bisa untuk  menemukan pemain Vinicius setelah saat itu komisi yang di bandingkan dengan Negara yang dari Spanyol.

Namun pada saat sebelumnya, Dani Carvajal telah melakukan absen yang sedang mengalami cedera di awal oktober, sebenarnya ia sudah kembali untuk bisa mengikuti sesi latihan. Tetapi ia akan masih untuk bisa berlatih sendiri dan sehingga masih belum bisa untuk bergabung dengan para skuat Real Madrid.

Namun pada saat tanggal (25/10) lalu, ia sudah bisa untuk berlatih sendiri di tempat gym dan sehingga juga bisa kembali bergabung dengan para skuat pemain Real Madrid yang akan menjelang El Clasico. Maka saat  ia akan juga telah memiliki ruang kepada sang gelandangan Dani Carvajal, Jaume Garcia.

Karena pada saat dengan Real Madrid memiliki jadwal latihan menjelang di akhir pekan, dan sehingga memuat mereka harus untuk bisa lebih banyak berfokus pada bola, karena dengan latihan penguasa bola harus membutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Thibaut Courtois Kecam Media Spanyol

Thibaut Courtois

Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois memberikan kecaman terhadap pemberitaan media Spanyol yang menyebut dirinya takut terhadap mantan bosnya di Chelsea, Antonio Conte dan Jose Mourinho yang akan datang ke Real Madrid.

Sebelumnya media Spanyol, El Pais mengabarkan bahwa Courtois berkata pada rekan-rekannya bahwa dirinya tidak terlalu percaya dengan kabar burung yang menyebut jika Antonio Conte dan Jose Mourinho dapat menjadi bosnya di Real Madrid.

Courtois memang sukses telah meraih gelar Premier League bersama Conte dan Mourinho. Akan tetapi kiper asal Belgia tersebut diklaim bahwa ia memiliki hubungan yang kurang bagus terhadap Conte dan Mourinho. Courtois disebut pergi ke Real Madrid pada musim panas kemarin untuk menghindari kerja sama, lagi antara kedua sosok tersebut.

Siapkan Jalur Hukum

Tidak berselang lama setelah kabar tersebut beredar luas, Courtois yang menyatakan lewat cuitan akun Twitter pribadinya pun langsung merespon dengan membantah gosip yang beredar tersebut dan ia berniat untuk membawa masalah ini melalui jalur hukum.

“Saya dengan tegas membantah informasi yang di terbitkan hari ini oleh El Pais terkait hal yang menyangkut tentang diri saya,” demikian isi kicauan Courtois di Twitter.

“Termasuk kebohongan yang telah menyakiti saya sebagai seorang pemain professional dan saya mengharapkan adanya pencabutan berita sementara saya mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum,” sambungnya.

Situasi Real Madrid

Real Madrid memang sedang tengah digosipkan akan berburu pelatih baru. Mereka dikabarkan akan segera memecat Julen Lopetegui yang telah dianggap gagal setelah kubu Los Blancos menelan sejumlah hasil buruk belakangan ini.

Real Madrid sempat menderita tren negatif ketika tidak mampu menang sama sekali dalam lima laga beruntun di semua kompetisi sebelum akhirnya meraih kemenangan atas Viktoria Plzen tengah pekan kemarin.

Pencarian Real Madria akan pelatih baru ini mulai berujung ke beberapa nama. Dua di antara sekian nama yang digadang akan menjadi pelatih baru mereka adalah Antonio Conte dan Jose Mourinho.

Marc Andre ter Stegen Tegaskan Bahagia di Barcelona

Andre ter Stegen

Jerman sekarang dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia sepakbola, tetapi ia awalnya berjuang untuk membuat tanda di Camp Nou.Marc-Andre ter Stegen telah mengungkapkan bahwa dia mempertimbangkan meninggalkan Barcelona di tengah pertempurannya dengan Claudio Bravo untuk mendapatkan tugas awal di Camp Nou.

Pemain internasional Jerman pindah ke Catalunya pada tahun 2014 setelah membuktikan nilainya di tanah airnya dengan Borussia Monchengladbach.Musim debutnya bersama Barca melihat dia gagal membuat penampilan La Liga tunggal, dengan pertandingan Piala dan Liga Champions menyediakan satu-satunya waktu permainannya.

Ter Stegen memang melihat tujuh pertandingan liga di musim 2015-16, tetapi hanya sekali Bravo berangkat ke Manchester City bahwa jalan itu membuatnya menjadi Nomor 1 dan membangun reputasi sebagai salah satu kiper terbaik di dunia sepakbola.

Pemain berusia 26 tahun itu kini mengakui bahwa ia mempertimbangkan masa depannya secara teratur ketika berjuang selama beberapa menit, itu adalah situasi yang sangat rumit. Dan persaingan dengan Claudio sama sekali tidak mudah. “Saya tidak akan menyangkal bahwa ada saat-saat ketika saya berpikir tentang perubahan, mencari solusi, karena Anda melihat bahwa klub mengatakan: ‘Jangan khawatir, Marc, Anda memiliki kepercayaan diri kami, Anda akan berada di sini selama bertahun-tahun, kami percaya dalam kinerja Anda ‘. Tetapi kemudian Anda melihat bahwa realitas tidak seperti itu.

“Dengan Luis Enrique dia banyak berbicara tentang itu. Tetapi tentu saja, dia melihat bahwa Claudio juga melakukan pekerjaan yang sangat bagus.“Setelah dua musim, situasi menuntut solusi. Pada akhirnya, klub menjual Bravo dan telah dengan jelas memposisikan dirinya untuk kebaikan saya. ”

Ter Stegen kini telah membuat lebih dari 150 penampilan untuk Barca, termasuk 13 di kampanye saat ini.Berikutnya dia bisa datang dalam pertandingan Clasico dengan Real Madrid pada hari Minggu, dengan kontes yang masih memegang banyak daya tarik bagi mereka yang terlibat meskipun Lionel Messi harus absen karena cedera dan Cristiano Ronaldo telah meninggalkan Blancos untuk Juventus.