Vincent Kompany Tinggalkan Manchester City

Vincent Kompany

 

Final Piala FA 2018/2019 menjadi pertandingan terakhir Vincent Kompany bersama Manchester City. Pemain internasional Belgia itu sudah memutuskan untuk pergi di musim panas ini.

Kompany menulis surat perpisahan di akun Facebook-nya seperti dilansir situs resmi The Citizens pada hari Minggu (19/5/2019) sore WIB atau tidak sampai 24 jam usai membawa klubnya menjuarai Piala FA. Kebetulan kontrak Kompany berakhir di bulan Juni nanti.

“Ini sepertinya sangat sulit dipercaya. Sudah berulang kali saya membayangkan hari ini akan tiba. Namun sejauh ini, rasanya ini sudah ada sejak beberapa tahun lamanya. Manchester City telah memberikan segalanya untuk saya. Saya pun sudah bermain semaksimal mungkin dan memberikan yang saya punya. Sudah saatnya untuk saya pergi sekarang” kata Kompany.

Kompany merupakan pemain City yang paling senior saat ini. Dia sudah bergabung dengan klub dari 2008 saat dibeli dari Hamburger. Posisi awal Kompany adalah gelandang bertahan sebelum diganti menjadi bek tengah.

Ban kapten melekat di lengannya 3 tahun berselang dan Kompany berhasil membawa City menjuarai Premier League yang pertama kalinya di musim 2011/2012. Sesudah itu, sisanya adalah cerita indah yang terus ditulis oleh Kompany bersama City.

Kompany bermain 360 kali di semua ajang dengan sumbangan 20 gol dan 11 assists. Gol terakhirnya adalah ketika menjebol gawang Leicester City pada 6 Mei 2019 lalu, dari jarak jauh yang begitu vital membawa timnya menjuarai liga di musim ini.

Kompany berhasil mempersembahkan 4 gelar Premier League, 2 Piala FA, 4 Piala Liga Inggris dan 2 Community Shield.

“Walaupun luar biasa, saya tak merasakan apapun selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya di dalam perjalanan khusus bersama klub yang sangat istimewa” lanjut bek berusia 33 tahun itu.

“Saya ingat pada hari pertama, sejelas saya mengingat hari terakhir saya. Saya selalu mengingat kebaikan yang diterima dari orang-orang Manchester” sambung Kompany.

“Saya takkan pernah melupakan bagaimana seluruh pendukung Manchester City tetap setia kepadaku pada saat-saat yang senang dan terutama pada saat-saat yang susah. Kalian selalu ada mendukung saya pada saat-saat sulit dan selalu menginspirasi saya untuk tak pernah menyerah” tutup bek kelahiran Uccle, 10 April 1986 itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>