Amido Balde Akan Memperjuangkan Persebaya

Amido Balde

“Terima kasih banyak untuk semua Bonek yang dia dorong. Meskipun dia (Amido) tidak membaca, dia juga mendengarkan. Selama ini Amido membantu saya (ditolak). Itu mendorong saya,” kata pescari yang dengan penuh kasih bernama Djanur. Niat Djanur untuk tidak membaca adalah fakta bahwa Amido tidak memiliki akun media sosial. Secara otomatis, pemain dari Guinea-Bissau tidak tahu tentang media sosial, termasuk komentar negatif yang diberikan di Instagram dan platform media sosial lainnya. Mungkin Amido bertanya dari teman satu timnya di Persebaya. Anda juga bisa, dia tahu kapan dia berbicara negatif setelah pelatihan, mencoba, atau bahkan pertandingan, dan tidak bisa terlihat rapi. Para pemain Guinea-Bissau meminta dukungan dari para loyalis dari Persebaya, Bonek dan Bonita. Menurutnya, ini adalah motivasi tambahan yang rumit.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas segalanya. Saya tidak suka berbicara di sini (konferensi pers), beberapa orang datang, tetapi saya mengatakan saya tidak ingin diwawancarai. Saya memberikan segalanya kepada Tuhan. Terima kasih atas segalanya, untuk para penggemar dan tim Persebaya karena saya tahu sepak bola hanya masalah waktu, hari ini saya mencetak hat-trick tetapi untuk selanjutnya saya tidak tahu, dengan tambahan tiga gol, mantan striker Celtic yang kini telah membuat empat gol di lima pertandingan di Liga 1 pada 2019. Dia bersaing dengan Ciro Alves (Tira Persikabo), Flavio Beck (Bhayangkara), Ramiro Fergonzi (Bhayangkara), Beto Goncalves (Madura United)), dan Dedik Setiawan (Arema FC). “Terima kasih Tuhan , Saya telah memilih pilihan untuk dikunjungi. Ini sepakbola, hari ini saya bisa mencetak tiga gol, “kata Balde.

“Tetapi saya belum tahu, pertandingan berikutnya akan seperti apa. Tapi saya akan bekerja keras, bekerja keras. Karena saya hidup, saya bermain sepakbola dan saya akan memberikan yang terbaik untuk Persebaya dan para pendukungnya,” lanjut Balde. Terima kasih atas dukungan Bonek yang mendukung termotivasi. Dia akan setuju untuk membayarnya dengan kontribusi kepada tim. “Hidup saya ada di sini, ini untuk keluarga saya. Dalam setiap latihan saya selalu bekerja keras. Saya juga berjuang jika saya mendukung boneka untuk menerima saya, itu mengharuskan saya tidak bisa mencetak gol yang selalu termotivasi,” kata Balde.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>