Monthly Archives: May 2019

Chelsea Menjadi Sang Juara Di Liga Europa

Chelsea

Chelsea hampir prima di arena Liga Europa musim ini. Karena itu trofi juara yang baru diambil ialah hadiah yang patut untuk The Blues. Chelsea tutup Liga Europa 2018/2019 dengan manis waktu menaklukkan Arsenal 4-1 pada pertandingan final di Baku Olympic Fase, Kamis (29/5/2019) pagi hari WIB barusan.

Bermain seri tanpa ada gol di set pertama, Chelsea menggila di set ke-2 untuk cetak tiga gol dalam tenggang kurang dari 30 menit melalui Olivier Giroud, Pedro Rodriguez, serta penalti Eden Hazard. Arsenal sudah sempat menghidupkan keinginan melalui gol Alex Iwobi.

Tetapi, kemenangan Chelsea digembok gol ke-2 Hazard di menit ke-72 yang pastikan trofi Liga Europa pulang ke London Barat, bukan London Utara, musim ini. Trofi yang memperjelas supremasi Chelsea di Liga Europa musim ini.

Pasalnya Chelsea punyai rekor mengagumkan di pertandingan musim ini, yaitu tidak terkalahkan dari 15 laga yang dilewati sampai pucuk. Keseluruhan 12 kemenangan dibikin serta cuma 3x seimbang,. Mereka jadi team paling produktif di kompetisi ini dengan 36 gol serta 16,5 tembakan per pertandingan, hanya kalah dari Salzburg dan Bayer Leverkusen yang tersisih bertambah cepat.

Sesaat perform beberapa pemain di pertandingan final juga tanpa ada cela, hingga membuat manajer Maurizio Sarri meyakini trofi ini memang patut didapat.

“Kami tampil oke musim ini, sebab kami dapat maju ke Liga Champions di klassemen Premier League, yang mana bukan pekerjaan gampang mengingat persaingannya demikian tinggi,” tutur Sarri di Football-Italia.

“Kami ke final Piala Liga Inggris selesai menaklukkan Liverpool serta Tottenham, cuma kalah beradu penalti dari Manchester City,. Di Liga Europa, kami menang 12 kali serta seimbang 3x, kami cetak gol terbanyak,” sambungnya.

“Saya pikir sesudah malam hari ini, musim ini kami bertambah dari biasa jadi mengagumkan. Tidak gampang untuk langsung bisa menyesuaikan dengan liga susah semacam ini. Saya memang punyai beberapa permasalahan, tetapi saya lihat ada pergantian baik dari team semenjak Februari. Mungkin saya yang beralih, tetapi saya mulai rasakan ini ialah team saya.”

Unai Emery: Mengatakan Bahwa Masa Depan Arsenal Cerah

Unai Emery

Unai Emery lihat beberapa hal positif walau Arsenaldihajar 1-4 oleh Chelsea di final Liga Europa. The Gunners, kata Emery, punyai hari esok yang cerah. Arsenal hanya membuat satu gol lewat Alex Iwobi waktu bertemu dengan Chelsea di final Liga Europa. Sebaliknya, The Blues sukses menyarangkan empat gol ke gawang Petr Cech dalam pertandingan yang dilaksanakan di Baku Olympic Fase, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB.

Kekalahan mutlak ini jadi pukulan besar untuk The Gunner, yang hadir ke final dengan menaruh keinginan dapat maju ke Liga Champions musim depan. Walau kalah dengan score besar, Unai Emery lihat ada beberapa hal positif yang dapat dicapai teamnya dari pertandingan itu.

“Ada kesempatan buat beberapa pemain untuk berkembang. Kami mempunyai beberapa pemain muda yang baru rasakan pengalaman pertama di final. Saya rasakan positif dengan hari esok kami bersama dengan beberapa pemain muda yang selalu makin bertambah baik,” tutur Emery diambil Sky Sports.

“Inspirasi kami ialah selalu berkembang bersama dengan beberapa pemain muda. Mungkin ada banyak pemain yang perlu pergi, tetapi ini bukan peristiwa membicarakannya,” lanjut ia.

“Saya begitu bangga dengan usaha keras kami, tidak dengan kegagalan sampai sasaran. Saya fikir beberapa pemain telah lakukan semuanya untuk sampai sasaran serta kami makin dekat sama team lain. Tahun kedepan kami akan meneruskan dengan team yang sama bersama dengan beberapa pemain baru yang akan menolong jadi lebih baik.”

“Kami mempunyai pemain besar dengan pengalaman serta beberapa pemain belia. Tahun ini kami coba dekati kompetitor lainnya. Tahun kedepan idenya sama, meningkatkan beberapa pemain baru lewat cara yang sama dengan tahun ini. Untuk berkembang satu langkah ke depan,” jelas Emery.

Koleksi Piala Pedro Rodriguez Sudah Lengkap

Pedro Rodriguez

Kesuksesan Chelsea memenangkan Liga Europamenyempurnakan karir Pedro Rodriguez. Winger asal Spanyol menyapu bersih semua trofi berprestise dalam karirnya.

Pada pertandingan final yang digelar di Baku Olympic Fase, Kamis (30/5/2019) pagi hari WIB, Pedro jadi satu diantara pembuat gol kemenangan 4-1 Chelsea atas Arsenal.

Pedro cetak gol ke-2 Chelsea di menit ke-61 saat ia menyelesaikan umpan tarik Eden Hazard melalui tendangan terarah ke sudut kiri gawang Arsenal. Ini ialah gol ke lima Pedro di Liga Europa serta peranannya demikian penting melajukan Chelsea sampai ke tangga juara.

Whoscored mencatat ada keseluruhan dua tembakan dibikin Pedro selama 71 menit ada di lapangan serta prosentase 80 % umpan sukses. Pedro memang tidak demikian terlihat di Chelsea musim ini, tetapi ia tetap berperan saat dimainkan.

Untuk itu Pedro dapat mensejajarkan namanya dengan Allan Simonsen, Hernan Crespo, Dimitri Alenichev, serta Steven Gerrard, jadi pemain yang cetak gol di final Liga Champions serta Liga Europa/Piala UEFA. Pedro cetak satu gol di final Liga Champions waktu Barcelona menaklukkan Manchester United 3-1 tahun 2011.

Tidak hanya itu, trofi Liga Europa ini lengkapi koleksi gelar dalam karir Pedro. Semenjak mengawali karirnya bersama dengan Barca pada 2008, Pedro termasuk untung sebab hampir merampas trofi tiap musimnya.

Keseluruhan ada 25 gelar dicapai Pedro yang semua ialah trofi kelas satu. Di Barcelona, Pedro mencapai 20 trofi dengan lima LaLiga, tiga Copa del Rey, empat Piala Super Spanyol, tiga Liga Champions, tiga Piala Super Eropa, serta, dua Piala Dunia Antarklub.

Sesaat di Chelsea, ini ialah trofi ke-3 Pedro sesudah merampas satu Premier League serta satu Piala FA semenjak gabung 2016. Dua trofi berprestise yang lain ialah Piala Dunia serta Piala Eropa bersama dengan Tim nasional Spanyol.

Pedro juga jadi hanya satu pemain yang sempat memenangkan enam kompetisi kontinental/interkontinental, suatu yang tidak pernah diraih Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi sekalinya.

“Mengagumkan serta saya dapat cetak gol di final pertandingan Eropa lainnya. Yang paling baik ialah kerja sama team ini hari. Trofi juara serta saya suka dapat mencapai gelar juara . Saya pikir kami patut memperolehnya sebab kami team paling baik di kompetisi ini,” tutur Pedro di BBC.

“Tentu saja hebat dapat menyelesaikan musim dengan trofi. Saya bekerja bersama baik dengan Eden serta ia ialah pemain paling baik. Saya ikut suka ia dapat memenangkan gelar ini,” sambungnya.

SOAL RUMOR SIMONE INZAGHI KE JUVENTUS, BOS LAZIO : KITA TUNGGU SAJA

Simone Inzaghi

Telah dikabarkan juga adanya pada saat ini pelatih Lazio yang juga sedang dalam pengincaran ataupun pemburuan terhadap dari pelatih yang mereka inginkan yaitu Simone Inzaghi yang akan mereka rekrut jika saja persetujuan diantara mereka telah memenuhi persyaratan itu di Juventus,

Dan lagi-lagi juga adanya Juventus yang terus terang dalam mencari pengganti pelatih yang mereka incarkan salah satunya ialah simone inzaghi yang juga tengah sedang dikait-kaitkan dengan adanya Juventus, selain dari itu juga ada bos dari Lazio, Claudio Lotito, yang juga meminta adanya kebenaran mengenai suatu rumor itu biar terjawab dengan seriring berjalannya waktu.

Juve yang pada saat ini juga telah ditinggalkan oleh salah satu pelatih yang bernama Massimiliano Allegri pada saat di akhir musim ini, dan dengan adanya Negosiasi kontrak bianconeri dengan pelatih yang telah berusia 51 tahun itu juga tidak akan mencapai kata sepakat.

Ada beberapa pelatih yang juga dikatikan dengan juve, salah satunya aadalah Inzaghi dengan Bersama Lazio pada musim ini, dia yang bagaimana pun juga sudah meraih suatu penghargaan ataupun prestasi yang sangat gemilang dengan menjuarai Coppa Italia itu sendiri,di kata lain juga Mengenai Rumor masa depan inzaghi, lotito yang juga masih belum memberikan suatu alasan yang pasti tentang hal itu.

“saya juga tidak tahu kapan kita harus merekrutnya ataupun dengan melakukan bursa transfer untuk menjadi pelatih di juve ini,”kata Lotito di Football Italia.

“Klub ingin Simone bertahan, dan juga saya yakin bahwa dia menginginkan hal yang sama,”dia menambahkan.

Selepas dari itu juga bagaimana pun pelatih yang juga sudah menjadi incaran juve itu yang bernama Inzaghi sudah menangani Lazio sejak pada bulan April tahun 2016 yang silam itu, dan juga sudah mengumpulkan sebnayak 155 pertandingan yang juga Sudah ia jalani dan lalui dengan baik ataupun buruknya suatu penampilan itu dengan rincian membawa timnya 82 kali menang, dan 30 kali imbang , dan 43 Kali menelan kekalahan.

Inter di antara pesta dan perang kala hadapi Empoli

Radja Nainggolan

Ultras Inter Milan mengultimatum timnya wajib meraih kemenangan atas Empoli. Mereka bahkan menyebut Nerazzurri berada di antara pesta dan perang di laga ini. Inter akan menghadapi Empoli di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (27/5/2019) dini hari WIB, pada pekan terakhir Liga Italia. Tim besutan Luciano Spalletti wajib menang di laga ini demi meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

Inter saat ini menempati peringkat keempat di klasemen dengan 66 angka. Poin mereka sama dengan Atalanta yang berada di urutan ketiga. Posisi La Beneamata belum aman karena mereka masih terancam tergusur oleh AC Milan dan AS Roma. Rossoneri kini menghuni peringkat kelima dengan 65 poin sedangkan Serigala Ibu Kota di posisi keenam dengan 63 angka.

Kondisi ini jelas membuat fans garis keras Inter (Ultras) tak ingin tim kesayangannya terpeleset. Mereka menegaskan siap memberi dukungan penuh kepada Inter. Suporter yang tergabung dalam Curva Nord ini bahkan siap menepikan permusuhan mereka dengan Mauro Icardi agar tampil optimal. Sebagai gantinya mereka mengultimatum Inter untuk wajib meraih tiga angka.

“Kami akan mendukung Anda selama 90 menit plus injury time, seolah-olah kami kembali ke Madrid saat final Liga Champions 2010, tetapi pada akhir pertandingan itu akan menjadi pesta atau perang,” tulis Curva Nord dalam unggahan mereka di Facebook. “Kami mendukung semua keputusan di ruang ganti tak terkecuali untuk Icardi, tetapi sekarang di ruang ganti harus mengambil tanggung jawabnya.”

“Kami akan memberikan segalanya untuk mendukung Inter, tetapi, jika Anda gagal mencapai tujuan, pertempuran tidak akan lagi hanya untuk menyingkirkan Icardi tetapi juga untuk perombakan total pada tim,” terangnya menegaskan. Luciano Spalletti merasa Inter Milan telah berpengalaman menghadapi laga krusial. Hal itu membuatnya yakin timnya bakal meraih tiket Liga Champions musim depan.

“Ini seperti musim lalu, ketika Anda tampil di laga hidup dan mati, Anda harus memberikan segalanya,” tutur Spalletti. “Saya belum pernah mengalami musim di mana saya mencapai babak final dan merasa santai. Ketika saya di Roma, kami memiliki enam final menghadapi Inter. Itu terjadi pada semua klub besar, tergantung pada tujuan yang ingin dicapai. Saya merasa Inter telah belajar selama beberapa tahun terakhir untuk bersiap diri menghadapi situasi ini,” ungkap Spalletti.

Manchester United saingi Barcelona untuk rekrut De Ligt

Matthijs de Ligt

Manchester United dikabarkan menyalip Barcelona dalam perburuan Matthijs de Ligt. Setan Merah yang kini disebut berpeluang mendatangkan bek Ajax Amsterdam itu. Sebelum rumor transfer kini menyebut kans MU lebih besar, De Ligt jauh lebih dulu dikaitkan dengan Barcelona. Ia disebut siap menyusul rekannya di Ajax, Frenkie de Jong, yang sudah lebih dulu diamankan tanda tangannya oleh Blaugrana sejak Januari lalu.

Barcelona dikabarkan menemui jalan buntu dalam proses negosiasinya. MU kemudian dikabarkan menyalip Barcelona dan siap melakukan penawaran sebesar 70 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,28 triliun untuk De Ligt. Barcelona kabarnya tidak menemui kata sepakat dengan agen De Ligt, Mino Raiola, untuk memberinya kompensasi transfer sebesar 12 juta pound sterling. Situasi itu yang menjadi celah MU untuk mendatangkan De Ligt.

MU memenuhi permintaan Raiola yang meminta De Ligt dibayar 350 ribu pound sterling per pekan atau Rp 6,4 miliar, plus biaya kompensasi yang besar untuk Raiola sendiri. De Ligt menjadi pemain muda paling diburu di bursa transfer musim panas kali ini. Penampilan apiknya bersama Ajax menjadi penyebab Barcelona, MU, Manchester City dan Juventus berebut mendatangkannya.

Pemain yang masih berusia 21 tahun itu memimpin Ajax menjuarai Eredivisie dan Piala Belanda. De Amsterdammers juga dibawanya sampai ke semifinal Liga Champions dengan menyingkirkan para raksasa seperti Real Madrid dan Juventus di fase knock out. Selain itu, De Ligt masih berusia 19 tahun. Di usia semuda itu, De Ligt pun sudah dipercaya menjadi kapten Ajax.

De Ligt angkat suara menanggapi rumor transfernya yang mengerucut pada MU dan Barcelona. “Kemana saya akan melihat diri saya? Well, jelas Premier League adalah kompetisi yang besar, di Spanyol ada LaLiga tapi masih ada kompetisi yang lain, bukan cuma dua itu saja,” kata De Ligt.

“Saya tdak tahu apapun kemana masa depan saya, jadi saya akan melihat bagaimana nanti. Pertama, kami harus bermain dua laga lagi kemudian saya akan melihat apa yang akan terjadi setelahnya,” sambungnya. De Ligt selanjutnya akan membela Belanda menghadapi Timnas Inggris di semifinal UEFA Nations League, 7 Juni mendatang, kemudian membela Ajax menghadapi PSV Eindhoven di Piala Super Belanda, 28 Juli 2019.

Valencia Berhasil Menjuarai Copa del Rey

Kevin Gameiro

Valencia tampil sebagai juara Copa del Rey 2018/2019. Menghadapi Barcelona, Los Murcielagos menang 2-1 berkat Kevin Gameiro dan Rodrigo Moreno. Bertandang di Estadio Villamarin, Minggu (26/5/2019) dinihari WIB, Barcelona memulai dengan mencoba mengontrol pertandingan. Tapi Valencia menemukan celah di lebar lapangan, yang kemudian berujung gol-gol.

Gameiro membuka keunggulan Valencia di menit ke-21, memaksimalkan serangan cepat dari sisi kiri. Sementara Rodrigo menggandakan keunggulan di menit ke-33 lewat tusukan timnya dari kanan. Barcelona mencoba bangkit di babak kedua. Sepakan Lionel Messi digagalkan tiang gawang, tapi kemudian kapten Barcelona itu menebusnya dengan gol di menit ke-73.

Tapi Barcelona tak berhasil menciptakan gol lain dan harus mengakui keunggulan Valencia. Valencia pun meraih trofi Copa del Rey kedelapan dalam sejarahnya. Ernesto Valverde mengakui serangan balik Valencia amat merepotkan. “Mereka bagus dalam serangan balik dan sangat efektif. Kami bermain di paruh lapangan mereka dan tiba dengan mudah ke area sekitar kotak penalti mereka, tapi kami kekurangan percikan untuk menyelesaikan serangan,” ujar Valverde.

Dengan kegagalan memenangi Copa del Rey, Barcelona harus puas dengan satu gelar yakni LaLiga. Padahal mereka sempat dalam jalur treble, sampai kemudian dipukul oleh Liverpool di Liga Champions. Josep Maria Bartomeu membela Ernesto Valverde atas kegagalan Barcelona meraih Copa del Rey. Ia menegaskan kegagalan ini bukan kesalahan pelatih 55 tahun tersebut.

“Kami sudah memikirkan tentang musim depan untuk beberapa saat ini, tetapi ini bukan saat yang tepat untuk menjelaskan apa yang akan terjadi,” tutur Bartomeu. “Kami memenangi gelar La Liga, jadi ini adalah musim yang krusial bagi kami. Valverde masih terikat kontrak dan dia adalah pelatih kami. Kekalahan ini bukan kesalahan dari pelatih. Kami sebenarnya memiliki banyak peluang namun bolanya enggan masuk ke gawang,” ujarnya menambahkan.

“Saya tidak akan menganggap musim ini sebagai kegagalan. Ini musim yang sangat bagus meski tak luar biasa. Kami kalah di sejumlah pertandingan, di sini dan di Anfield, yang membuat kami kehilangan dua gelar,” jelas pria 56 tahun tersebut.

Barcelona harus menangi Copa del Rey

Lionel Messi

Kekalahan menyesakkan Barcelona atas Liverpool di semifinal Liga Champions masih membekas di kepala Lionel Messi. Dia masih dihantui apa yang terjadi di Anfield. Barcelona menelan salah satu kekalahan terburuknya di Liga Champions saat takluk dari Liverpool. Bermain di Anfield pada babak semifinal kedua, Barca tumbang dengan skor 0-4.

Hasil tersebut membuat kemenangan 3-0 yang diraih pada leg pertama di Camp Nou jadi sia-sia. Barca gagal ke final karena kalah agregat 3-4. Sudah tiga pekan berlalu, kekalahan tersebut belum bisa hilang dari kepala beberapa pemain Barcelona. Setelah Gerard Pique, kini giliran Messi yang mengaku masih dibayangi hasil laga tersebut.

“Jujur saja saya tidak memikirkan soal sepatu emas Eropa. Sama sekali tidak ada di kepala saya. Apa yang terjadi di Liverpool mengisi kepala saya,” kata Messi. Messi dan Barcelona masih menyisakan satu pertandingan lagi di musim ini. Minggu (26/5/2019) dinihari WIB pukul 02.00 mereka akan menghadapi Valencia dalam laga final Copa del Rey.

Lionel Messi menekankan bahwa laga ini harus dimenangi agar situasi Barca tak semakin buruk. Ada nuansa kekesalan suporter dari kegagalan Barca di Liga Champions. Beberapa suporter bahkan marah kepada saat di bandara menuju kepulangan dari Liverpool ke Barcelona. Barca juga disoraki suporter saat menjamu Getafe.

Messi pun menekankan timnya untuk wajib memenangi Copa del Rey saat menghadapi Valencia. Jika gagal dalam pertarungan yang berlangsung di Stadion Benito Villamarin, Minggu (26/5/2019) dinihari WIB, situasi akan lebih buruk. “Ini adalah final dan tidak memenanginya akan membuat kami jauh lebih buruk daripada yang sekarang,” kata Messi.

Valencia sempat memulai musim 2018/2019 dengan kurang oke. Bek Barcelona, Gerard Pique, menilai performa Valencia meningkat setelah paruh kedua. “Mereka adalah tim yang memulai musim sedikit tidak teratur, dengan banyak hasil seri. Paruh kedua musim ini sangat bagus, mengejar ke tempat Liga Champions,” kata Pique.

Pique juga bicara terkait upaya Barca untuk mengalahkan Valencia. Bek 32 tahun itu menyebut bahwa Blaugrana harus menyerang sejak awal laga. “Mereka adalah tim yang belum kami kalahkan pada dua pertandingan di LaLiga. Dari menit pertama, kami harus mencoba dan membuat keunggulan,” sambungnya.

PSG kalah 1-3 atas Reims, masa depan Thomas Tuchel terancam

Mathieu Cafaro

Paris Saint Germain gagal menutup musim Liga Prancis 2018/2019 dengan manis. Bertamu ke Stade Reims, sang juara tumbang dengan skor 1-3. PSG datang ke Stade Auguste-Delaune II dengan status juara Liga Prancis, yang sudah mereka menangi sejak 22 April lalu. Tapi mereka juga tengah dalam tren buruk karena hanya sekali menang dalam lima pertandingan sebelumnya.

Rentetan hasil buruk itu ternyata berlanjut dinihari tadi. PSG kalah telak oleh Reims dengan skor 1-3. Baba Rahman membuka keunggulan tuan rumah lewat golnya di menit 36, yang kemudian digandakan Mathieu Cafaro di menit 56. Kylian Mbappe sempat memperkecil skor menjadi 2-1 lewat golnya di menit 59. Tapi itu menjadi satu-satunya gol yang dibuat tim tamu pada laga tersebut.

Reims malah bisa mencetak gol ketiganya pada menit keempat injury time. Pablo Chavarria memastikan Reims menang 3-1. Thomas Tuchel mulai cemas dengan masa depannya di Paris Saint-Germain. Terlebih dengan rumor keinginan PSG mendatangkan Massimiliano Allegri. Ini adalah musim terakhir Massimiliano Allegri melatih Juventus. Dia dikaitkan dengan beberapa klub top Eropa. Beberapa di antaranya adalah AS Roma, Tottenham Hotspur, Bayern Munich, dan terutama PSG.

Masa depan Tuchel tidak jelas. Pasalnya, meski menjuarai Ligue 1, PSG kembali gagal di Liga Champions. Setelah pertandingan kontra Reims, Tuchel menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam konferensi pers pasca-laga. Salah satunya adalah tentang isu Allegri ke PSG.  Ada kecemasan dari pelatih asal Jerman tersebut. “Sejujurnya, saya cukup khawatir kalau terus ditanyai pertanyaan-pertanyaan ini. Rasanya semua orang tahu sesuatu yang tidak saya ketahui,” kata Tuchel.

“Apakah media punya informasi? Haruskah saya khawatir? Saya tahu apa pun bisa terjadi dalam sepak bola,” sambungnya. PSG merupakan tim yang masih terus berambisi mengejar kejayaan di Eropa. Laju PSG bersama Tuchel terbilang mulus di Ligue 1, namun mengecewakan di Liga Champions. Tuchel melatih PSG sejak 14 Mei 2018. Dia telah membawa PSG menjuarai Trophee des Champions 2018 dan Ligue 1 2018/19.

Bayern Munchen inginkan jasa Leroy sane

Leroy sane

Bayern Munich membenarkan rumor soal ketertarikan pada winger Manchester City, Leroy Sane. CEO Die Bavarians, Karl-Heinz Rummenigge yang mengonfirmasi. Tambahan amunisi posisi winger menjadi prioritas Bayern di bursa transfer musim panas ini, seiring kepergian Arjen Robben dan Franck Ribery.

Sane merupakan salah satu sayap yang penampilannya menonjol di musim 2018/2019. Bersma The Citizens musim lalu, dia menyumbangkan 16 gol dan 18 assist dalam 47 pertandingan di semua ajang. Beberapa hari ke belakang, Sane terus dihubungkan dengan Bayern. Pernyataan tersebut langsung disambut oleh Rummenigge. Ia membenarkan bahwa Bayern akan mencoba merekrut mantan bintang Schalke 04 tersebut.

“Kami akan mencobanya. Tapi saya tak bisa menjanjikan apakah akan berhasil atau tidak,” ujar Rummenigge. “Kami sebenarnya sudah punya ide merekrutnya sejak dia masih bersama Schalke. Tapi saat itu kami tak bisa memberikan garansi tim utama untuknya. Tiga tahun lalu Robben dan Ribery masih dalam performa top,” tambah dia.

Dengan banyaknya stok pemain sayap City, Sane harus bermain bergantian. Dia bermain sebanyak 30kali sebagai starter. Oleh karena itu Bayern ingin memaksimalkan potensinya. “Saya tahu sesuatu akan terjadi,” ujar Lewandowski. “Sane) adalah pemain hebat dengan kualitas hebat dan potensi. Saya sudah sering melihat betapa hebatnya dia. Pemain seperti ini bisa mengangkat Anda pada laga pertama dan mengembangkan tim.”

“Kami membutuhkan kualitas yang bisa membuat Bayern lebih baik dengan segera. Anda tak punya waktu di Bayern. Anda harus langsung memperlihatkan kualitas kepada tim di matchday pertama,” dia menambahkan. Pep Guardiola menegaskan Manchester City tak akan melepas Leroy Sane. Ia menjelaskan masih membutuhkan tenaga pemuda Jerman ini demi meraih quadruple musim depan.

Pemain ini 23 tahun ini sendiri masih memiliki sisa kontrak dua musim di City hingga 2021. Namun upaya Die Rotten untuk mengamankan jasa Sane tampaknya bakal sulit terealisasi. Hal tersebut terjadi karena Guardiola menegaskan tak akan melepas mantan pemain Schalke 04 ini. Manajer asal Spanyol tersebut saat ini tengah berusaha untuk memperpanjang kontrak Sane di Stadion Etihad.

“Kami satu setengah tahun mencoba untuk menandatangani kontrak barunya. Kami menginginkannya. Jika Anda ingin memperpanjang kontraknya, itu karena Anda menginginkannya. Anda tidak akan memperpanjang kontraknya karena Anda tidak menginginkannya,” ujar Guardiola.