Pep Guardiola Tidak Cuma Dikatakan Pelatih

Pep Guardiola

Pep Guardiola dianggap sebagai sosok pelatih yang tidak hanya berlangganan piala, tetapi juga memberikan identitas dan filosofi yang kuat di mana pun dia berada. Guardiola bisa dibilang salah satu pelatih paling sukses di era modern. Sejak memulai karirnya di level tertinggi pelatih pada 2008, ia tak henti-hentinya membuat terobosan di dunia sepakbola. Seperti diketahui, Guardiola memberi 14 trofi ke Barcelona, ??tujuh trofi untuk Bayern Munich, dan mampu membuktikan kehebatannya dengan Manchester City dengan dua trofi yang diberikan. Mantan anak asuh Guardiola di Barca, David Villa, memujanya. Dia pikir Guardiola bukan pelatih biasa dan tidak hanya memberikan trofi kepada tim yang dia latih. “Pep adalah salah satu pelatih terbaik sepanjang masa di olahraga ini dan bukan hanya karena kesuksesannya,” kata Villa seperti dilansir Daily Mail. “Ketika Anda berbicara tentang pelatih dalam sejarah, Anda akan melihat kesuksesan mereka dalam memenangkan trofi, tetapi Pep lebih dari itu,” tambah mantan striker Spanyol itu.

“Dia mengubah sepakbola di Spanyol, Jerman dan sekarang Manchester, dia adalah salah satu yang terbesar tidak hanya dalam hal keberhasilan tetapi terkait dengan semua yang dia lakukan di setiap negara tempat dia bekerja,” kata Villa. Seperti diketahui Guardiola adalah sosok yang membuat tiki-taka begitu menonjol di 2008-2012, bahkan sepakbola Barcelona saat itu dianggap salah satu yang terbaik sepanjang masa. Manajer Manchester City Josep Guardiola mengaku terkejut oleh pengumuman Luis Enrique bahwa ia akan pensiun dari pelatih Barcelona pada akhir musim. Menurut Guardiola, Enrique adalah pelatih sempurna untuk klub Catalan. Enrique memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (1/3/2017) malam atau Kamis dini hari WIB setelah Barcelona menang 6-1 atas Sporting Gijon.

Dia tidak akan melanjutkan kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2017. “Saya tidak akan berada di Barcelona musim depan, ini keputusan sulit yang akan membutuhkan waktu lama untuk memikirkannya,” kata Luis Enrique. Berita ini terserah Guardiola. Sebagai mantan rekan setimnya, Guardiola cukup menyesalkan keputusan pelatih berusia 46 tahun yang akrab disapa Lucho. “Sebagai penggemar Barcelona, ??saya sedih karena kami akan kehilangan sosok sempurna untuk klub,” kata Guardiola setelah Manchester City menang 5-1 di Huddersfield Town dalam pertandingan Piala FA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>