Apakah Sudah Saatnya Alisson becker Meraih Bola Emas?

Alisson becker

Perform Alisson Becker satu tahun paling akhir memang mempesona. Tiga sarung tangan emas di persaingan berlainan jadi tolak ukurnya. Waktunya Ballon d’Or?

Alisson muncul namanya semenjak menguatkan AS Roma, khususnya melalui tampilan pada musim penuh kedua-duanya. Liverpool yang kepincut lalu mendatangkannya musim panas lalu dengan bandrol 66 juta pound sterling.

Tidak salah Liverpool keluarkan banyak uang untuk menggandeng Alisson dari Roma. Karena ia bertindak besar dalam keberhasilan Liverpool pada musim 2018/2019.

Di Premier League, Alisson memang tidak berhasil bawa Liverpool jadi juara sebab hanya runner-up dengan selisibh satu point dibawah Manchester City. Tetapi, ia sukses mendapatkan sarung tangan emas dengan catatan 21 clean sheets dari 38 minggu.

Gawang Alisson bahkan juga hanya kecolongan 22 gol, jadi satu diantara rekor di Premier League. Alisson jadi jawaban atas persoalan dibawah mistar Liverpool dalam beberapa musim paling akhir.

Lalu, sarung tangan emas ke-2 didapatkan Alisson di arena Liga Champions. Ada enam clean sheets dicatat Alisson, terhitung di dua partai paling akhir yang melajukan Liverpool ke tangga juara, yaitu waktu hadapi Barcelona di putaran kedua semi final serta Tottenham Hotspur di final.

Jumlahnya clean sheets itu sama juga dengan yang dicatat oleh penjaga gawang Barca, Marc-Andre Ter Stegen, tetapi Alisson mencatatkannya dalam 13 laga. Alisson membuat delapan pengamanan di final.

Catatan prima itu diteruskan Alisson di arena Copa America 2019. Brasil, yang bertindak selaku tuan-rumah, sukses meluncur ke final tanpa ada sekalinya kecolongan di lima laga.

Alisson memiliki hak atas sarung tangan emas di persaingan itu sebab kompetitor terdekatnya, David Ospina, asal Kolombia telah masuk kotak duluan di perempatfinal. Alisson membuat pengamanan cemerlang di kompetisi ini, yaitu penalti Gustavo Gomez di set beradu penalti kontra Paraguay serta tendangan bebas Lionel Messi di semi final.

Sekarang pekerjaan Alisson tinggal satu, yaitu bawa Brasil juara Copa America, walau harus melalui Peru di final Senin esok. Bila sukses, bukan tidak mungkin gelar Ballon d’Or dapat diraihnya.

“Saya tetap punyai tolak ukur dalam pekerjaan ini. Ada beberapa pemain top yang berkompetisi untuk award itu. Saya hanya penjaga gawang,” tutur Alisson seperti diambil Marca berkaitan Ballon d’Or.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>