Mourinho Iri Melihat Guardiola dan Klopp Mempunyai Klub Yang Sportif

Jose Mourinho

 

Jose Mourinho iri dengan Josep Guardiola dan Juergen Klopp. Mantan manajer Manchester United itu merasa Guardiola dan Klopp didukung penuh oleh klubnya masing-masing.

Mourinho masih menganggur usai dipecat MU di bulan Desember lalu. Sekarang ini manajer asal Portugal itu sedang dihubung-hubungkan dengan beberapa tim, sebut saja Inter Milan, Bayern Munchen, Olympique Lyon dan Benfica.

Eks pelatih Chelsea, Inter dan Real Madrid itu memiliki hasrat besar untuk tim selanjutnya yang ingin ditukanginya. Mourinho ingin mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh, termasuk dari financial.

Mourinho memberi contoh situasi Guardiola di Manchester City dan Klopp di Liverpool. Kedua manajer tersebut diberikan kebebasan untuk melakukan belanja pemain.

Klopp malah belum meraih trofi-trofi sejak menukangi Liverpool pada bulan Oktober 2016 lalu, dengan raihan terbaik adalah menjadi runnerup Liga Champions, Liga Europa dan Piala Liga Inggris. Di musim ini, The Reds masih berkesempatan memenangkan Premier League dan Liga Champions.

Pernyataan Mourinho ini dianggap sebagai sebuah sindiran kepada MU. Sebelum dipecat, berusia 56 tahun itu memang berulang kali sempat mengeluhkan perihal transfer pemain.

“Saya mau pergi ke klub dan berada di dalam situasi melakukan apa yang Josep Guardiola dan Juergen Klopp lakukan. Jika Anda melihat Liverpool yang saat ini memulai pertandingan, berapa banyak dari pemain mereka yang sudah ada saat Klopp tiba? Beberapa saja” ucap Mourinho.

“Saat Guardiola tidak senang dengan bek-bek sayap yang dimilikinya, musim panas berikutnya dia akan membeli 4 bek sayap yang disukainya. Saat dia membeli Claudio Bravo dan tidak senang dengannya, musim selanjutnya dia membeli Ederson Moraes” lanjut pelatih berjuluk The Special One itu.

“Ketika Klopp berada di klub dan tidak memenangkan apapun selama 3,5 tahun, dia masih mendapat kepercayaan, keyakinan dan tetap bekerja. Mungkin musim ini mereka mempunyai peluang besar untuk melakukannya, mungkin pertama kali mereka akan meraih trofi” sambung Mourinho.

“Pekerjaan saya selanjutnya, saya tidak akan memulai pembicaraan tanpa mengetahui secara pasti apa yang diinginkan klub dan apa yang klub mesti berikan kepada saya” tutup manajer kelahiran Setubal 26 Januari 1963 itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>